Rumah Tua Misteri(PROSES REVISI BERTAHAP)

Rumah Tua Misteri(PROSES REVISI BERTAHAP)
RUMAH TUA!


__ADS_3

"Ternyata semu hanya mimpi,dan tidak mungkin bakalan terjadi." ucap ku yang bangun dengan napas terengah engah,akibat habis berlari terlalu jauh dalam mimpi.


"Nak ayo bangun,kita pulang." kata ayah yang datang menghampiri ku.


"Baiklah ayah."


Begitu panjang perjalanan yang ku lalui namun yang semua terjadi didalam mimpi masih tergiang dalam pikiran ku sekarang.


Dalam perjalanan pulang kami melewati rumah tua yang ada di simpang perumahan,makin lama rumah tua itu semangkin seram jika terus ku tatap dengan lebih seksama.


"Apa yang kau lihat?" tanya ayah dengan wajah nya yang keheranan menatap ku.


"Tidak ada kok ayah." balas ku dengan tersenyum.


Bagaimana pun hari ini aku akan kembali masuk ke dalam rumah tua itu,tidak peduli seberapa menakutkan nya mahkluk yang akan ku hadapi nanti.


sesampai di rumah,ayah kembali beristirahat di kamar nya sementara kakak dan nenek sama sekali tidak terlihat.ini kesempatan bagus bagi ku untuk pergi kesanan.


mengganti pakaian ku dengan casual dan sepatu sport,aku bergegas untuk pergi masuk kembali ke rumah tua itu.aku tidak ada membawa barang apapun,hanya pergi dengan keadaan tangan kosong.

__ADS_1


pergi dengan tangan kosong tanpa memiliki apapun di tangan ku.belum masuk saja jantung ku sudah berdetak dengan kencang.tapi aku terus berusaha untuk merasa tenang menghadapi semua ini.


"Bagaimana cara membuka gembok pagar ini? gembok nya terlalu besar,sangat beda dengan yang kemarin.pasti ada yang mengganti nya agar orang tidak bisa masuk ke dalam lagi.bagaimana ya?" gumam ku dengan melirik kanan kiri untuk melihat,apakah ada benda yang bisa membuka gembok yang begitu besar ini.


"Apakah ku panjat saja pagar ini? tapi terlalu tinggi,bagaimana jika aku terjatuh!" gumam ku lagi dengan menggoyang goyang pagar,berharap gembok nya bisa terlepas sendiri.


bahkan aku tidak dapat memikirkan cara apapun untuk bisa masuk kedalam,bagaimana diri ku ini,pergi tanpa persiapan apapun.


"Kalau minta bantuan seseorang,pasti mereka akan melarang ku untuk masuk kembali ke rumah tua ini,aku harus bagaimana sekarang." kata ku yang sudah mulai kesal.


aku bahkan tidak membawa handphone untuk menghubungi Tania,agar dia membantu ku,betapa sial nya diri ku pergi tanpa persiapan apapun.


"Tidak aku harus kembali kerumah! hanya itu cara agar aku bisa masuk kedalam rumah tua ini." aku berusaha untuk menyakinkan diriku sendiri.


entah kekuatan apa yang kuterima setelah bangun dari mimpi kemarin,walaupun jantung sudah berdetak dengan kencang tapi aku masih terus saja berusaha untuk masuk kedalam seperti ada sesuatu yang terus menarik ku untuk masuk kedalam.


tanpa berpikir panjang aku berlari kerumah untuk mengambil handphone dan peniti,ku lihat pak yono terus menatap ku dari kejauhan dengan pandangan yang mencurigakan.


aku tak begitu menghiraukan pandangan pak yono,sekarang aku hanya memikirkan cara agar bisa masuk kembali kedalam rumah tua itu,tanpa diketahui siapapun.

__ADS_1


"Kau dari mana nak?" tanya ibu yang tiba tiba sudah berada di ruang tamu menatap ku dengan serius.


"Dar..dari rumah tania kok buk." jawab ku dengan berusaha menetralkan pernapasan ku agar tidak terengah engah.


tidak ku hiraukan jawaban ibu lagi,aku langsung berlari ke kamar mengambil handphone dan peniti.namun aku juga menelpon tania untuk membantu ku.


"Halo," sapa ku duluan ditelpon.


"Halo putt,ada apa?" tanya nya balik dengan nada lembut.


"Bisakah kau membantu ku?" balasku lagi dengan nada yang memelas.


"Tentu saja bisa," tutur nya lagi


"Oke,kau harus membantuku untuk masuk kembali kerumah tua itu,aku sudah membawa peniti untuk membuka pagar,dan aku hanya ingin kau menjagaiku didepan pagar.apakah bisa?" dengan nada yang sedikit memohon.


"Tap...tapi bagaimana dengan diri mu setelah itu?" ucapnya yang mengkhawatirkan keadaan ku.


"Tidak ada tapi tapi tania,jika kau ingin membantu ku maka datang lah kesana sekarang juga,aku menunggu mu,okee." jelas ku

__ADS_1


"Baiklah aku kesana sekarang juga."Kembali masuk kerumah tua itu tanpa memikirkan keadaan diriku sedikit pun.


__ADS_2