
Satu tahun berlalu, kamu berubah sangat banyak.
Sudah satu tahun lebih kami berada di dunia ini, banyak hal yang sudah kami lalu dan banyak kejadian duka kepada beberapa kelompok kami, kehilangan rekan bukan suatu yang besar untuk dunia ini. Semua orang telah berkembang terus keatas, hanya meninggalkan saya yang masih sangat lemah ini dengan terus menyembunyikan sebuah fakta yang tidak bisa saya katakan.
Selain teman-temanku tidak ada orang yang terus mendampingiku, mereka sangat memandang rendah ketika saling bertemu, mencemohku hingga bermain fisik terjadi, hanya bisa pasrah meratapi nasib yang begitu menyedihkan yang saya alami. Bagi orang yang sudah tidak berguna sepertiku mungkin sudah disingkirkan oleh kerajaan sejak lama, tapi masih ada orang yang melindungiku membiarkan saya tetap menjalani keseharian disini dan itu membuatku mulai memahami perasaanku padanya.
「Flare kenapa kamu melamun.」
"Ah" Dia muncul dihadapanku, ternyata orang yang saya pikirkan sekarang di depanku, setelah satu tahun dia semakin berubah menjadi perempuan yang feminim dan cantik, tapi penampilan jangan sampai menipumu, dia merupakan seseorang yang kuat diantara kami semua bahkan kemampuannya sudah sangat jauh meninggalkan yang lainnya.
Entah sejak kapan perasaan ini muncul, tapi saya sering merasa sangat hangat dan tenang ketika bertemu dengannya, dia sangat melindungiku dengan apapun yang terjadi dan saya sangat bergantung padanya hingga sekarang, sayangnya saya tidak akan pernah bisa menyusulnya. Kami sedang duduk setelah bekerja menyelesaikan tugas, saya masih punya kegiatan yang bisa dilakukan yaitu menyiapkan makanan dan membawa barang, dapat dikatakan saya merupakan seorang babu tapi saya senang dapat berguna.
「Bu-bukan apa-apa. Hanya saja tidak terpikirkan bahwa kamu sekarang orang yang melindungiku. Kebalikannya dari saat kita sebelum datang kesini.」
Saya sedikit gugup ketika harus berbicara dengannya, tapi bagus bahwa saya tidak harus mengejarkan tugas ini sendirian, masih sama seperti saat itu kami semua berkumpul menjadi satu kelompok dengan tambahan beberapa orang yang bernasib dengan kemampuan yang lemah, hampir sama denganku tapi sayangnya saya lebih bernasib tidak beruntung dari mereka. Wajahku memanas tanpa sebab, saya tahu ketika reaksi ini muncul kepada seseorang yang kamu sukai sangat dekat denganmu.
Walau begitu saya sangat menikmati waktu yang dihabiskan bersama, dia merupakan seseorang yang sangat periang dan bersemangat dari dunianya yang sebelumnya, dia dengan mudah menjalin hubungan dengan orang-orang dan statusnya sangat tinggi untuk kerajaan ini, dia dipilih menjadi salah satu ksatria suci yang menguasai berbagai bidang, dapat dikatakan bahwa dia merupakan kepala pasukan ksatria. Sangat membanggakan bahwa dapat berteman dengannya, saya juga sempat berpikir untuk semakin dekat dengannya jika bisa, tapi itu sangat memalukan ketika saat mengingat saya pernah memperlakukannya sangat kasar, apalagi saya sedikit agak tidak suka jika harus menurunkan harga diri nantinya.
「Ini sudah kesepuluh kalinya pada bulan ini kita bisa menyelesaikan tugas yang diberikan oleh raja. Bagaimana kalau kita pergi untuk merayakannya.」
Semua orang berteriak kegirangan, kami merupakan kelompok yang sangat sukses diantara yang lainnya, banyak kekurangan memang tapi bagus sekali bahwa semuanya dapat melakukan kerja sama dengan sangat baik dan saling melengkapi untuk menutupi lubang anggota antara kelompok kami.
