RUMAH BAWAH TANAH

RUMAH BAWAH TANAH
PART 9


__ADS_3

"Hai para cowok."ujar Mila sambil tersenyum.


"What the hell,kok kalian bisa disini?"tanya Alvin.


"Kami lewat terowongan bawah tanah."ujar Mila.


"Hah?terowongan bawah tanah?"tanya Evan..


"Iya."ujar Salsa.


"Kalian bisa tau darimana ada terowongan bawah tanah?"tanya Alvin.


"Nanti gue ceritain,yang jelas sekarang barang-barang ini kita pindahkan ke tempat kita dulu."ujar Mila mengambil kantong di tangan Alvin.


Setelah mereka masuk ke trowongan bawah tanah itu,merekapun kembali ke tempat dengan membawa banyak barang.Para cowok mengikuti para cewek karena mereka lah yang tahu jalan menuju ke rumah mereka.


Usai perjalanan sekitar 200 meter,merekapun beristirahat di ruang keluarga.Barang-barang tadi dimasukan ke gudang.Yang lain dibawa ke dapur untuk jadi bahan dapur.


"Guys,gue mau ngomong tentang persediaan yang melimpah itu."itu ujar Alvin.


"Mau ngomong apaan?"tanya Evan.


"Gue juga mau ngomong tentang bahan makanan di supermarket itu."ujar Mila.


"Bentar,gudang tambahan!!"ujar Alvin dan Mila.


"Njir haha bisa satu pemikiran dan satu ide yak."ujar Evan.


"Ya namanya juga suami istri."ujar Salsa.


"Kita kapan kek gitu hehe?"tanya Evan cengengesan.


"Yah ntahlah."ujar Salsa mengedikkan bahunya.


"Dah dah,jadi mau lo dulu apa gue dulu?"tanya Alvin menatap Mila.


"Lo dulu."ujar Mila.


"Nah jadi gue punya rencana nih guys mengenai persediaan makanan ini."ujar Alvin.


"Apaan?"tanya Evan.


"Nah,jadi untuk menangani masalah persediaan makanan itu.Kita buat dulu gudangnya,supaya semua isinya kita bisa ambil.1 tahun yang lalu diumumkan bahwa semua makanan tidak bisa kadaluarsa.Makanan yang kita makan ini juga dari tahun lalu."ujar Alvin.


"Hah?serius?"tanya Salsa tak percaya.


"Iya,nih tanggal pembuatan makanannya."ujar Alvin menunjukan tanggal pembuatan sebuah mie instan.


30 September 2041


"Itu tahun 2041,sekarang udah tahun 2045.Kalau emang udah kadaluarsa pasti pas kita makan,udah ada efeknya."ujar Evan.


"Iya sih,makanan kan batas maksimalnya cuma 3 tahun seharusnya.Ini udah 4 tahun masih bisa dimakan."ujar Rinto.


"Nah berarti kecuali daging,sayuran,sama buah-buahan masih bisa dimakan."ujar Mila.


"Masuk akal."ujar Nila.


"Oke,berarti untuk gudang makanan dan persediaan lain kita buat besar aja.ujar Evan.

__ADS_1


"Nah itu yang udah gue rancang.Untuk lebarnya kira-kira 20 meter dan panjang 10 meter."ujar Alvin.


"20 meter apa gak kepanjangan?"tanya Mila.


"Keknya sih gak menurut gue,soalnya persediaan makanannya itu kan banyak banget."ujar Evan.


"Jadi menurut kalian gimana?"tanya Alvin.


"25 meter aja,soalnya nanti kita buat tempat untuk alat bangunan."ujar Rinto.


"Untuk alat diluar makanan kita buat sendiri."ujar Alvin.


"Owh oke."jawab Rinto.


"Apa ada yang lain?"tanya Alvin.


"Ada!"ujar Salsa.


"Apaan?"tanya Alvin.


"Eeh untuk gudang makanan keknya kita buat slot ruangan aja keknya,jadi kalau mau ngambil barang sesuai ruangannya.Kalau digabung malah bingung nanti."ujar Salsa.


"Berarti satu jenis barang satu gudang gitu?"tanya Alvin.


"Iya,ini saran aja sih.Mau diterima silahkan.Mau gak juga gak apa-apa."ujar Salsa.


"Gimana guys?"tanya Alvin pada teman-temannya.


"Kami setuju."jawab yang lain.


