Rumah Untuk Pulang

Rumah Untuk Pulang
BAB 11


__ADS_3

Mama sudah balik dari belakang bersamaan dengan Alina yang datang motor matic.


" Hallo Mama cantik" sapa Alina begitu masuk sambil.memcium punggung tangan mama


" hallo juga,lama tak kesini?""


" biasalah Mama Sibuk "


" sibuk apa?""


" bantu mami di restoran karena karyawan mami ada yang cuti lahiran"


" ko hari ini tidak bantu"


" hari ini aku dan Rita ada janjian mau ketemu,kita mau cerita banyak beberapa waktu yang lama Rita kan sibuk tidak bisa di ganggu,maaf kemarin nggak sempat datang,karena mami sakit nggak ada yang jaga,ya terpaksa hari ini baru datang" kata Alina sambil mengambil air mineral.

__ADS_1


" kalian mau makan apa?" tanya mama


" nggak usah repot repot, sebentar juga makanan datang,aku tadi sudah minta mami untuk kirim makanan ke sini" ujar Alina sambil makan kacang goreng,ini anak semua makanan dimasukkan kedalam mulutnya


" Alina sudah cukup makan kacangnya nanti jerawatan" kata ku mengambil kacang yang tersisa


" nggak lah,balikkan kacangku"


"Stop makan nanti jerawat nanti Ezra nggak mau sama kamu" kataku lagi.


" biarin aja masih banyak cowok ngantri"


" nggak bakalan,diakan bucin sama aku"


" ya aku akui"kataku sambil makan es krim

__ADS_1


" Mama aku dan Alina kedalam dulu ya" pamitku


" ia" jawab mama.Aku dan Alina berjalan kerumah di belakang dimana rumah biasa kami bersama sama setelah melepas semua penat seharian beraktivitas,rumahku permanen satu lantai,papa seorang petani tapi sukses,papa sering mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh dinas pertanian,papa adalah salah satu petani maju,bahkan papa sering di panggil jadi pembicara apabila ada kelompok tani yang membutuhkan ilmu dari papa.aku bangga walau seorang petani tapi kami tak pernah kekurangan.


Alina adalah temanku sejak orok sama sama bayi yang dilahirkan di hari yang sama cuma beda jam,kata mama kenalan saat sama sama mau melahirkan ternyata aku yang duluan satu jam baru Alina,sejak itu mama dan mama Alina berteman.kami anak anaknya juga berteman.Alina orangtuanya berada tapi mereka tidak pernah sombong, restoran mereka dimana mana,mereka pernah menawarkan Ka Yuda buat jadi manajer di salah satu restoran,tapi kak Yuda lebih memilih usaha fotocopi dan rental komputer untuk mahasiswa yang mau menyewa,karena letaknya yang dekat kampus,aku sering bantu di sana .Papa juga di tawarkan untuk jadi asisten papa Alina ,tapi papa menolak dengan alasan ilmunya tak sampai,padahal papaku seorang sarjana ekonomi,tapi jadi seorang petani,aku juga bingung dengan papa.


" Rita " panggil.Alina membuyarkan lamunanku.


" kamu baik baik saja? tanya Alina


"kelihatan ya kalau wajahku tidak baik?"


" kita ini sahabatan sejak orok apa yqng kamu alami pasti aku tahu" kata Alina sambil mengambil buah apel untuk dimakan


" Aku dan Marco berakhir"ucapku sendu aku tak mampu menyembunyikan sakit hatiku

__ADS_1


" what" teriak Alina",kenapa bisa begitu?,selama ini kaliankan baik baik saja kan?tapi kenapa berakhir,kalian pacaran 7 tahun bukan waktu sebentar,kalau kredit rumah pasti sudah lunas" Alina menatap aku tak berkedip


" kami berbeda bagai langit dan bumi, ia terlalu tinggi untuk kugapai" aku menatap awan yang begitu indah.


__ADS_2