「Em... Sepertinya saya dan Fera tidak bisa mengikuti pestanya. Ada yang ingin kami lakukan maaf.」
「Eh... Tapi kenapa Aster kita-... Baiklah.」
Dia menatapku dengan sangat memohon, saya tidak dapat menolak dia yang seperti itu. Mereka segera mulai berjalan meninggalkan kami, saya tidak tahu kenapa tapi mereka berdua rasanya lebih dekat dari yang saya kira, apa ada sesuatu yang sedang mereka sembunyikan, apa mungkin itu.... Tidak, tapi memang benar bahwa Aster dan Fera sangat jarang berkumpul dengan kami, waktu yang dihabiskan dengan kami tidak tahu semakin lama semakin sedikit, padahal ada sesuatu yang ingin saya katakan nanti jika mempunyai waktu yang tepat.
「Saya juga tidak akan ikut... Sudah ada janji yang saya buat setelah misi selesai.」
Kembali lagi orang yang pergi, saya sangat tahu jika Liona memang dari dulu mempunyai gerak-gerik yang aneh, dia tidak termasuk ksatria suci tapi saya yakin kekuatan hampir setara dengan anggota mereka, dia dengan mudahnya mengatasi pertarungan yang sulit apapun disetiap tugasnya. "Huh" Sepertinya memang sekarang sudah berbeda dari dulu, rasanya memang tidak menyenangkan jika harus berpisah jalan, tapi memang sudah jadi pilihan mereka, saya ikut senang jika memang begitu.
__ADS_1
Kami semua berjalan menuju sebuah toko, tempat ini lumayan terkenal di ibukota, banyak pengunjung yang sering datang entah lama atau pendatang baru, kami sudah menjadi pelanggang tetap ditoko ini, cita rasa yang diberikan sangat membekas dihati kami.... Semua orang yang berada disini juga sudah akrab, kami seperti keluarga dan sering berkumpul beberapa minggu sekali, kami berpesta hingga menjelang malam. Berjalan dengan terhuyung karna mabuk meminum banyaknya minuman berakohol, kepalaku pun sangat pusing saat berjalan.
「Yah... Sepertinya kami akan berpisah disini. Sampai jumpa di kemudian hari.」
Kami tanpa sadar telah melintasi gereja, Lidia dan saudaranya merupakan orang gereja, entah kapan mereka menjalin hubungan dengan dekat tapi saya sering melihat mereka sangat dekat dengan beberapa orang gereja, mungkin karna sebelumnya mereka merupakan seorang penganut kerohanian yang sangat ketat, keluarganya sangat taat dengan agama dan rajin beribadah ketika saat di dunia, sangat patut dijadikan sebagai contoh.
.... Kami berpisah sesampainnya dipenginapan, kerajaan sudah tidak mau mengampu kami yang tidak berguna, kami hanya bisa hidup dari uang yang dihasilkan dari tugas yang diberikan oleh raja. Saya tinggal dipenginapan yang lumayan kumuh, hanya ini tempat yang dapat saya jangkau harganya, satu koin emas sudah dapat membuatku tinggal dipenginapan ini selama 3 bulan penuh, sedangkan biaya untuk tugas dari raja saya sering mendapat satu koin perak, dan satu koin emas setara sepuluh koin perak.
Saya memasuki kedalam ruangan istirahat, sudah waktunya mengakhiri hari yang melelahkan ini, saya akan memanjakan diri dengan istirahat lebih cepat daripada hari sebelumnya, menunggu hari baik yang akan terjadi besok.
^^^[][][][]^^^
Saya berjalan dipagi hari yang cerah, suasana di ibukota seperti kota tidak pernah tidur, semuanya ramai sejak tadi malam bahkan tidak ada kata istirahat dalam kamus ibukota, saya masih bisa bersikap ramah kepada orang disekitar, mereka tidak terlalu buruk daripada orang dalam kerajaan. Sekarang adalah hari dimana semua kelompok untuk berkumpul, sepertinya sudah waktunya bagi kerajaan untuk melepaskan kami bertarung dengan para iblis yang dikatakam, sekaligus saya berharap jika mereka mempunyai caranya mengembalikan kami.
