Rumah Untuk Pulang

Rumah Untuk Pulang
Bab 3


__ADS_3

Mario langsung mengambil tempat di samping mamanya.


" Nah karena sudah berkumpul kita lanjutkan pembicaraan ini,Mario 3 hari lagi kamu dan Naya akan menikah tidak ada pertunangan" tanpa bertanya mama langsung mengutarakan keinginannya,Mario yang kaget tidak ada hujan angin mamanya meminta dia menikah dengan Naya


" Mama??" Mario terlihat kaget


" kenapa,mau protes,tidak ada protes" mama terlihat marah ketika Mario hendak berbicara


" kamu hanya menyiapkan dirimu untuk menikah,putuskan Rita,kalau kamu tidak sanggup mama yang akan memintanya?""


" mama kan tahu Mario dan Rita sudah 7 tahun pacaran masa harus putus,enggaklah??"protes Mario


" Mario sayang orang yang janur kuning sudah melengkung saja masih tidak nikah apalagi ini hanya pacaran"

__ADS_1


" tapi Ma,Mario tidak bisa,Mario cinta sama Rita,Mario rela kuliah di luar negeri mengikuti keinginan papa mama,dilanjutkan S2,mama please Mario mohon??" pinta Mario memelas,untuk seorang Mario ia sangat patuh kepada mamanya karena dia selalu berpegang kalau surga itu ada di telapak kaki Ibu.


" keputusan mama sudah bulat,mau tidak mau,suka tidak suka ini keputusan mama"


sedangkan Naya dan mama melihat perdebatan Mario dan mamanya.


" Ana sudahlah kalau Mario tidak mau jangan di paksa" Mama Naya sengaja mengambil hati mama Mario.


" Enggak Susi,Naya dan Mario 3 hari lagi menikah,tidak usah pikirkan,mereka tetap menikah"mama bersikukuh dengan pendapatan nya.Mario hanya menghela napas panjangnya.


" kamu harus bisa, pembicaraan ini harus sampai disini besok kamu dan Naya akan ke butik mama dan melakukan fiting baju pengantin sekalian prewed di studio foto mama",


" Susi jangan kuatir tetap pernikahan ini berjalan,maaf kalau ada perdebatan sedikit"

__ADS_1


" ia Ana maaf kalau kami melihat perdebatan kalian?""


" tidak apa apa,sayang besok kamu dan Mario akan fiting baju pengantin" mama menatap Naya,Naya yang senang hanya senyum malu malu,ia bersorak dalam hatinya tak.perlu bersusah payah dengan mudah ia mendapat restu dari orang tua Mario.


" makasih Tante" ucap Naya


" sama sama cantik,ayo kita makan siang bersama sama,Mario jangan ada alasan untuk keluar sekarang ajak Naya dan orangtuanya kita makan bersama sama" perintah mama.Mario tidak bisa berkata apa apa lagi.ingin protes ia tak bisa, akhirnya ia mengikuti kemauan mamanya.semua makanan telah tersedia di mana makan.


" Ayolah Naya jangan malu malu anggap saja rumah sendiri sebentar lagi kan jadi mantu" ujar mama


" iya Tante" Naya malu malu,sedangkan kedua orangtuanya dengan Rina bahagia melihat interaksi antara Naya dan mama Mario


" jangan panggil Tante,panggil mama karena 3 hari lagi kalian akan menikah"

__ADS_1


" ia ma" Naya denagn malu malu menjawab.yes Naya bersorak dalam hatinya karena sebentar lagi dia akan menyandang status Nyonya Sudiro.gampang sekali merebut Mario dari Rita.selamat menangis darah Rita,aku akan mengambil cintamu,makanya jangan macam macam dengan Naya.sudah kuperingat tapi masih mau bertahan" Naya senang sekali


" Ayo Naya layani Mario,kamu kan sebentar lagi jadi istrinya"mama menyuruh Naya untuk melayani Mario.Mario tidak bisa menolak.Mario tidak seperti adiknya Rian yang selalu memberontak kalau tidak sesuai dengan keinginan nya.Naya menaruh nasi dalam piring Mario.Mario tidak ada selera makan


__ADS_2