Rumah Tua Misteri(PROSES REVISI BERTAHAP)

Rumah Tua Misteri(PROSES REVISI BERTAHAP)
Terkunci!


__ADS_3

Ternyata itu suara langkahan kaki hantu kuntilanak,tanpa membuang waktu aku menarik tangan tania untuk berlari kencang dan masuk kedalam sebuah ruangan untuk bersembunyi sebentar.


Di dalam ruangan yang pengap ini suara hantu itu mulai terdengar cekikikan,saat mendengarnya membuat seluruh bulu kuduk ku merinding ingin saja aku teriak namun terasa seperti ada yang mengganjal di tenggorokan ku.


"Astaga!mahluk apa tadi? kenapa tampang nya sangat seram sekali? kita harus keluar sekarang!" desah tania yang ingin membuka pintu,namun terhalang oleh tangan ku.


"Jangan,dia masih di luar untuk menunggu kita jika kau keluar,pasti akan mati ketakutaan melihat wajah nya.apa kau tidak takut bertatapan mata dengan nya?" lirih ku dengan tetap menghalangi tangan tania untuk membuka pintu.


"Huhuhu! jadi kita harus bagaimana sekarang?" tanya tania dengan menangis keras.


"Shuttt! kamu jangan menangis,dia sedang berada di luar menunggu kita." jelas ku dengan menutup mulut nya dengan tangan ku.


Disela sela tania menangis,hantu itu tertawa lagi dengan besar membuat seluruh ruangan yang tadi hening menjadi bergema karena suaranya itu.


"Kita harus keluar!" tegas tania yang mendorong ku hingga terjatuh,dan dia keluar dari ruangan.aku tidak bisa menahan langkahan kaki nya lagi dia sudah berlari dengan kencang.

__ADS_1


"Tania!" teriak ku yang berusaha untuk memanggilnya,agar berhenti dan kembali keruangan bersama ku.karena aku tidak bisa tinggal diam melihat hal seperti ini,aku juga mengejar nya.


Tapi karena dia berlari terlaru kencang,aku tidak tahu dia bersembunyi di ruangan mana.ini lah yang membuatku semangkin kesal akan dirinya.


"Hihihihihi..." suara hantu itu semangkin dekat,dan terasa seperti berada di belakang ku membuat bulu kuduk ku berdiri lagi.


"Ahhhhh!!" teriak ku ketakutan,dan berlari dengan kencang menyusuri tangga rumah yang panjang itu.


Yang kulakukan sekarang ini adalah bersembunyi entah di ruangan mana,dan kurasa sekarang sudah hampir mau menjelang malam,karena seluruh ruangan mulai terlihat gelap.


Sekarang aku sudah berada diruangan atas,namun aku tidak bisa melihat hal apa yang menarik untuk di selidiki tentang rumah tua ini karena semua mulai terlihat gelap.


"Ah,aku mulai merasa lapar sekarang." ucap ku dengan suara kecil,lalu menghela napas panjang dengan duduk dibawah lantai.entah berapa lama malam ini akan berlalu.


(tertidur sejenak...)

__ADS_1


Aku terbangun karena mendengar suara tendangan pintu yang sangat kuat diluar,seperti ada seseorang yang datang.tapi siapa itu?


"Sudah jam 08:00 malam sekarang,lapar sekali...bagaimana dengan keadaan tania sekarang ya?" ujar ku dengan suara yang kecil tak berdaya.


Aku membuka pintu perlahan lahan dan keluar dari ruangan,aku berusaha untuk berani menghadapi apa yang ada di depan ku sekarang ini.tanpa merasa ketakutan sekali pun.


Tidak kupikirkan lagi mau makhluk apapun yang akan ku temui dirumah ini,asalkan bisa keluar dengan tania aku tidak takut untuk menemui makhluk apapun itu.


"Tania! tania! keluar lah,kamu dimana?" teriak ku dengan berusaha untuk bersuara besar,agar dia dapat mendengar di mana pun aku berada.


"Putri aku disini,tolong aku.pintu nya terkunci dari luar!" sahut tania dari dalam kamar yang terkunci.


"Baiklah tunggu aku,aku akan mencari sesuatu benda yang bisa membuka pintu ini.kau tunggulah aku." ulas ku dari luar pintu kamar.


"Oke,jangan lama,aku menunggumu." sergah nya dari dalam.

__ADS_1


**BERSAMBUNG😊**maaf ya kalau author masih sering typo atau ada alur nya yang gak nyambung,karena author masih belajar.jangan lupa juga vote,like,dan koment kalau menurut kalian masih ada yang kurang oke.😆


__ADS_2