
Dengan perasaan sangat sedih,kakak membawa ku untuk menjenguk anak itu bersama dengan nya kerumah sakit.Selama diperjalanan kakak hanya bisa menahan air mata nya agar tidak menagis.
Sepertinya kakak benar benar merasa bersalah,walaupun bukan dia yang menabrak anak itu.tapi mau bagaimana lagi? ini sudah takdir kakak.
Aku terus menatap kakak dengan wajah sedih nya itu,yang terus mengendarai mobil dengan perlahan.membuat ku semangkin kasihan terhadap nya,seperti tidak pernah melihat dia mengalami hal seperti ini.
"Kak,apa kau ingin menangis?" tanya ku,dengan ucapan yang seperti ingin meledek nya.agar tidak membuat suasana hening di dalam mobil.
"Menangis! kau pikir kakak mu ini,anak kecil?hanya karena masalah seperti ini" jawab kakak mencibir,namun tetap saja memalingkan pandangan nya dari wajah ku.
"Ohh gituu,jadi kenapa kakak tidak berani menatap ku kalau tidak menangis." aku terkekeh dalam hati karena mendengar jawaban kakak tadi.
"It-itu karena..." jawaban kakak terpengal lagi,seperti takut bahwa jawaban ku benar.
"Sudah lah putri tahu kok,kalau kakak sudah besar.pasti tidak ingin menangis di depan adik nya.ya kan?" ucap ku lagi
Aishh!perkataan terakhir ku ini malah tidak di jawab kakak,dia malah fokus mengendarai mobil.
(Sesampai di RS.Permata Indah pukul 02:21 siang)
Baru saja aku menginjakan kaki ku ke halaman rumah sakit,aku sudah mendengar banyak suara suara aneh.Suara teriakan teriakan,tertawa,raungan dan tangisan sesorang yang tidak ku kenal.
Semua suara ini memekik kan telingan ku,mereka tidak henti henti nya mengeluarkan suara.Entah apa yang membuat mereka terus bersuara!
__ADS_1
"Kak,bisa kita lebih cepat menyelesaikan ini?aku merasa tidak nyaman terlalu lama di rumah sakit ini!" Ujar ku,dengan nada yang sedikit tinggi kepada kakak.
"Baiklah!" jawab kakak,sambil menganggukan kepala nya secara pelan.
Sesampai di depan ruangan anak itu,kakak membuka pintu nya dan menyuruh ku untuk masuk secara bersamaan dengan nya.aku ikuti saja kemauan kakak.
"Bagaimana,keadaan nya joy?" tanya kakak kepada teman nya yang sedang duduk menunggu anak itu untuk siuman.
"Dokter bilang keadaan nya,sangat tidak memungkinkan untuk bisa bangun.Karena luka di kepalanya sangat parah!" jawab teman kakak sambil menutup wajah nya,dengan telapak tangan nya.seperti merasa bersalah kepada diri nya sendiri.
Aku memberanikan diri untuk menatap anak itu,untuk melihat separah apa cedera di kepala nya.
"Astaga!bukan kah ini anak perempuan yang berteduh di bawa pohon kemarin!" teriak ku dengan kaget,sambil menutup mulut ku dengan tangan ku sendiri.
"Tidak ada kak...aku keluar sebentar ya kak" ucap ku dengan sangat gugup,karena teriakan ku tadi yang membuat mereka terheran.
Aku keluar dari ruangan itu dan berjalan di sekitar pinggiran taman rumah sakit,sambil memikirkan hal tadi dengan sangat kebinggungan.
"Apa aku salah lihat kemarin?tapi bagaimana mungkin.wajah pucat nya sangat terlihat jelas oleh ku!bagaimana mungkin aku salah lihat." gumam ku dalam hati
Sambil berpikir hal seperti itu,aku mendengar suara suara aneh itu lagi.Ini membuat ku sangat kesal,sehingga tidak bisa berpikir dengan jernih.
"Arghhhh! bisa kah kalian semua diam! kalian membuat ku tidak berpikir!" teriak ku dengan jatuh terduduk di tengah taman,seperti orang yang sedang gila.
__ADS_1
Bisahkan kalian diam?sebentar saja.aku hanya ingin mengingat kembali kejadian kemarin.ku mohon berhenti lah untuk berteriak,menagis,dan tertawa.
"Putrii!" teriak kakak memanggil ku,dengan wajah gembira.
"Ada apa kak?" tanya ku,tapi masih dengan keadaan terduduk di taman.
"Kenapa kau duduk disini?apa tidak ada tempat lain?" balas kakak,sambil memberikan kedua tangan nya untuk membantuku bangkit berdiri.
"Emh...ada apa kakak mencari ku?" aku mengalihkan topik pembahasan kakak,agar dia tidak terlalu banyak bertanya.
"Anak itu sudah siuman!" ucap kakak lagi dengan sangat girang,seperti baru terlepas dari satu masalah.
"Syukurlah,kalau begitu ayo kita lihat lagi kak" kata ku dengan sangat senang juga.
"Ayoo" seru kakak dengan senang....
ME!
Aku sendiri juga tidak tahu,sejak kapan aku mulai bisa mendengar suara suara dan bisikan bisakan aneh itu.tapi yang pasti itu semenjak aku bertemu dengan nenek misterius kemarin(Nek Siti).Yang membuat ku mengalami hal seperti ini,secara terus menerus.
Satu hal lagi.Aku sangat ingin kembali kerumah tua itu,tapi keadaan saat ini belum mendukung.tenang saja aku pasti akan berusaha untuk masuk kembali kerumah tua itu!...
Bersambung😊.Mohon dimaklumi kalau ada kata katanya yang masih typo atau yang lain nya,karena saya hanya penulis pemula yang ingin belajar untuk menjadi penulis handal.Terimakasih juga buat yang sudah baca...😊
__ADS_1