
Hai guys!!
ini karya baru aku bertema survival di tengah kiamat zombie.Novel ini adalah hasil karangan author sendiri tanpa niat meniru.Jika ada kesamaan nama,tokoh,tempat,dan kejadian mohon maaf.Karena ini murni karangan author.
Happy reading!!
Riko Alvin Ananta
Tokoh utama novel ini.Dia adalah pemuda tampan dan pintar.Dia suka membuat hal-hal baru.Dia adalah anak dari seorang kuli bangunan.Alvin ikut bekerja agak meningankan beban ayahnya.
9:00 di kelas
Alvin sedang bersih-bersih di gudang makanan,dia di temani oleh Mila yang juga dapat tugas membersihkan gudang itu.
"Mil!"panggil Alvin.
"Apaan?"tanya Mila menatap Alvin.
Mila adalah wanita yang diincar banyak cowok.Namun ia bodo amat dengan semua itu.Mila adalah sahabat baik Alvin dan bulan lalu mereka dinikahkan atau dijodohkan karena persahabatan orang tua mereka.Mereka sudah bersama-sama sejak SMP.
"Lo kalau udah lulus ini mau kemana?"tanya Alvin.
"Rencana sih kuliah,kalau lu?"tanya Mila balik.
"Mau tes CPNS gue."ujar Alvin.
"Widih mantep,gak nyangka gue hahaha."ujar Mila tertawa.
Brak!!
Tiba-tiba pintu terbanting dan tiba-tiba gempa.
"Aaaa!!"teriak Mila.
"Woi lari bukan teriak!"ujar Alvin menarik tangan Mila.
"Gue kaget cuy."ujar Mila.
Mereka berusaha membuka pintu ruangan itu.Namun mereka lupa,kalau sudah tertutup maka hanya bisa dibuka dari luar.Itu artinya mereka akan terkunci di situ sampai ada yang membukakan pintunya.
"Aakkh kok gak bisa dibuka?"tanya Alvin berusaha.
"Ini pintu listrik,hanya bisa dibuka dari luar kalau udah terkunci."ujar Mila.
"Astaghfirullah,yaudah sini ikut gue!"ujar Alvin menarik tangan.
Mila hanya pasrah diatarik oleh Alvin.Kemudian Alvin menarik Mila kebawah meja baja.Tujuannya adalah supaya jika ada barang jatuh,mereka tidak akan terkena runtuhan barang tersebut.
"Huh hah huh hah,itu pintu beneran dah gak bisa dibuka?"tanya Alvin duduk.
"Iya,itu harus dibuka dari luar supaya bisa."Ujar Mila duduk.
"Oalah,jadi gimana cara kita keluar?"tanya Alvin mulai panik.
"Gak tau,kita harus nunggu."ujar Mila.
"Aduuuh,nanti kalau udah siap gempa ini kita teriak aja."ujar Alvin.
"Ruangan ini kedap suara."ujar Mila.
"What??serius??"tanya Alvin kaget.
"Iya,intinya kita nunggu."ujar Mila.
"Hadehh,mati kelaparan sama kehausan dah kalau kek gini."ujar Alvin lemas.
"Hahahaha bego lu hahaha."ujar Mila tertawa.
"Yeee malah ketawa,emang lo seneng mati sekarang?"tanya Alvin kesal.
__ADS_1
"Lu bego,ini kan gedung sekaligus gudang persediaan sekolah.Ada makanan,minuman,alat masak,alat kebun,dll ada disini."ujar Mila.
"Serius lo?"tanya Alvin.
"Lah iya,nanti aja abis gempa ini kita cek."ujar Mila.
"Okelah."jawab Alvin.
2 jam kemudian
Alvin bangun dari tidurnya setelah bercerita panjang dengan Mila.Dilihatnya Mila yang sedang nyenyak tertidur.
"Mil,ui bangun!"ujar Alvin menepuk pelan pipi Mila.
"Enghh,eh udah bangun lo."ujar Mila membuka matanya.
"Udah lah cuy,kalau gak mana mungkin gue bangunin lo."ujar Alvin.
"Hmm,huaaam jam berapa?"tanya Mila pada Alvin.
"Emmm jam dua siang."ujar Alvin.
"Owh,gue mau tidur lagi."ujar Mila tidur kembali.
"Okelah,gue cek sendiri aja."ujar Alvin keluar dari bawah meja itu.
