
Mobil Doni berhenti di pinggir hutan jauh dari penduduk dia turun dari mobil nya....baru lima langkah Doni keluar dari mobil "duar......mobil meledak Doni terpental jauh dari mobil ke bahu jalan karna efek api yang membesar,nyawanya masih tertolong...
polisi yang mengikuti nya dari belakang mobil sontak memundurkan mobil.kemudian memarkirkan mobil mereka...tidak ada korban jiwa hanya saja semua yang ada di dalam mobil hancur seketika...
untung saja gawai masih di saku Doni,,alat satu-satunya yang bisa melacak keberadaan nafsa...
Doni di tolong oleh beberapa polisi..."anda tidak apa-apa pak"??sambil memapah Doni ke dalam mobil polisi..."Allah maha adil masih melindungi saya,Trimakasih ya Allah"!!Doni menatap ke atas,..
terimakasih pak anda telah membantu saya,kata Doni yang saat itu mengoleskan obat be*d*n ke lengan nya..saat terpental Doni mengalami goresan ringan terkena bahu jalan ...yang membuat lengan nya terluka..polisi memadamkan api dengan alat seadanya setelah selang beberapa waktu,...
setelah api mengecil....
kepala polisi Rio berkata"pak ini adalah percobaan pembunuhan,kami memeriksa di bagian bawah mobil terdapat bom peledak..."!!
Doni pun terheran siapa orang yang tega melakukan ini,,
selama ini menurut diri nya dia tidak mempunyai musuh"!!..
__ADS_1
"mari kita melanjutkan perjalanan"ajak Pak Rio...
semua anak buah pak Rio masuk kedalam mobil dan melanjutkan perjalanan kedalam hutan...
benar saja di dalam hutan tersebut bisa di lewati mobil hanya saja jalanya sangat terjal ...
banyak bebatuan,dan tekstur tanah nya pun licin,berlumpur...
dengan susah payah rombongan polisi dan Doni berusaha melintasi hutan...dan ditemukan nya sebuah bekas pabrik gula pasir dimana nafsa berada,
pabrik itu sangat besar dan terdapat be berapa cerobong asap...
cat yang mengelupas...dan terlihat jelas banyak pohon-pohon tua di sekeliling pabrik tersebut...
para polisi berpencar,mencari keberadaan nafsa ...
Doni yang saat itu sudah memakai rompi anti peluru...walaupun tangan nya agak tergores seakan tidak di perdulikan nya...saat itu yang dia pikirkan hanya lah istri tercinta...dia sangat mengkhawatirkannya...
__ADS_1
setelah berkeliling para polisi akhirnya menemukan Erick ..
Erick yang saat itu terkejut kenapa bisa ada polisi di tempat itu...karna setau nya nafsa tidak pernah bisa menghubungi pihak polisi dan Doni,karna nafsa tidak membawa gawai.... sama sekali...dan tidak ada alat apapun yang di bawa nafsa kecuali pakaian yang dikenakan....
Erick membuka ikatan nafsa dan mengalungkan tangannya ke leher nafsa seraya menodongkan pistol ke kepala nafsa menyuruh diri nya berdiri...polisi pun mendobrak pintu"gubrak...."!!
mereka semua melihat nafsa sudah berada dihadapan Erick yang saat itu bersiap-siap menarik pelatuk pistol...
"jangan....lakukan itu Rick,dia istriku..kenapa kau begitu tega apa salah ku padamu..."??
"salah mu banyak Don,kau telah merebut nafsa dariku..."!!
"aku yang lebih dulu mengenal nafsa,kau pun tau itu,"!??..
"seharusnya kau tau Don aku juga mencintai nafsa"!!kata Erick..
Doni sengaja mengajak Erick bicara agar lengah..dan polisi bisa meringkus nya dengan cepat...tapi Erick sangat lah cerdik...
__ADS_1
mata nya waspada ....dia melihat semua rombongan polisi...dadanya berdegup kencang...nafsa mendengar nya dengan jelas...nafsa berbisik"kau takut kan"??