Rumah Untuk Pulang

Rumah Untuk Pulang
Bab 23


__ADS_3

" kapan balik ni?" tanya Alina


" Minggu depan,aku mau lanjut S2 disana?"


" nggak bosan belajar"


" nggak kebetulan banyak cowok cowok ganteng" sahut Nur


" di Indonesia juga banyak cowok ganteng"


" nggak mau orang Indonesia mau cari orang bule mata biru,mau rubah keturunan"


" mana ada bule yang mau sama kamu yang tinggi hanya 158"


" justru karena tinggi hanya 158 makanya saya cari yang tinggi 190 supaya anak anakku tinggi"


" menghayal terlalu tinggi?


" ya harus lah"


" Rita kamu dibawa kemana saja? Lombok itu indah apalagi pasir putihnya,terumbung karangnya? aku kepingin kesana,atau aku nyusul kalian" usul Nur


" anak durhaka kamu,masa baru datang sudah mau jalan,temani mami dulu nanti kita ketemu disana"


" ya tidak seru"


" buat seru aja"


" kamu ya Al?? Rita aku pingin peluk kamu supaya bisa bagi bebannya ke aku?

__ADS_1


" lebai deh "


" itu gunanya teman"


" Nur kita ketemu di sana setelah aku dan Alina pulang"


" jangan lama lama aku kangen"


" ia kami balik besok" jawab Alina


" aku tunggu ya?"


" ia kami balik kesana"


"ok deal aku tunggu kalian datang,selamat bersenang senang"Nur mengakhiri panggilannya.Aku menarik napas


"ganggu tidur saja,hoam " Alina menguap dan sambil kembali rebahan


" ngantuk Ri" Alina kembali menutup matanya.aku hanya menggeleng kepala melihat tingkah Alina.aku bangun dari tidurku sebenarnya masih mengantuk tapi telepon dari Nur membuat aku terbangun.ingin lanjut tidur tapi perut tidak bisa di ajak kompromi,aku melangkah keluar kamar untuk mencari makan.lapar tiada duanya.sampai di dapur ku lihat ibu Ina sedang memasak.Ibu Ina adalah penjaga villa keluarga Alina


" pagi ibu" sapaku sambil menarik kursi untuk duduk.Ibu Ina tersenyum


" baru bangun,mana Alina?""


" masih ngorok"


" kemarin kemana aja?"


" jalan jalan Bu capek,du senangnya,kapan lagi bisa kesini"

__ADS_1


" kapan aja,kalau mau kan tinggal bilang dengan Papa Alina"


" ia juga tapi setelah dari sini aku harus kerja baru lulus kuliah kemarin" aku menopang tanganku di dagu


" kalau ada waktu datanglah"


" ia Bu ,masak apa? aku bantu ya?""


" tidak usah hampir selesai,ibu buatkan teh ya, Ibu masak ikan bumbu balado dan sayur cap cai" kata ibu Ina sambil mengaduk isi kuali tersebut,harum masakan membuat cacing cacingku berdisko dalam perut.


" diminum tehnya dulu,setelah ini bangunkan Alina supaya bisa makan sama sama"


" Ia Bu" aku mengangkat gelas teh,aku minum uuu enaknya" kata ku sambil minum teh.


" Bu aku panggil Alina dulu" aku pamit pada ibu Nur yang masih mengaduk cap cay.


" sana panggil Alina supaya kita makan bersama,anak itu tidak berubah masih sama seperti dulu"


" Alina beda Bu" kataku sambil.mencomot biskuit yang di berikan Ibu Ina untuk camilan sambil minum teh.aku beranjak dari dudukku.aku naik tangga untuk kekamar,saat ku buka pintu Alina masih tidur,aku gemas melihat gayanya,ku tarik selimut dan membangunkannya.


" Al bangun ayo kita makan" aku mengucang badannya.Alina membuka matanya


" masih ngantuk Ri" katanya sambil menutup kembali matanya


" e Al jangan tidur lagi ayo kita makan" aku menarik Alina.


" ia Ri bentar,kamu ini menggangu kesenangan mimpiku" Alina menguap


" sana mandi aku tunggu bawa"

__ADS_1


" ia bawel" Alina masuk kekamar mandi dengan mata yang masih ngantuk parah.


__ADS_2