RUMAH BAWAH TANAH

RUMAH BAWAH TANAH
PART 5


__ADS_3

Di tempat lain/ruangan OSIS


Terdapat 2 anak laki-laki dan 2 perempuan yang sedang berkumpul.Mereka adalah anak Pramuka yang sehari sebelum kiamat zombie mengadakan camping dalam acara PTA(Penerimaan Tamu Ambalan).Namun besoknya para zombie dari kota menyebar dan masuk ke sekolah mereka karena suara dari banyak orang.


Yang selamat dari mereka dan berlindung ke ruang osis hanya dua orang laki-laki yang menjabat sebagai ketua OSIS dan satu lagi ketua Pramuka(Pradana putra),yang wanita yaitu 1 sama dengan si ketua OSIS dan 1 lagi adalah kelas 11


Ruangan itu dijadikan tempat berlindung karena seluruh ruangan itu dikunci dengan tralis.Memang tempat itu aman,tapi tempat itu kekurangan makanan.Sehingga dua orang laki-laki ini mau tidak mau harus mencari persediaan makanan.


Kembali ke suasana di gudang


Pada saat sedang menatap keluar.Tiba-tiba sesuatu jatuh dari atas genteng sehingga membuat Mila kaget.


Bughh


"Aduh mak sakit eiy."ucap si ketua osis yang bernama Evan.


"Iya,untung jatuh di tumpukan baju."ujar Si Pradana yang bernama Rinto.


"Evan?Rinto?"tanya Mila memeriksa suara tadi.


"Eh ada orang."ujar Evan berdiri.


"Kalian kok bisa disini?"tanya Mila.


Lalu 2 orang perempuan tadi juga turun sehingga mereka jatuh diatas tumpukan baju itu.


"Akhh punggungku."ujar Salsa.


"Kalian anak-anak pramuka itu kan?"tanya Mila pada mereka.


"Iya bener."ucap Nila.


"Selain kalian masih ada yang selamat?"tanya Mila.


"Gak tau juga."ucap Salsa


"Apaan nih ribut-ribut?"tanya Alvin dari bawah tanah.


"We anak bahlul,lo selamat?"tanya Evan pada Alvin.


"Wah masih hidup lo, gue kira udah jadi zombie."ujar Rinto yang juga sahabatnya Alvin


"Iyalah blok,haha sini tos dulu kita!"ujar Alvin.


Lalu mereka bertiga melakukan tos dengan semangat karena mereka tidak menyangka masih bisa bertemu dalam keadaan sehat.


"E e eak!"ucap mereka.


"Lah lo bertiga kenal?"tanya Salsa heran.


"Iya,kami sahabat."ujar Evan merangkul dua sahabatnya itu.


"Pantes."ujarnya paham.


"Eh ayo ke dalam kalian lapar kan?"ujar Mila pada keempat orang itu.


"Yey makan."ucap Salsa


"Dalam mana lagi?"tanya Nila


"Rumah kami."ujar Mila tersenyum.


"Owh jadi tadi..


"Iya bener,Alvin dari bawah tanah."ucap Mila.

__ADS_1


"Widih berduaan dengan cewek dia."ujar Evan menepuk punggung Alvin.


Lalu mereka pun masuk ke dalam rumah itu.Mereka heran melihat dekorasi rumah itu bagus.Kemudian mereka pun duduk di tikar.


"Duduk dulu!"ujar Mila pada mereka.


"Iya thanks."ucap Nila.


Lalu mereka semua pun duduk di lantai beralaskan tikar dari bambu itu.


"Rumah dah jadi gini,udah berapa lama lo tinggal di sini?"tanya Evan pada Alvin.


"Ya sama hari ini 8 hari lah."ujar Alvin.


"Trus persediaan makanan nyari dimana?"tanya Rinto.


"Di gudang ini ternyata ada berdus-dus makanan tahan lama,jadi kami manfaatkan."ujar Alvin.


"Makanan?"tanya Salsa.


"Iya,mungkin ini gudang penyimpanan semua benda di sekolah ini.Mulai dari makanan tahan lama,alat gali tanah,alat bangunan,lilin,minyak tanah sumbu,dll lengkap disini."ujar Alvin.


"Owh pantes betah."ujar Nila paham.


"Tempat ini begitu nyaman,kita bakal betah tinggal disini."Ujar Salsa menatap lingkungan sekitar.


"Tapi untuk semntara waktu kita di atas dulu,ini kamarnya tuan rumah."ujar Evan.


"Kami yang cowok di atas aja,kalian di dalam sini."ujar Alvin.


"Iya,setuju gw."ujar Evan.


"Serius?"tanya Mila pada Alvin.