"Huaaam,lo jangan kaget yak.Walaupun gempa,lemari penyimpanan di ruangan ini di tanam bagian dasarnya.Jadi gak akan tumbang dengan gempa apa pun."ujar Mila.
Alvin pun keluar dari bawah meja.Benar saja yang di katakan Mila.Yang berantakan hanya barang-barang yang diatas lemari.Sedangkan yang di dalam lemari tetap di lemari.
"Bener juga kata Mila,lemari-lemari penyimpan makanan ini berdiri tegak dan gak tumbang sama sekali."ujar Alvin menyentuh salah satu dari lemari itu.
Alvin pun berjalan-jalan di ruangan itu,hingga akhirnya ia melihat sebuah jendela.Awalnya ia bahagia dengan hal itu.Namun sayangnya setelah di cek,jendela itu di tutup oleh besi.
"Akhh baru mau senang."ujar Alvin kecewa.
Namun saat ia cek kembali,alangkah terkejutnya ia dengan apa yang ia lihat.Diluar sana sedang banyak aksi brutal/kanibalisme.Banyak orang yang menyerang orang lain dan memakan tubuh mereka.Alvin pun kaget dan syok dengan apa yang dilihatnya.
"Astaghfirullah!"ujar Alvin kaget dan mundur karena kaget.
"Hahahahaha lo kek abis liat setan."ujar Mila.
"Di diluar."ujar Alvin dengan wajah yang sudah pucat.
"Apaan diluar?"tanya Mila.
Alvin hanya diam dan duduk dikursi,sedangkan Mila melihat keluar jendela itu.Betapa terkejutnya Mila melihat aksi kanibalisme di depannya.Dia awalnya ingin berteriak,tapi ia tahan karena takut ketahuan oleh para monster kanibal itu.
"I itu apa?"tanya Mila syok.
"Gak tau,keknya monster."ujar Alvin.
"Mo..monster?"tanya Mila ketakutan.
"Iya,kalau gak salah namanya zombie.Itu trending di tahun sebelum 2050."Ujar Alvin.
"Mereka emang monster?"tanya Mila.
"Iya,mereka itu sosok mayat hidup yang bisa memakan manusia."Ujar Alvin.
"Aku masih mau hidup."ujar Mila.
"Selama kita gak keluar dari sini,mereka gak akan bisa nyerang kita."ujar Alvin.
"Lo yakin?"tanya Mila.
"Yakin!"jawab Alvin.
"Syukur deh,eh tapi persediaan makanan sama minuman kita gimana?"tanya Mila lagi.
__ADS_1
"Yang disini cukup untuk setahun kalau cuma kita berdua."ujar Alvin.
"Nah kalau lewat dari setahun gimana?"tanya Mila.
"Nanti gue pikirin lagi."ujar Alvin.
"Owh oke deh,eh mau makan apa?"tanya Mila.
"Lo mau makan apa?"tanya Alvin.
"Disini masih ada banyak Indomie ama telor jangka panjang,goreng apa rebus?"tanya Mila.
"Goreng dah,jumbo yak."Ujar Alvin.
"Okeyy!"ujar Mila lalu pergi memasak.
"Nih mienya.ujar Mila.
"Thanks."ujar Alvin.
"Sekilas info,sebuah virus yang membuat Negara Amerika kini bocor di Indonesia.Di duga ada perdagangan ilegal,sumber virus ditemukan di sebuah cafe di daerah A.Pemerintah memerintahkan bagi warga yang masih selamat agar segera bergabung ke kota B,karena disanalah satu-satunya kota yang tidak terserang virus ini dan penjagannya juga ketat."berita di hand phone.
"Jadi gimana?mau keluar apa tetep di sini?"tanya Mila.
"Gak usah,gue udah punya ide."ujar Alvin.
"Apaan?"tanya Mila.
"Kita bangun rumah bawah tanah aja."ujar Alvin.
"Hmm,tapi lo yakin bisa?"tanya Mila.
"Gue pernah ikut kerja di pembuatan sumur perumahan."ujar Alvin.
"Trus?"tanya Mila.
"Ya disitu gue udah terbiasa menggali tanah."ujar Alvin.
"Hmm,oke deh.Gue ikut aja apa kata lo."ujar Mila.
"Haha bagus, gitu dong jadi istri."ujar Alvin.
__ADS_1
Mila pun tersenyum lalu mereka lanjut makan