Rumah Untuk Pulang

Rumah Untuk Pulang
Bab 25


__ADS_3

Pembekalan dilakukan selama seminggu,Aku telah melewati, penetapan juga telah diumumkan aku dan Amira beda desa kami desa tetangga,ku coba cari tempat yang harus aku kesana,ternyata desanya jauh juga tapi aku bersyukur bisa mendapat kesempatan ini kubuka goggle untuk mencari nama Desa Teres,desa yang terletak di sepanjang pantai desa masih termasuk desa tertinggal.aku tetap berjalan aku tidak mau di kota ini kota yang membuat luka hatiku.


" sudah siap Ri?" tanya mama saat melihatku dikamar dengan barang bawaan yaitu sebuah koper dan sebuah tas ransel


" sudah siap Ma"


" obat obatan?"


" sudah Ma"


" jadi tenaga pendidik yang baik ,selalu buat contoh untuk murid- murid,di desa murid murid masih banyak yang tertinggal misalnya dalam hal membaca,atau kamu akan hadapi orang tua yang tidak ingin anaknya sekolah jadi pandailah dalam bertutur kata,bersikap,jangan buat orang tersinggung dengan kata kata yang diucapkan,beda dengan kota anak anak sudah ditempa dengan pendidikan dasar misalnya paud jadi masuk SD mereka tidak kesulitan".mama memberikan nasihat.

__ADS_1


" Ia ma aku ingat setiap nasihat mama,dan materi yang aku dapat saat pembekalan"


" jadilah kebanggaan mama dan papa,dimanapun kamu berada doa kami orang tua selalu menyertaimu" mama memeluk diriku.tak sadar airmataku jatuh.


" terimakasih mama selalu ada untukmu"


" kamu adalah anak gadis mama yang mama sayangi kamu yang kelak akan menggantikan posisi mama" mama menghapus air matanya


" tetap kuat kamu bisa melalui semuanya" mama menepuk pundakku.Aku bersyukur karena Tuhan begitu baik sehingga masih memberikan keluarga yang sangat menyayangi dan memberikan seorang sahabat yang baik.


" ia ma" aku menarik koper pergi meninggalkan kamarku,aku melangkah keluar dari kamar.ternyata berat juga meninggalkan keluarga.ini pertama kalinya aku tinggal terpisah dengan keluarga.Papa telah menungguku di ruang tamu.kakaku dan adik ku juga ada disana.

__ADS_1


" sudah siap? tanya Papa


" sudah pa" jawabku


" baik baik di tempat orang " Kaka lelakiku berujar


" ia Kaka"


" Kaka nanti aku rindu" Si bungsu Caca menangis.


" kalau rindu kamu boleh datang ke tempat Kaka" aku mengacak rambutnya.

__ADS_1


" ayo cepat,papa pimpin dia supaya Rita jalan dengan selamat" mama menghentikan pembicaraan kami.


" mari kita berdoa supaya Rita sampai ditempat tugasnya semua boleh berjalan dengan baik" papa mulai memimpin doa.selesai berdoa aku pamit pada mama,Kaka Yuda dan Caca.sebenarnya papa ingin menyewa rental untuk mengantarku tapi aku tidak mau merepotkan mereka.biar ku nikmati perjalanan dengan bis.bis yang kunaiki sudah penuh,kulihat bapa menyusut air matanya,aku juga memalingkan wajah tak ingin melihat cinta pertamaku yang sudah menangis,menangisi anak gadisnya yang pergi merantau.selamat tinggal kota yang penuh kenangan,penuh luka, penuh suka pokoknya luka yang tak bisa disembuhkan dalam waktu dekat.tak terasa bis mulai meninggalkan terminal.aku menutup mata,airmataku jatuh.kuatkan diriku Tuhan sehingga mampu dan kuat di tempat yang baru.selamat tinggal semuanya.Aku melihat keluar dimana mana bis mulai meninggalkan kota kelahiranku,bis akan tiba sekitar 6 jam kemudian aku ingin tidur,disebelah seorang nenek yang ia begitu menikmati perjalanan,tak ada rasa kuatir sedikitpun.


__ADS_2