.... Situasi di dalam kerajaan sangat mencengkam bagiku, salah satu sebagai orang 'buangan' dan mungkin yang masih bertahan, tidak ada yang mengetahui rahasia ini bahkan raja tidak bertindak jika memang mengetahuinya. Karna diriku yang tidak ada perkembangan yang besar atau lebih tepatnya tidak bertambah menjadi dianggap remeh oleh teman sekolah saja bahkan para pelayan juga meremehkanku, bahkan mungkin mereka akan menganggapku sebagai budak, sudah tingkat status manusia paling rendah, mereka tidak mempunyai kebebasan untuk mengurusi urusan pribadi dan mungkin hidup mereka sudah tidak berguna lagi, untung saja bahwa saya mempunyai teman yang sangat mudah diandalkan, sebenarnya tidak sedikit juga yang menjadi budak, mereka merupakan orang yang terusir dari kerajaan sebelumnya nasib sama denganku.
Sekarang saya berkumpul dengan orang-orang yang lumayan banyak, berada barisan dengan orang yang dekat denganku, mereka memang baru akrab dengan kami semua tapi saya percaya bahwa mereka orang yang baik, terkadang mereka berlima sering membantuku saat-saat sulit. Tapi saya tidak dapat melihat dimana keberadaan yang lainnya, terutama Aster yang merupakam ketua kelompok ini seharusnya dia pertama nampak disini.
Jadi kami bertarung tanpa mereka, sepertinya tidak ada kesempatan untuk menang, apa kami akan dijadikan sebagai umpan untuk pasukan sebenarnya, apa mereka semua termasuk dalam pasukan itu, sangat sedih mengetahui jika saya sangat jauh dari jangkauan mereka tapi senang juga jika mati untuk keselamatan mereka. Saya akan segera untul bersiap, mungkin tidak akan besar kesempatan untuk menang tapi jika bekerja sama mungkin bisa mengulur waktu agar bisa dapat batuan nanti.
「Flare... Saya sangat menyesal mengatakan ini tapi saya berharap bahwa kamu keluar dari kelompok ini... Tanpa adanya mereka kamu hanya akan menjadi beban untuk kami. Saya tidak ingin mati hanya karna melindungi orang lemah seperti itu... Sudah menjadi kesepatan bersama.」
"Eh" Apa yang dikatakannya, kenapa saya merasa sangat berbeda melihat mereka seperti ini, apa yang salah dariku, hingga perkataan yang mereka keluarkan begitu, mungkin saja mereka sedang bercanda denganku.
「Haha... Kalian pasti bercanda-kan.」
「Jangan tertawa. Saya mengatakan ini dengan sangat serius. Tanpa mereka kamu hanya akan sangat membebani kami saat bertarung. Kemampuan kami tidak sebanding dengan mereka jika harus melindungimu tapi sangat hebat jika harus melindungi sendiri. Sekarang kamu akan kami keluarkan selama mereka tidak kembali dalam kelompok. Kami juga tidak ingin penghasilan kami harus dibagi padamu yang tidak melakukan apapun. Kami tidak serendah hati mereka... Sampai jumpa Flare.」
"Ah" Mereka berjalan meninggalkanku tanpa harus mendengarkan apa yang ingin saya katakan, padahal saya sangat percaya jika mereka merupakan orang yang sangat baik, apa saya telah salah menilai seseorang sekarang, saya rasa setelah kedunia ini-.... Bukan setelah mengetahui perasaanku kepada Aster rasanya sifatku lebih polos, sangat mudah dimanipulasi hingga ditipu oleh mereka yang berpura-pura baik, sepertinya teman-temanku sudah mengetahui niat mereka tapi mereka masih menghormati dan menghargaiku sebagai teman hingga berpura-pura tertipu, jadi saya yang menjadi sangat bodoh. Cinta dapat membodohkanmu.... Rasanya sangat membuatku terpukul, tidak ada yang memperdulikan keberadaanku, saya berjalan tanpa arah dilorong yang tidak saya kenal.
