
Selasai makan Aku.membantu Ibu Non membereskan meja makan
" biar ibu saja"
" tidak apa apa daripada tidak ada kerjaan,makasih Bu atas masakannya"
" itu sudah tugas ibu"
" Rita kita jalan jalan selagi disini kita akan mengunjungi tempat tempat eksotis disini,dan lupakan semua yang terjadi"
" ok aku juga ingin bersenang senang"
" ayo kita jalan jalan sekitar sini setelah sore kita melihat matahari terbenam" aku mengangguk kepalaku.kita berpamitan dengan Ibu Non,perempuan setengah baya yang masih awet diusianya.aku melayangkan pandanganku begitu indah ciptaan Tuhan.
" gimana Rit? " tanya Alina sambil.memelukku
" terlalu indah"
" kita akan mengunjungi tempat yang lain untuk hari ini cukup kita sampai disini besok kita akan ketempat lain"
" aku mengikuti dirimu"
__ADS_1
" ayo kita minum es kelapa muda kebetulan udara cukup panas" Alina mengajakku ketempat orang menjual Es.
Rita dan Alina bersenang senang di Lombok,sedangkan Marco masih ragu dengan semua keputusan yang diambil.ia mengikuti keinginan mamanya,untuk menikah dengan Naya,Marco tidak bisa melawan mama karena mama mempunyai riwayat sakit jantung,itu yang membuat nya tak mampu menolak keinginan mamanya.
" gimana Marco" tanya Naya yang datang dari ruang ganti setelah melakukan fiting baju pengantin, membuyarkan lamunan Maco.Marco melihat pakaian yang dipakai oleh Naya
" bagus" itu kata yang diucapkan oleh Marco,Naya tersenyum senang,walau Marco bersikap dingin tapi ia tak bisa menolak keinginan mamanya.
" oke kak aku ambil yang ini" kata Naya kepada petugas butik yang melayani
" apa Bapak tidak mau menyamakan dengan punya Ibu Naya?"" tanya penjaga tersebut.
" baik pak,kalau begitu aku kebelakang" pamit penjaga itu.Marco menunggu Naya berganti pakaian
" ayo kita pulang" ajak Naya, Marco bangkit dari duduknya berjalan dengan malas.
" Aku tak perduli kamu mau mencinta ku atau tidak tapi aku akan berusaha untuk kamu jatuh cinta pada ku." guman Naya.setelah sampai tempat parkir Marco masuk dalam mobil di ikuti oleh Naya.
" kamu tak akan berbicara denganku" Tanya Naya,Marco menoleh ke arah Naya,dengan wajah dingin
" aku tak mengerti dengan dirimu,tega membuat hati orang terluka"kata Marco sambil menghidupkan mobil.mobil keluar dan melaju di jalan raya
__ADS_1
" Aku tak perduli" sahut Naya
" apakah kamu tidak punya perasaan?""
" tak ada"
" aku heran ada perempuan yang begitu terutama dirimu,apa kamu tahu kalau aku punya pacar selama 7 tahun?,kita satu sekolah kamu tahu aku dan Rita sudah lama berpacaran kamu datang mengacaukan semuanya" Marco menarik napasnya panjang
" seharusnya kamu sadar kalau aku dan Rita bukan baru pacaran,kamu menggunakan mama sebagai tameng untuk melawan,kamu tahu kalau aku tak bisa menentang mama,kamu pakai dasar persahabatan antara kedua orang tua kita"
"karena aku yang pantas berada disamping kamu nyatanya mama kamu tidak setuju kamu dan Rita"
" mama sebenarnya tidak apa apa sampai kamu dan kedua orang tua mu datang membuat pilihan untuk mama persahabatan,bisnis dan entah apa? apa yang kalian janjikan? jangan sampai kamu menyesal"
" aku tak menyesal"
" terserah kamu"
aku akan membuat kamu melupakan Rita dan aku adalah perempuan pilihan mamamu,karena kamu dan Rita berbeda"
Jangan lupa like dan komentar maaf banyak typo
__ADS_1