
setelah hampir seminggu berlibur diLombok aku dan Alina sudah kembali ke tempat tinggal kita masing masing ,Alina sibuk dengan pekerjaannya,sedangkan Aku bersiap siap untuk mengikuti seleksi untuk guru desa tertinggal program pemerintah.Aku sudah mengikuti semua rangkaian test yang di berikan dan hari ini adalah pengumuman kelulusan.aku merasa deg deg,semua ku lalukan untuk melupakan sakit hatiku,aku tidak mau di kota ini kota yang membuat hatiku terluka.sejak pernikahan Marco aku menutup semua akses untuk Marco,bahkan di rumah juga Papa,Mama,kakak dan adikku tak pernah membicarakan,mereka tahu bagaimana sakit hatiku,aku bersyukur masih diberikan keluarga yang mendukung setia kegiatan ku,saat mengikuti seleksi untuk guru papa sempat keberatan karena akan jauh dari aku,tapi Mama yang mendukungku untuk maju
" dimana pun kamu di tempatkan persiapkan dirimu sebaik mungkin dan yang terutama ingat ada Tuhan yang selalu menjadi sandaran mu,dan kami keluarga yang tetap mendukungmu" nasehat mama.Aku tak mampu berkata kata hanya pelukan yang bisa aku berikan untuk mama.
" boleh aku duduk disini?"" seorang gadis berjilbab minta ijin untuk duduk disebelah sebuah kursi membuyarkan lamunanku,aku tersenyum,kami sama sama berada di kantor dinas untuk melihat pengumuman kelulusan.
" silakan" aku menyilakan
" namaku Amira" Amira menyodorkan tangannya,aku membalasnya
" Rita,ikut seleksi juga?""
__ADS_1
" ia,kamu juga?" tanya Amira
" ya"
" sudah lama lulusnya?""
" baru sebulan lalu"
" aku sudah 2 tahun lalu,setelah lulus sempat ngajar di sekolah swasta,tapi kepingin suasana lain jadi ingin ikut seleski guru desa tertinggal" jelas Amira
kami berdua saling bertukar cerita ternyata Amira adalah seorang pemilik pondok pesantren.kita bercerita banyak sampai di pasang pengumuman untuk peserta kelulusan.Aku dan Amira beranjak dari duduk dan berjalan ke arah papan pengumuman aku mencari namaku ternyata aku urutan kelima.kulihat Amira juga mencari nama.ternyata namanya juga ada urutan ke 10.
__ADS_1
" aku bersyukur sekali lulus ingin merasakan suasana lain" kata Amira
" aku juga ini pertama kali aku akan jauh dari orangtuaku"
"kita sudah bicara dari tadi ayo tukaran no hp supaya komunikasi lebih lancar" Amira mengeluarkan hp dari tasnya.kami saling bertukar no hp.
" suka bakso ayo aku traktir rayakan kelulusan kita" ajak Amira
" ayo semoga saat pembagian desa kita berdekatan ya?""
" semoga saja"aku juga berharap bisa sedesa dengan Amira
__ADS_1
" kita makan di disimpang 3 baksonya mantap" ajak Amira,kami berdua melangkah ke tempat parkir.kami sama sama membawa motor,kami keluar dari halaman kantor dinas.memuju simpang 3 hanya 15 menit saja kami tiba disana untung sudah lewat jam istirahat jadi tempat duduk masih ada.kami berdua mengambil tempat duduk paling pojok dekat jendela.karena dari sana bisa melihat pemandangan ke luar.kami telah menyelesaikan pesanan sambil menunggu pesanan kami dua lanjut dengan cerita cerita kami,kami seperti dua teman lama yang begitu akrab.pesanan kami datang tanpa banyak bicara kami menghabiskan bakso kami.akhirnya kami berpisah sampai bertemu di pembekalan untuk siap turun kedesa dan sekaligus pengumuman penetapan.
maaf baru update karena ada kesibukan yang tidak bisa di tinggalkan dan kalau banyak penulisan yang salah mohon maaf