RUMAH BAWAH TANAH

RUMAH BAWAH TANAH
PART 3


__ADS_3

12:00


Setelah bekerja cukup keras,Alvin pun naik melalui tangga yang ia buat dari kayu.Mila juga menyajikan makan siang yang ia masak tadi.


"Nih makan dulu!"ujar Mila memberikan sarden tumis dengan telor dan mie.


"Oke makasih,keknya enak."ujar Alvin memakannya.


"Abis makan istirahat aja,sore baru lanjut."Ujar Mila lalu memasukan makanan ke mulutnya.


"Hmm tergantung mata gw sih,kalau gak ngantuk ya lanjut.Kalau ngantuk baru istirahat."ujar Alvin.


"Hmm oke."jawab Mila setuju.


Lalu merekapun makan tanpa bersuara.


Di luar


Para zombie masih ramai di tempat itu.Mereka seperti orang bingung yang kerjaannya hanya bolak-balik di daerah itu.


...


Setelah makan


"Nih tadi ada buku yang berguna buat rencana kita."ujar Mila memberikan sebuah buku yang berjudul"Bertahan hidup.


"Dapat darimana nih?"tanya Alvin.


"Dari pojok sana ada buku yang dah gak dipake."ujar Mila menunjuk bagian sudut dekat pintu ruangan itu.


Lalu Alvin pun membaca buku itu dengan serius,sedangkan Mila pergi mencuci piring.Di buku itu di jelaskan berbagai hal tentang bertahan hidup.Mulai dari mencari makanan dan memasaknya,membuat api,membuat perangkap hewan,dll.


1 Minggu kemudian


Rumah bawah tanah telah jadi.Kini Alvin akan menyelesaikan membuat perabotan rumah dari tanah.Mila juga ikut membantu sesuai arahan dari Alvin.


Alvin membuat kasur dari tanah yang nantinya akan dilapisi kasur lembut,tempat api sebagai penerangan,meja tanah,kursi tanah,dll yang akan di manfaatkaan saat tinggal di rumah bawah tanah itu.Dari pagi sampai malam mereka terus berusaha membangun rumah beserta perabotannya.


Hari ke 8


"Vin,ini bentuknya gini kan?"tanya Mila membuat sebuah kursi dari tanah.


"Iya,cuma tempat duduknya agak kira-kira satu meter."ujar Alvin yang sedang membuat tangga yang akan digunakan untuk membuat lubang udara dari permukaan.


Tangga tersebut ia bentuk dari kayu lemari gudang yang sudah tak terpakai.Beruntungnya mereka karena di gudang itu memang tempat segala jenis barang.Ada persediaan makanan,alat bangunan,Kasur UKS,obat-obatan,dll yang mereka butuhkan.


Tangga tersebut dibuat dengan menyatukan dua buah kayu panjang yang memang kuat karena terbuat dari kayu jati.Lalu anak tangganya dibuat dari kayu-kayu kecil bekas pembuatan lemari di gudang itu.Setelah tangganya jadi,Alvin mulai menggali dengan bor tanah.


3 hari kemudian...


Kini setelah ventilasi udara dan seluruh perabotan jadi,rumah itu sudah selesai.Kini tinggal membuat jalan menuju dunia luar dan WC.Alvin dan Mila memutuskan untuk libur kerja selama 2 hari dan akan lanjut pada hari ketiga setelah pekerjaan itu selesai.


Keadaan gudang kini hanya tersisa alat bangunan,beberapa persediaan kasur UKS,dan lemari gudang yang kini telah kosong karena isinya telah di pindahkan ke gudang bawah tanah.


DI TEMPAT TIDUR BAWAH TANAH.


"Vin!"panggil Mila pada Alvin yang sedang membuat denah.


"Apaan?"tanya Alvin.

__ADS_1


"Lo lagi buat apa?"tanya Mila memeluk Alvin


"Lagi buat denah perkebunan dan peternakan kita nanti."ujar Alvin terus menulis.


"Owh,btw listrik gimana?apa kita hidup kek jaman dulu aja?"tanya Mila.


"Untuk listrik nanti gue cari sumbernya,nanti gue pelajari dulu.Sekarang yang penting makanan kita dulu yang harus tersedia."ujar Alvin.


