Sahabatku Mencintai Kekasihku

Sahabatku Mencintai Kekasihku
episode 29


__ADS_3

Nafsa hampir melupakan semua kesalahan Doni,kini hidup nya hanya di sibuk kan oleh putri semata wayang nya.


Di setiap kesempatan Doni selalu mengambil perhatian nafsa agar dirinya memaafkan kesalahan nya waktu itu,dengan tetap meletakan kotak perhiasan yang didalam nya berisi kalung berliontin huruf D,di atas meja rias agar setiap nafsa merias wajah nya di meja tersebut dia bisa melihat kotak tersebut berubah pikiran dan berinisiatif mengenakan nya kembali.


Syafa kecil bermain bersama nafsa di kamar,Syafa termasuk bayi yang aktif,saat ini dia sedang gemar berjalan dan memegang apapun yang ada di hadapannya di usianya yang menginjak dua tahun lebih,dia selalu saja ingin tahu benda apa pun yang ada di hadapannya terkadang sampai nafsa kualahan bermain dengannya.


"Ma..Agus..Agus.."!!


entah apa yang dikatakan Syafa,nafsa saat itu sedang berdiri kearah jendela dan membuka gorden,dia belum melihat kearah Syafa.


"Iya sayang .."!


setelah selesai membuka gorden barulah nafsa menoleh kearah Syafa.


Nafsa menitikan air mata sa'at Syafa memegang kotak perhiasan tersebut,dia mengingat kembali saat papah nya pertama kali menyatakan cinta,moments romantis tersebut tidak akan pernah di lupakan nafsa.


"Ma,ma,ma.."!!


Lamunan Nafsa terbuyarkan dengan panggilan Syafa,


kemudian Nafsa menaruh Syafa di atas ranjang dan meminta kotak perhiasan tersebut dengan lembut,dan nafsa membukanya kemudian mengenakan kalung tersebut,kemudian mengajak Syafa untuk duduk dipangkuan nya di depan cermin,nafsa fokus melihat ke kalung tersebut dan Syafa seolah ingin memegang kalung tersebut,nafsa memegangi tangan Syafa agar tidak bisa meraih kalung tersebut.


"Sayang ini pemberian ayah mu,ini saksi perjalanan cinta kita"!.


Entah mengerti atau tidak tapi nafsa sering mengajak bicara anak nya itu,karna menurut nya Syafa selalu mendengarkan dan terdiam tanpa reaksi apa pun saat mamanya nya bercerita, seolah paham dengan apa yang dikatakan mama nya.

__ADS_1


Ya nafsa bukan tipe bayi rewel,Syafa kecil bisa di bilang jarang menangis dia termasuk anak yang mudah mengerti bila di ajari sesuatu,mudah memahami seolah dirinya sudah besar.


💦💦💦


Doni pulang dari kantor dan sa'at itu Syafa baru selesai mandi,


Syafa kecil menghampiri,papah nya yang duduk di sofa.


"Cantik nya papah dah mandi ya"??


Syafa bergelayut manja duduk di pangkuan papah nya,Doni kemudian mengajak ke kamar untuk mencari nafsa,nafsa yang hanya mengenakan handuk di tubuh nya melihat anak dan suami nya sudah bermain di atas ranjang,Doni menatap ke arah istrinya dan tersenyum dalam hati nya bergeming.


"Terimakasih ya Allah akhirnya nafsa mau memakai nya lagi"!


"Dah pulang mas"?"dah sayang kebetulan hari ini aku gak lembur karna meeting ditunda besok pagi,klienku mendadak ada hal penting.."!


Nafsa mengambil pakaian ganti dari lemari dan berlalu ke kamar mandi,tiba-tiba Syafa kecil tertidur pulas mukin karna kelelahan dari tadi siang bermain dengan nafsa.


Nafsa yang sudah mengenakan pakaian keluar dari kamar mandi dan menaruh Syafa ke box bayi kemudian menyelimuti anaknya.


"Sayang,aku mencintaimu"!!


Nafsa menatap Doni seolah mengacuhkan nya,kemudian berdiri di depan jendela kamar,Doni mendekat dari arah belakang dan membalikan tubuh istrinya dan memaut bibir istrinya dengan mesra,nafsa tidak menolak karna itu biasa di lakukan Doni,agar nafsa mema'afkan nya.


tanpa membalas bibir nafsa hanya terdiam pasi,dan melepas kan pautan suaminya,sikap nafsa selalu dingin dia hanya bersikap baik selayak nya memenuhi kewajibannya sebagai seorang istri,ya ini ujian bagi Doni tapi diri nya tak akan pernah menyerah,dia tetap mencoba untuk memperbaiki semuanya.

__ADS_1


"Sayang terimakasih akhirnya kamu mau mengenakan kalung itu lagi"!!.


"Ini semua karna Syafa,bukan karna mu"!.


Doni menggendong tubuh istri pelan ke ranjang,sengaja membuat nafsa semakin marah dan memegangi kedua tangan nya,Doni memautkan bibirnya lagi agar nafsa semakin marah,entah apa yang dipikirkan Doni kini drinya seperti kerasukan,di lanjutkan memberi nafkah batin kepada nafsa,nafsa hanya pasrah menerima sesekali dirinya menolak tapi itu kewajiban nya sebagai istri.


"Sayang kau pun mencintai ku,aku tau itu sudah lah hilang kan semua amarahmu kepadaku"??


Mereka tidur di ranjang,berhadapan,nafsa hanya menatap suaminya tanpa reaksi apapun,dan akhir nya bibir nya mengeluarkan kata-kata.


"Aku mema'afkan mu"!sambil meneteskan air mata..


"Untuk kedepan nya,jangan pernah kau seperti ini lagi aku tidak kuasa menahan kesakitan di hatiku,karna sikap dingin mu"!


"Iya mas,asal kau berjanji tidak melakukan itu lagi"!


Nafsa terus saja mengatakan itu seolah Doni menyadari melakukan hubungan intim dengan diva,saat itu.


Padahal berkali-kali menjelas kan bahwa diri nya dalam pengaruh obat perangsang.


Tapi wanita memang ditakdirkan selalu benar para lelaki harus mengiyakan semuanya agar wanitanya senang,kunci nya adalah bersabar dan mengalah.


"Iya aku yang salah,ma'afkan aku sayang"!.


Doni menyerah seraya mengiyakan,asalkan nafsa tidak marah berkepanjangan,dirinya sudah lelah diperlakukan seperti ini,merindukan nafsa yang dulu.

__ADS_1


__ADS_2