Rumah Untuk Pulang

Rumah Untuk Pulang
Bab 8


__ADS_3

Mama tidak perduli dengan keluh kesah Mario


" kamu tetap menikah dengan Naya,tidak ada kompromi lagi,kamu harus terima semua?""


" ma coba mengerti posisi Mario" papa tiba tiba angkat bicara


" semua demi kebaikan keluarga kita"


" tapi kasian dengan Mario,coba mama yang di posisi Mario pasti akan sakit berpisah dengan orang yang di cintai"


" tidak ada keputusan mama bulat,papa atau siapa juga tidak bisa di ganggu gugat"mama menghempaskan majalah kecantikan yang di bacanya sambil berjalan ke kamarnya.Mario hanya bisa memandang saja.sedangkan papa


" sabar nak,papa coba bicara dengan mama? semoga bisa di rubah keputusan," kata papa sambil.menepuk bahu Mario.Mario hanya bisa menatap kepergian papanya.Mario.melangkah ke tangga untuk masuk kamarnya.ia menghempaskan badannya di kasur,ia menutup matanya" maafkan aku sayang,aku tak mampu berjuang,tapi yang harus kamu tahu aku menyayangimu"ucap Mario dalam hatinya hari ini capek dengan segalanya,baru tiba dari Australia langsung kekampus untuk mengikuti wisuda Rita,tapi di paksa pulang oleh mama,dan langsung di hadapkan lagi dengan pernikahan bersama Naya anak teman mama,memang ia mengenal Naya karena mereka sama sama satu sekolah bahkan sekelas,Tuhan sampai kapan rasa ini hilang,7 tahun bukan waktu sebentar waktu yang panjang waktu yang dilewati penuh liku Lika perjalanan cinta,LDR 4 tahun banyak tantangan dan godaan tapi mereka mampu melewati semuanya,dan hari ini berakhir kisah cinta mereka," aku memang laki laki lemah yang tak pernah bisa lepas dari mama,mama adalah segalanya,dan cintaku juga adalah segalanya,seperti buah simalakama aku berada diposisi itu."

__ADS_1


sementara itu Papa Mario berbicara dengan mama


" Ma, bisa bicara?" tanya Papa


" tidak ada yang di bicarakan?


" Ma mengerti lah akan kehidupan Mario?"


" tapi Ma mereka sudah pacaran sekian lama tahun,kenapa sejak awal mama tidak melarang setelah waktu berjalan mama menyuruh memutuskan?"


" karena waktu itu mama hanya ingin Mario berhasil?""


" tapi sekarang mama membuat dia akan merasa terpuruk"

__ADS_1


" sudahlah pa,semua yang mama buat adalah yang terbaik"


" semua terserah mama kalau sampai ada apa apa dengan rumah tangga mereka mama yang harus bertanggung jawab" Papa malas berdebat dengan mama karena semua yang mama katakan harus di ikuti.mama beranjak dari duduk dan ia langsung naik ke tempat tidur,langsung membaringkan badannya tidak mau berhadapan dengan papa.malas bicara papa juga tidak mau bicara dengan mama karena mama seakan akan buta dengan semuanya,tak pernah mau berusaha mengerti keinginan anaknya.karena tidak tahan papa keluar dari kamar dan menuju ke halaman belakang tak perduli dengan mama yang tidur.bersamaan dengan papa keluar dari kamar,Mario juga sampai di tangga bawa keluar dari kamarnya.


" belum tidur Rio?""


" belum pa?""


" ayo dengan papa ngopi bareng"


" ia pa" waktu menunjukkan pukul 12 malam,papa dan anak sama sama tidak bisa tidur,Mario menyedu kopi untuk mereka berdua.


" ini pa kopinya?" Mario meletakkan gelas kopi di meja.

__ADS_1


__ADS_2