"Oke berarti perubahan rencana,besok kita cari meteran.Ada yang mau bertanya atau ngasih usul lagi?"tanya Alvin.


"Pembangunan akan kita laksanakan besok dan malam ini kita makan besar."ujar Alvin.


"Yuhuuu pesta."ujar Evan.


"No miras!"ujar Alvin.


"Oke boss."Ujar Evan.


"Aman itu bosku."jawab Rinto.


...


Besoknya mulailah mereka bekerja membanguan gudang.Para wanita memindahkan sebagian barang ke gudang lama karena masih ada tempat kosong.Gudang terseb


Hari demi hari dilalui,kini gudang pun jadi dengan gudang makanan dan gudang alat diluar makanan.Mereka juga membuat gudang senjata yang cukup besar.


3 bulan kemudian


Kini gudang telah jadi dibuat sesuai dengan kesepakatan 3 bulan yang lalu.Supermarket itu ludes dalam 1 minggu.Jalan keluar pun dibuat dalam waktu 1 Minggu.


Jalan keluar itu langsung ke arah kebun yang kebetulan akan segera panen.Setelah tembus ke arah kebun itu,Alvin dan dua cowok tadi membuat ruangan tambahan supaya bisa di pasang pintu ke arah tempat tinggal mereka.


Tak ada satupun zombie yang mengetahuinya,ntah mereka telah pergi atau tempatnya yang terlalu jauh dari jalanan.Ruang tambahan itu mereka lapis dengan tanah liat dan rumput sehingga terlihat seperti sarang semut.


Mereka juga memasang kincir angin dengan tujuan listrik tambahan.Kemudian diperkuat dengan kincir air,maka arus listriknya kuat.Untuk menyedot air,mereka menggunakan mesin air dengan alat tambahannya yaitu pipa.


Mereka juga tak lupa membuat lobang untuk memasukan barang ke dalam rumah bawah tanah.Untuk api,mereka menggunakan kayu bakar untuk sementara sampai nanti mereka kembali ke dunia luar untuk mencari kompor listrik yang terletak di pusat kota.

__ADS_1


9:00


"Woi bangun!!"ujar Mila pada Alvin yang masih tidur karena baru saja mempelajari sesuatu setelah sholat subuh.


"Hngg kenapa?"tanya Alvin masih malas membuka matanya.


"Udah jam 9 woi,ayo bangun!"ujar Mila.


"Hmmm,buatin sarapan dulu aja."ujar Alvin.


"Hadehh okelah."ujar Mila pergi keluar dari kamarnya.


Di kamar Rinto dan Nila


"Ayang bangun udah siang."ujar Nila menepuk pelan pipi Rinto.


"Enggh udah jam berapa yang?"tanya Rinto membuka matanya.


"Jam 9."ujar Nila melihat jam di handphone.


"Owh jam 9,hoaam."ujar Rinto lalu bangun dari tidurnya.


Setelah itu mereka pun keluar dari kamar.


"Pagi sis!"ucap Salsa keluar dari kamar.


"Pagi sis!"ucap Nila.


"Ayo buat sarapan!"ujar Mila.


"Ayo!"ujar Nila dan Salsa.


Lalu para gadis itupun pergi ke dapur untuk memasak makanan.


"Woi Van,tumben pagi bangun lo."ujar Rinto pad Evan.


"Iya,soalnya udah puas banget


tidur seharian semalem."ujar Evan di depan pintu.


"Si bos mana?"tanya Rinto.


"Iya,tumben belum datang."ujar Evan.


"Masih tidur kali."ujar Alvin.


"Eh baru diomongin,udah muncul orangnya."ujar Evan.


"Tumben baru bangun boss."Ujar Rinto.


"Iya,biasanya pagi."ujar Evan.


"Kaga tau,padahal semalem cuma tidur aja kerjaan.Eh malah pagi ini nikmat banget tidurnya."ujar Alvin.


"Yaudahlah,kita ke ruang santai ae lah."ujar Evan.


"Skuylah!"ujar Rinto.


Lalu merekapun masuk ke ruang santai.Di dalam ruangan itu,telah mereka hias dengan hiasan dinding bergambar alam.Kemudian jalan panjang yang dibuat pun mereka lapisi dengan tanah semen.Barulah nanti di cat ketika mereka keluar mencari bahan baru.

__ADS_1


Sepanjang jalan itu mereka taruh lampu berbahan kaleng,minyak tanah,dan sumbu kompor sehingga tempat itu tak lagi gelap


__ADS_2