"Iya sih,btw kita ada di belakang sekolah kan?"tanya Mila.


"Iya,emang kenapa?"tanya Alvin.


"Dibelakang sekolah udah hutan,berarti kalau kita gali sekitar 200 meter lagi kita bakal ketemu dengan kebun."ujar Mila.


"Kok lo tau?"tanya Alvin menatap Mila.


"Lah kan itu kebun terbesar punya pak Kalau Rizal si petani kaya."ujar Mila melepas pelukannya.


"Pak Rizal yang tinggal di samping sebelah Alfamart itu?"tanya Alvin.


"Iya,kebunnya luas.Tapi mungkin itu bakal gak ada yang memiliki lagi karena kiamat zombie ini."ujar Mila.


"Owh gitu,bisa lah keknya kita pake."ujar Alvin.


"Hmm mungkin."ujar Mila.


"Kebunnya itu berapa meter dari sini?"tanya Alvin.


"500-an lah,soalnya di tengah hutan.Kita berkebun disitu bakal aman dari para zombie."ujar Mila.


"Yakin bakal aman?"tanya Alvin.


"Ya yakin sih,tapi kalau gak aman ya kita buat pagar aja supaya aman."ujar Mila.


"Ya ngomong kan enak,nanti kita sama-sama ngerjainnya.Lagian uang juga dah gak berguna,jadi kek gini aja cara lo nyari nafkah buat gue hehe."ujar Mila cengengesan.


"Njir nafkah,dewasa banget bahasa lo hahaha."ujar Alvin tertawa.


"Ya gue bener kan,lo sahabat sekaligus suami gue.Tapi kita kerjain sama-sama,lo tenang aja."ujar Mila.


"Hmm oke deh."ujar Alvin pasrah.



*Srrrr


srrrr


srrr*



"Eh lo denger suara air gak?"tanya Alvin pada Mila.



"Air?"tanya Mila.


__ADS_1


"Iya air,gue dengar kek ada suara air ngalir."ujar Alvin mengikuti suara itu.



"Eh iya gue denger."ujar Mila mengikuti Alvin.



Alvin pun mengikuti arah suara itu sampai ke sudut ruangan yang memang kosong.



"Tanah ini harus kita gali!"ujar Alvin pada Mila.



"Oke bentar,gue ambilkan bor tanah"ujar Mila pergi ke gudang bawah tanah.



Setelah bor tanahnya datang,Alvin pun langsung membuat sebuah lingkaran selebar 1 meter di sudut ruangan.



5 menit kemudian



hanya membutuhkan waktu 5 menit,lingkaran pintu sumber air itu pun membuahkan hasil.Hasilnya sangat-sangat memuaskan.Karena,dari bawah mengalir air sungai yang jernih.



Aliran air itu selebar 3 meter.Tidak terlalu deras memang,tapi dari arah barat kira-kira 5 meter ada aliran air yang deras.Airnya sangat jernih dan banyak ikannya juga terlihat berenang kesana sini.



"Alhamdulillah ketemu sumber air."ujar Mila bahagia.



"Iya,ini bisa kita manfaatkan kalau misalnya pemadaman listrik terjadi kek di film-film itu."ujar Alvin.



"Iya sih,btw kita buat aja pembangkit listrik sendiri."ujar Mila.



"Ide bagus tuh,kita buat aja dulu alatnya.Kita cari kabel listrik,jadi kalau memang pemadaman listrik terjadi,kita bisa antisipasi dan buat aliran listrik sendiri."ujar Alvin.



"Oke setuju."ujar Mila.



Merekapun menutup lubang itu dengan kayu untuk sementara waktu,nantinya lubang itu akan ditutup dengan tutup papan berbentuk bulat.Mila dan Alvin pun kembali ke tempat tidur untuk melanjutkan aktivitas masing-masing.


__ADS_1


Keadaan diluar


Para zombie masih berkeliaran di sekolah itu.Diluar sekolah juga di padati oleh zombie.Kota itu sekarang bagaikan kita mati yang memang tempat para zombie.Hanya sedikit manusia yang bertahan hidup


__ADS_2