Rumah Tua Misteri(PROSES REVISI BERTAHAP)

Rumah Tua Misteri(PROSES REVISI BERTAHAP)
BERHALUSINASI


__ADS_3

Saat Tania Membawa Ayah Nya Masuk Kedalam Rumah Dan Memperlihatkan Seisi Dapur...


"Mana?" Tanya Ayah Tania Dengan Serius


Apa!Bukan Nya Tadi Ada Pecahan Piring Begitu Banyak Disini?Kenapa Sekarang Tidak Ada.Malah Dapur Ini Terlihat Sangat Rapi...


"Bagimana Ini Tania" Kata Ku Sambil Memberi Pesan Isyarat


"Entah Lah" Jawab Tania Dengan Mengangkat Bahu


Entah Tadi Aku Salah Lihat,Tapi Bagimana Mungkin.Suara Pecahan Piring Bertubi Tubi Juga Di Dengar Oleh Tania Juga...


"Sudah..Sudah Mari Makan Buah Dulu" Ajak Mama Tania Dari Ruang Tamu


"Baik Tante" Jawab Ku


Setidaknya Jika Ayah Tania Tidak Percaya Dengan Pecahan Piring,Boneka Di Kamar Mandi Masih Bisa Jadi Bukti Bukan?


"Tania Boneka..." Tania Menghentikan Ucapanku Dengan Cepat


"Shutt...Kita Diam Saja Dulu,Aku Akan Beritahu Papa Dan Mama Jika Kau Sudah Pulang"Ucap Tania Sambil Berjalan Perlahan Lahan


"Baiklah Jika Itu Mau Mu" Ujar Ku Lagi Sambil Mengikuti Langkah Jalan Tania


(Pembicaraan Kami Mulai Hening,Papa Dan Mama Tania Mulai Fokus Ke Handphone Masing Masing)


"Paa.Maa.Tania Dan Putri Ke Atas Dulu Ya" Kata Tania Sambil Menatap Ku Untuk Memberi Isyarat


"Ya Sudah Nak" Jawab Papa Tania Sementara Mama Nya Masih Fokus Ke Handphone Nya


Jika Tania Membawa Ku Kemar Nya Pasti Dia Ingin Memberitahu Ku Tentang Sesuatu!


"Ada Apa Tania?" Ucap Ku Sambil Mengejar Langkah Jalan Nya


"Masuk Dulu" Jawab Tania Sambil Menarik Ku Masuk Dan Menutup Pintu Nya.Dengan Suara Berbisik.


(Aku Melihat Sekeliling Kamar Tania)


Langsung Saja Aku Bertanya...

__ADS_1


"Tania Di Mana Boneka Itu?" Pekik Ku


(Tania Tidak Menjawab...Dia Hanya Mencari Cari Dengan Kebinggungan)


"Ada Di Mana?" Pekik Ku Lagi


"Aku Tidak Tahu...Yang Jelas Tadi Aku Meletak Kan Nya Di Atas Tempat Tidur!" Jawab Tania Dengan Kebinggungan


"Kita Harus Mencari Nya Dan Membakar Nya Sekarang Juga" Ucap Ku Kepada Tania Sambil Membantu Dia Mencarika Boneka Itu!


"Baiklah" Seru Tania Sambil Mencari Juga


Aneh Boneka Adalah Benda Mati Jadi Bagaimana Pun Dia Tidak Akan Pernah Bisa Berpindah Tempat! Kecuali Ada Yang Memindahkan Nya!


"Ketemu" Seru Tania Sambil Jongkok Ke Bawah Tempat Tidur Nya


"Kenapa Bisa Ada Di Bawah Tempat Tidur?" Ini Sangat Membingungkan


"Entah Lah!Yng Jelas Kita Harus Membakar Nya!" Gegas Tania Sambil Berlari Kearah Dapur Untuk Membawa Korek Api...


Tania Menyirami Boneka Nya Dengan Minyak Agar Sangat Mudah Untuk Terbakar.Namun Aku Merasa Tania Seperti Sangat Berat Untuk Membakar Nya.


"Bukan Begitu...Namun Ini Pemberian Dari Cilla" Tangan Tania Yang Tiba Tiba Terhenti Saat Menghidup Kan Korek Api


"Sudah Lah Jika Kau Tidak Ingin Membakar Nya" Ujar Ku


"Tidak Aku Akan Membakar Nya Sekarang!Sebelum Di Lihat Oleh Ayah Dan Ibu!"Tegas Tania Sambil Melempar Korek Api Yang Sudah Menyala Ke Boneka Nya...


(Wah Itu Sangat Membuat Ku Kaget)


Boneka Nya Sudah Mulai Habis Terbakar,Tania Hanya Memandangin Nya Dari Kejauhan Saja...


"Drett...Drett...Drett..."Pesan Whatsapp Dari Kakak Saat Ku Buka Handphone Ku


"Sekarang Sudah Jam 4 Sore!Apa Kau Tidak Ingin Pulang?"(Pesan Di Whatsapp)


"Aku Akan Pulang Kak"(Pesan Di Whatsapp)


"Kakak Akan Menjemput Mu"(Pesan Di Whatsapp)

__ADS_1


"Tidak Perlu Kak,Putri Ingin Pulang Dengan Jalan Kaki.Lagian Rumah Tania Kan Tidak Jauh Dengan Perumahan Kita"(Pesan Di Whatsapp)


"Ya Sudah"(Di Read)


Aku Ingin Pulang,Namun Melihat Tania Yang Tiba Tiba Sangat Sedih.Aku Jadi Tidak Ingin Pergi...


"Putri Pulang Saja Dulu,Aku Ingin Istirahat" Ucap Tania Sambil Menuntun Jalan Ku


"Baiklah" Jawab Ku


"Tante,Om.Putri Pamit Dulu Ya" Aku Permisi Dengan Orang Tua Tania


"Iya Nak Hati Hati Di Jalan" Jawab Papa Tania


"Iyaa Om..."


Aku Berjalan Sendiri Sambil Melihat Lihat Pepohonan Di Pinggir Jalan Dan Menikmati Angin Sore Hari.Ini Membuat Pikiran Ku Sangat Tenang Untuk Sesaat!


"Nak!" Sapa Seseorang Sambil Menepuk Pundak Ku Dengan Lembut


"Siapa?" Teriak Ku Sambil Berbalik


(Hampir Saja Mati Kaget)


"Nenek Siti...Kenapa Ada Di Sini?" Tanya Ku Dengan Heran


"Nenek,Bisa Berada Di Tempat Yang Nenek Suka" Jawab Nenek Itu Dengan Enteng


(Pasti Nenek Itu Punya Sihir)


"Nenek Tidak Bisa Membantu Mu Lagi.Nenek Hanya Berharap Kau Tidak Akan Pernah Kembali Ke Rumah Itu!" Ujar Nenek Itu Dengab Tegas


"Aku Masih Ingin Kembali Kesana Nek..." Ucap Ku Dengan Memelas


"Nenek Tidak Tahu Apa Yang Akan Terjadi Pada Mu Jika Kau Masing Ingin Masuk Kesana!!!" Jawab Nenek Itu Dengan Marah Dan Pergi Meninggalkan Ku


"Tapi Nekk..." Kata Ku Yang Tidak Di Hiraukan Oleh Nenek Sama Sekali...


Bersambung😊

__ADS_1


__ADS_2