
Sudah lima hari diva di Sandra...akhir nya dia menyerah,
tubuh nya terkulai lemah kurang energi,ya dia sengaja tidak di beri makan selama itu anak buah Doni kemudian merekam pembicaraan diva,
"Aku disuruh Erick memberikan obat perangsang kedalam minuman Doni,Erick memberiku uang 200juta,untuk menjebak Doni agar bercinta dengan ku....walaupun di jeruji besi tapi Erick masih bisa berkeliaran dengan memberi sejumlah uang kepada kepala sipir agar dia bisa berjalan-jalan sekedar menghilang kan penat,dia pun menyuruh tukang AC untuk memasang CCTV di kamar Doni dan nafsa,yang bisa terhubung langsung di gawai nya.dan juga sesekali mengamati rumah mereka dari kejauhan,Erick sebenarnya orang baik tapi karna nafsa dia menjadi Saiko dia bisa melakukan apapun untuk memisah kan mereka berdua,aku adalah wanita bayaran nya,jika dia sedang bosan dengan masalah hidup nya dia akan menceritakan nya kepadaku,kami pun acap kali melakukan hubungan intim,karna menurut ku asal Erick memberiku uang apapun akan aku berikan,di dunia ini hanya uang yang membuat diriku bahagia,hahaha,!kemudian anak buah Doni melepas diva tanpa bersyarat seperti suruhan Doni,yang di butuhkan hanya bukti rekaman,"pak bukti sudah saya kirim,!!"Doni kemudian membuka gawai nya dan mengepal kan tangan nya ke kaca mobil..
💦💦💦
__ADS_1
Doni kemudian melihat nafsa di dekat kantor nya entah apa yang dia lakukan,dengan sigap Doni menggendong istri nya dengan cepat masuk ke mobil,dia tahu pasti bila di minta baik-baik nafsa akan berteriak kencang,kebetulan disekelilingnya banyak orang yang sedang berlalu lalang,beberapa pasang mata menatap kearah Doni dan nafsa.melihat keanehan yang terjadi,nafsa menjerit keras untung saja dia tidak pernah amnesia,dia masih ingat betul kalau itu suami nya,andai saja itu orang lain mukin nafsa sudah mengeluarkan jurus mematikan,nafsa hanya terdiam membisu,!!begitu juga Doni saat di dalam mobil,keheningan terasa begitu menusuk hati mereka,selama pernikahan ini baru dua kali mereka seperti ini,saat nafsa membohongi dirinya kalau dia ternyata bisa bela diri,dan sekarang tentang kebohongan Doni yang lebih pastinya belum ada waktu yang tepat untuk mengungkap kan semua nya karna belum ada bukti kuat untuk melakukan pembelaan.
💦💦💦
Nafsa masuk ke kamar dan mengunci pintu dari luar,Doni pun mengekor di belakang nafsa,semua asisten rumah tangga menyaksikan pertengkaran mereka dari lantai bawah,mereka tidak ingin mencampuri urusan majikan nya,mereka kembali ke dapur melanjut kan pekerjaan,
"sayang aku akan jelas kan semua nya ini tidak seperti yang kau lihat,semua ini jebakan Erick"!!sambil mengetuk pintu.
__ADS_1
"nafsa tidak berkata apapun dia hanya menangis sejadi -jadinya di dalam kamar,Doni berlari ke lantai bawah dan mencari kunci cadangan yang ada di lemari bufet,dia berlari lagi kelantai dua dan membuka kamarnya,menemui istrinya di atas ranjang sedang tengkurap dagu nya di lapisi bantal,air matanya tumpah begitu deras nya!terlihat jelas mata nya sembab,bibir nya memerah,Doni pun menyuruh istri nya untuk melihat rekaman Vidio yang ada di gawai nya,sebenar nya nafsa enggan tetapi saat Doni memohon dengan kesungguhan hati,akhirnya nafsa mau.
hati nafsa sekarang sedikit tenang walaupun dia merasa jijik dengan Doni"betapa kau menikmati nya saat itu"?sambil menatap tajam ke arah doni"sayang aku pun tak menyadari semua itu,semua di luar kendali ku"!
"masih ingat kah persyaratan itu yang mas beri saat aku membohongi mu"!!jangan pernah berbohong kepadamu,jangan pernah menyembunyikan apapun kepadamu,jangan melakukan apapun tanpa seijin mu,dan mas bilang mas takut jika aku terluka,masih ingat kah"??
"iya sayang aku ingat semua nya"!!"tapi apa yang mas lakukan kepadaku"??"ini khilaf sayang,saat itu aku terpengaruh obat perangsang yang diberikan diva"!!
__ADS_1
"beri aku waktu aku belum bisa mema'afkanmu,
"sa'at ini aku ingin sendiri mas"!!..