「Fera. Aster. Maaf membuatmu menunggu lama.」
__ADS_1
Suara dari pembina Nero dan sepertinya dia sedang berbicara dengan Fera dan.... Aster. Saya bersembunyi ditiang lorong mengawasi dari jauh apa yang mereka lakukan, apa benar jika Fera dan Aster memang telah berpihak kepada kerajaan. Tapi kenapa saya merasa sangat buruk tentang pertemuan ini, apalagi setelah melihat Aster yang tersenyum sangat senang berjumpa dengan pembina Nero, tidak mungkin jika dia menyukainya.... Tidak mungkin Aster merupakan orang yang sangat waspada jadi itu tidak lah mungkin.
「Hump... Tidak seharusnya untuk membiarkan seorang perempuan menunggumu. Apalagi jika dia merupakan kekasihmu.」
Apa maksud dari kata kekasih, mungkin telingaku salah mendengar, mungkin saja dia tadi mengatakan itu sebagai sebuah candaan untuk seorang yang sangat dekat, dia tidak mingkin seorang yang mudah sekali mencintai orang lain.
「Apa kalian tidak mau juga menganggapku sebagai kekasihmu juga. Kamu memang selalu pilih kasih terhadap Aster.」
Benarkan bahkan Fera mengatakan seperti itu, mungkin ini sebutan untuk teman dekat di dunia ini tidak mungkin mereka telah menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih, bahkan mereka bisa seakur begitu.... "Eh" Kenapa tangannya bisa menyentuh tubuh Fera dan Aster, dan tidak ada balasan apapun dari keduanya, dia menyentuh berbagai tempat hingga ketempat yang tidak boleh disentuh, saya ingin maju kesana tapi tubuhku tidak bisa bergerak.
"Ngh" Dapat saya dengar suara ******* keluar dari mulut mereka, sentuhan itu semakin intens dari sebelumnya.
「Aster bagaimana jika saat ini Flare mengutarkan perasaannya kepadamu.」
「Apa yang kamu katakan... Cium saya.」
Kenapa dia dengan mudahnya mengatakan hal itu, tapi saya sangat tertarik dengan apa yang dia katakan jika saya menanyakan hal itu, apa dia akan menerimaku, tapi saya pasti senang walau tahu jika dia sudah pernah menjadi milik orang lain.
"... Tapi jika memang benar. Saya tidak akan mungkin menerimanya karna saya adalah milikmu kak Nero.」
"Thump" Sangat sakit mendengar apa yang dikatakan olehnya, air mata menetes dimataku, tubuhku sangat lemas dan pikiranku sangat kacau, dalam keadaan itu saya berjalan keluar dengan sedikit terhuyung, entah kenapa saya merasa sangat berat dan sesuatu memanas didalam tubuhku. Dalam keadaan tersebut saya sempat melihat raut wajah terkejut dari Fera dan Aster tapi beda dengan pembina Nero yang tersenyum melihat kedatanganku.
「Bagaimana dengan jawaban perempuan tersayangmu ini. Setelah dibuang oleh kelompokmu sekarang sudah tidak dibutuhkan olehnya. Lebih baik kamu menghilang saja.」
「Ah Aster... ini bukan.」
"Chup" Dia menyium Aster tepat di depanku, French kiss yang dilakukannya sangat dia nikmati, kenapa Aster dibuatnya menjadi semacam ini, saya tidak akan memaafkannya. Tapi yang terpenting sekarang adalah akan saya pastikan untuk merebut semua miliku, tubuhku sudah tidak bisa saya kendalikan dan sepertinya kesadaranku mulai menghilang.
...ーAuthor Timeー...
X: Volume pertama sudah selesai dan mohon maaf dalam ceritanya yang masih kurang, X mengerti netorare yang X berikan belum bagus, X sudah berusaha yang bagus karna dikejar waktu rilis dan ingin segera mengambil hari libur sebentar, dalam beberapa bulan ini X terlalu fokus pada novel yang satunya yang menghabiskan banyak waktu daringku, jadi novel ini seperti panic day untuk menghiburku dalam menulis. X akan berusaha yang keras agar ceritanya akan bagus di volume berikutnya, bukan bulan depan tapi pasti ada nantinya, ditunggu saja karna tema ceritannya akan berganti scene.
__ADS_1