RUMAH BAWAH TANAH

RUMAH BAWAH TANAH
PART 4


__ADS_3

Setelah beristirahat 2 hari,Alvin dan Mila kembali bekerja.Kekuatan Alvin sudah pulih setelah 2 hari hanya tidur-tiduran.Dunia mereka sekarang sangat nyaman karena tak ada bahaya kecuali ular tanah yang bisa masuk.Kota pun tak mungkin di bom seperti di film-film.


"Hari ini mau buat apa?"tanya Mila pada Alvin yang sedang bersiap-siap.


"Wc."jawab Alvin singkat.


"Owh wc.Sistem kerja wc nya gimana?kan gak ada ****** di sini?"tanya Mila.


"Nah,sistem kerjanya tuh sama kek wc lain.Tapi bedanya nanti gue bakal buat lobang sekitwr 5 meter.Trus setelah itu gue akan buat terowongan sekitar 5 meter.Nah abis itu baru gue gali 5 meter lagi untuk tempat kotoran yang nantinya akan kering dan bakal jadi pupu tanah."ujar Alvin.


"Owh gitu,mantep sistem kerjanya.Jadi kotoran itu akan langsung ngalir ke terowongan kan?"tanya Mila.


"Iya,kalau Bab usahakan airnya sampe tergenang biar hanyut kotorannya."ujar Alvin.


"Owh gitu,oke deh."jawab Mila paham.


Lalu Alvin pun keluar dan mulai membuat WC.Sedangkan Mila membuat bentuk kincir air yang nantinya akan di dorong oleh air yang deras sehingga akan terbentuk reaksi yang akan membuat listrik menyala.Namun mereka juga harus siap dengan resiko kemarau dan itu akan membuat listrik padam.


12:00


"Coy,makan siang dulu!"ujar Mila dari atas.


"Iya!"jawab Alvin dari bawah.


Alvin yang sudah lapar pun bergegas naik melalui tali yang sudah ia siapkan dan diikatkan ke besi yang ia tancapkan di pintu masuk WC itu.Setelah itu ia membersihkan badan dan mengganti pakaiannya.


Di dapur ruang utama


Alvin yang sudah bersih pun duduk di kursi yang mereka buat dari tanah.Sedangkan Mila menyajikan makanan dari dapur.


"Widih keknya enak nih."ucap Alvin duduk.


"Makan aja!"ujar Mila lalu duduk.


...


Setelah makan,Alvin merasa mengantuk.Kemudian ia ke kasur untuk berbaring.Mila pun menyusul setelah mencuci piring mereka di tempat cuci piring yang mereka buat.


"Woi habis makan gak boleh tidur langsung!"ujar Mila dari samping.


"Hehe."Alvin cengengesan lalu duduk.


"Udah sampe mana galian wc nya?"tanya Mila.


"Terowongan 2 meter."ujar Alvin.


"Wow berarti hari ini siap dong."ujar Mila.


"Ya gitu."ujar Alvin.


Alvin pun dengan iseng mengerjai Mila.

__ADS_1


"Mil!"ujar Alvin menatap Mila dengan tatapab yang berbeda.


"Apaan?"tanya Mila.


Alvin mendekati Mila lalu dengan tatapan yang aneh.


"Woi mau ngapain lo?"tanya Mila ketakutan.


"Husssh,ayo kita buat generasi selanjutnya!"ujar Alvin.


Mila seketika kaget dan langsung menendang Alvin.


"Iiiiih mesum,dasar laki-laki!"ujar Mila wajahnya memerah.


"Hahaha aduh hahaha,becanda cuy."ujar Alvin kembali ke tempatnya.


"Mesum!!!"ujar Mila duduk di kursi.


"Gilak kali,dia pikir gue cewe apaan.Eh dia kan suami gue,hahaha ngapain gue marah-marah."ujar Mila.


"Kincir airnya udah jadi?"tanya Alvin.


"Hmmm tau ah."ujar Mila ngambek.


"Njir ngambek,eh lo tuh istri gue.Meskipun kita sahabatan,lo udah milik gue."ujar Alvin.


Mila pura-pura tidak mendengarnya dan fokus ke bukunya.


