Reinkarnasi Menjadi Dewi Es

Reinkarnasi Menjadi Dewi Es
Episode 7


__ADS_3

Pelayan Rao terkejut melihat seperti ada mantra pelindung berwarna biru di sekitar tubuh Zhao.


Pelayan Rao mendekati Zhao. Pelayan Rao menyentuh pelindung tersebut.


Saat Pelayan Rao menyentuhnya pelindung tersebut tidak merespon apa pun. Pelayan Rao membangunkan Zhao perlahan.


"Tuan pu-" Kata kata Pelayan Rao terpotong karena naga yang berada di pintu tadi mendekati Zhao.


Naga tersebut seperti masuk ke tubuh Zhao.


Pelayan Rao hanya bisa kagum serta bingung.


Akhir nya Pelayan Rao kembali ke tugas awalnya.


Setelah Zhao bangun, Zhao menuju ke kamar mandi lalu mencuci muka dan gosok gigi.


setelah mengganti pakaian nya. Zhao menuju ke ruang makan di tuntun oleh pelayan Rao.


"Apa tuan putri tidak apa apa jika makan di sini tidak di kamar saja?"


"Aku akan baik baik saja kak. Ini kan aku juga yang meminta" Ucap Zhao tersenyum tipis.


Zhao menikmati makanan yang di hidangkan. Ia tak lupa meminum obat yang di beri dari tabib kerajaan.


Zhao melihat ke arah jari nya yang tadi berdarah. Ia terkejut karna luka tersebut hilang.


Ia teringat akan ucapan kakak nya.


"Keluarga dari kerajaan polivin memiliki rahasia yaitu penghargaan untuk keluarga polivin yaitu kekuatan sangat besar, tidak memerlukan sarat apa pun. Tetapi, kekuatan tersebut akan di berikan kepada orang yang di pilih oleh dewa"

__ADS_1


"Bagaimana kakak bisa tahu?"


"Kakak mengirim mata mata ke sana ia selalu pulang seminggu sekali. Namun, ia ketawan jika mata mata. Jadi dia di hukum".


"Tuan putri, Tuan putri kenapa melamun?" Tanya pelayan Rao.


"ah tidak apa apa" Jawab Zhao tersenyum.


"Jika tuan putri ingin mendengarkan cerita , saya akan membaca kan nya untuk Tuan putri" Ucap pelayan Rao menawar kan.


"Ah aku mau ke kamar saja kak" Pinta Zhao.


...*perjalanan ke kamar*...


Setelah sampai ke kamar Zhao. Zhao duduk di ranjang nya di temani pelayan Rao. Zhao menyuruh pelayan Rao duduk di samping nya.


"Kak Rao duduk saja tidak apa apa, di sini" Tawar Zhao.


"Kak Rao kira kira kapan kak Jou ke sini?" Tanya Zhao.


"Ah, itu..." Pelayan Rao ragu untuk menjawab.


"Apa?"


"Mungkin beberapa bulan/Hari" Jawab pelayan Rao.


"ooh.."


"Ah kak Rao boleh tolong baca kan cerita untuk saya?" Pinta Zhao.

__ADS_1


"Tentu Tuan putri!?" Jawab pelayan Rao. Zhao tidur an dan menarik selimut nya.


Pelayan Rao mulai membaca kan cerita.


"Pada suatu hari di sebuah kerajaan es tinggal seorang perempuan. Perempuan tersebut kehilangan ibu nya saat melahirkan nya. Lalu ia juga kehilangan Ayah nya , ayah nya mati pada pertempuran wilayah antar kerajaan. Kakak nya meneruskan tahta sang ayah namun Ia juga mati dalam pertempuran. Kini hanya perempuan yang bisa memimpin tahta. Perempuan tersebut menjadi Ratu yang bijaksana. Saat perang antar wilayah terjadi lagi, Sang perempuan tersebut harus ikut serta dalam pertempuran tersebut, karena prajurit nya berkurang banyak. Sayang nya sang perempuan ter sebut mati dalam pe pera-" Cerita pelayan Rao terhenti karena Zhao kembali duduk.


"Tuan putri kenapa? apa tuan putri haus?" Tanya pelayan Rao.


"em.. itu cerita apa?" tanya Zhao.


"Ini cerita fantasi jadi tidak nyata. Judul nya-" Lagi lagi perkataan pelayan Rao terpotong oleh Zhao.


"Maaf kak memotong pembicaraan.. um.. Bagaimana kalau cerita nya di ganti saja, Aku ingin cerita yang lebih seru" Pinta Zhao.


"Baik tuan putri" Jawab pelayan Rao tersenyum.


"Eh.. kok ceritanya seperti takdir ku ya? tapi bagaimana bisa? mu-mungkin hanya kebetulan pasti!!?" Ucap Zhao dalam hati.


Saat pelayan Rao ingin bercerita, Tiba tiba pintu terbuka.


^^^****BERSAMBUNGGGG......^^^


MAAF TELAT UNTUK UP. TERNYATA ADA KEPENTINGAN MENDADAK. MAAAAAAAFFFF :) SE-SEBISA MUNGKIIIIINN SAYA AKAN MENEPATI JADWAL UP YANG SAYA BUAT . SAYA AKAN MENCOBA SEBISA MUNGKIN TIDAK TELAT LAGI UNTUK UP.


TERIMAKASIH DAN MAAAF...


THANKS...


TERIMAKASIH PERHATIAN NYA...!?

__ADS_1


TRIMAKASIH BANYAAAAKK


:) (-ㅂ-)/ ♥ ♥ ♥***


__ADS_2