"Untuk sementara aja,besok kita bangun 2 ruangan lagi."ujar Alvin.


"Iya,buat cewek-cewek ini sama kalian berdua satu kamar."ujar Alvin.


"Lah,lo berdua satu kamar gitu?"tanya Salsa pada Alvin.


"Iya,belum mukhrim tau."ujar Nila


"Kami sudah nikah."ujar Alvin.


"Hah?serius?"tanya para cewek itu kaget.


"Lah iya serius,kami sahabat dari kecil.Eh pas kelas 11 malah dijodohkan trus nikah deh."ujar Alvin.


"Enak lah udah bisa sentuhan tanpa dosa."ujar Evan.


"Iya,eh Sal.Kita kek mereka juga yok hehe.ujar Evan.


"Njir,kagak-kagak."ujar Salsa dengan tatapan kesal.


"Lagian kan kita tinggal berempat disini.Lo Ama gue,ni bocah Ama Nila."ujar Evan cengengesan.


"Iya sih,kan cowok yang masih lajang tinggal Lo berdua."ujar Salsa berpikir.


"Nah kan,yaudah kita nikah aja."ujar Evan yang memang sudah lama suka pada Salsa.


"Oke,gw kasih tantangan buat lo."ujar Salsa.


"Apaan?"tanya Evan.


"Taklukin hati gue,lalu gue jadi milik lo."ujar Salsa.

__ADS_1


"Oke setuju."ujar Evan.


"Haha udah gak tahan ngejomblo lo?"tanya Alvin pada Evan.


"Yaah gitulah."ujar Evan.


Lalu Mila pun datang dari dapur membawa makanan.


"Ini makanannya,silahkan dinikmati."ujar Mila dan Rahma yang menyusul ke dapur.


"Hmm,gass kuy!"ujar Evan langsung mengambil piring.


Lalu mereka pun makan tanpa bersuara.Setelah makan,para laki-laki naik ke atas.Sedangkan para perempuan ada yang dikasur dan ada yang ditikar bawah.


Di gudang atas


"We klen gimana ceritanya bisa selamat?"tanya Alvin pada teman-temannya.


"Nah jadi gini...


"Waktu itu lagi upacara pembukaan PTA,trus setelah doa tiba-tiba datang segerombol orang berlarian ke sini.Kami kira ada apa kan,eh mereka memakan para siswa satu per satu."ujar Rinto.


"Trus kok klen bisa selamat?"tanya Alvin.


"Nah jadi waktu itu gw lagi ke wc,nah ketemu sama ni orang.Pas gw keluar WC,eh para siswa dan guru berlarian.Gue heran dengan yang gue saksikan sendiri.Trus ni bocah datang trus bilang kalau ada zombie di sekolah ini."ujar Evan.


"Jadi kok lo bisa masuk ke ruang osis itu?"tanya Alvin.


"Gw ditarik sama ni orang ke ruang osis,eh begitu nyampe sana udah ada para cewek tadi."ujar Evan.


"Owh jadi para cewek itu udah disana duluan?"tanya Alvin.


"Iya,habis itu karena udah takut ya kami tutup pintunya."ujar Rinto.


"Jadi seminggu ini makanan klen kek mana?"tanya Alvin lagi.


"Diruang itu masih ada banyak roti,Indomie,telor,dan lain-lain yang bisa kami makan.Tapi pas hari ini kami kehabisan makanan dan langsung ke tempat lain.Eh ketemu."ujar Evan memakan roti.


"Njir,roti darimana itu?"tanya Alvin.


"Lah,masa lo gak tau?"tanya Evan.


"Lah gak,emang lo nemu dimana?"tanya Alvin.


"Didalam lemari itu."ujar Evan.


"Astaghfirullah gue lupa meriksa lemari itu."ujar Alvin.


"Hmm gak apa lah,lagian ruangan ini udah gak bisa dibuka kan?"tanya Rinto.


"Iya,kok lu tau?"tanya Alvin.


"Hadeh,itu tanda lampu hijaunya udah mati.Jadinya gak bakalan bisa kebuka lagi."ujar Rinto.


"Owh iya juga hehe lupa gw."ujar Alvin.


...


18:00


"Vin,ayo makan dulu!"ujar Mila.


"Ealah malah tidur,woi bangun woi!"ujar Mila membangunkan Alvin cs.


"Enggh jangan ganggu!"ujar Alvin.

__ADS_1


"Udah Maghrib woi."ujar Mila.


Alvin pun bangun lalu membangunkan Rinto dan Evan.Setelah itu mereka turun ke ruang utama untuk membersihkan diri.Kemudian mereka memutuskan untuk sholat berjamaah di ruang atas,Kemudian makan,barulah bersantai.


__ADS_2