"Njir,haha gue sumpahin budek beneran lo!"ujar Alvin.


...


"Woi bangun udah sore!"ujar Mila pada Alvin.


"Hah?jam berapa?"tanya Alvin masih tertidur.


"Jam 4."ujar Mila.


Alvin pun membuka matanya dan langsung ke wc atas untuk mencuci muka.Tiba-tiba diluar terdengar tabrakan yang mengakibatkan kaca ruangan itu percah dan mengenai Alvin.


"Aduh,akhhh!"ujar Alvin kesakitan karena pecahan kaca itu mengenai tangannya.


"Ada apa kok-


"Eh,lo kenapa?"tanya Mila pada Alvin.


"Akhh tadi jendela kaca luar pecah,jadi ada yang mental ke sini."ujar Alvin menahan sakit.


"Yaudah yok ke bawah dulu kita obatin."ujar Mila.


Alvin pun mengikuti Mila menuju ke rumaj bawah tanah.Kini tak ada lagi kaca jendela ruangan itu.Namun ada tralis besi yang membuat para zombie tidak akan bisa masuk ke dalam tempat itu.

__ADS_1


Di rumah bawah tanah


"Aduh kok bisa sih luka?"tanya Mila khawatir.


"Di luar ada tabrakan,trus jendela kacanya pecah karena mungkin ada pecahan besar kendaraan yang tabrakan tadi."ujar Alvin.


"Tabrakannya tiba-tiba ya?"tanya Mila.


"Iya,makannya gue gak bisa menghindar."ujar Alvin.


"Tapi masih aman kan ruangan itu?"tanya Mila.


"Masih,di jendela ada tralis besi yang membuat para zombie itu tidak akan bisa masuk."ujar Alvin.


"Owh Alhamdulillah."ujar Mila bersyukur.


Setelah selesai diobati


"Lo gak usah kerja dulu!"ujar Mila pada Alvin.


"Gak apa-apa,lagian wc masih belum selesai."ujar Alvin bangkit.


"Lo gak usah bandel deh!"ujar Mila menarik Alvin kembali ke kasur.


"Gue gak apa-apa Mil."ujar Alvin.


"Ya pokoknya sampe tangan lo sembuh,lo tetep di kasur ini."ujar Mila.


"Lo khawatir aman gue?"tanya Alvin curiga.


"Idih ngarep bener ni orang."ujar Mila.


"Yaudah gue kerja aja lagi."ujar Alvin.


"Iiih lo tuh dibilangin ama bini tuh nurut napa,ini demi kebaikan lo sendiri."ujar Mila ngegas.


"Hahaha iya sayang gue nurut."ujar Alvin tertawa.


"Hoeekk,jijik njir."ujar Mila pura-pura muntah.


"Halah padahal seneng tuh dalam hati."ucap Alvin pada Mila.


"Kaga njir."ujar Mila membela diri.


"Gue mau lanjut tidur lagi aja dah."ujar Alvin.


Alvin pun tidur kembali karena sisa ngantuknya masih ada.Sementara Mila pergi ke atas untuk memastikan aman atau tidak.Kemudian saat di ruangan atas,Mila melihat bekas kaca tadi masih berserakan.


Ia melihat keluar jendela itu.Para zombie kini memadati sekolahnya.Kemarin sepertinya keadaan masih baik-baik saja.Namun tiba-tiba kiamat zombie muncul dan sekarang terpaksa harus tetap di dalam rumah tanpa melakukan aktivitas apa pun.


Mila pun mengambil kursi dan duduk di depan jendela itu sambil menjahit baju karena ia gabut.Dia tidak menyangka bahwa kotanya akan jadi seperti ini.

__ADS_1


Ramalan bahwa akan datangnya kiamat zombie ini sudah ada sejak 5 tahun lalu.Namun tak ada satu pun yang percays terhadap berita itu.


Hal ini viral tahun lalu saat negara adidaya dan adikuasa kini adalah negara zombie.Para warga sebagian mengungsi ke negara lain.Namun mungkin masih ada orang yang masih selamat diluar sana untuk bertahan hidup di dunia ini


__ADS_2