
Usia kandungan nafsa kini menginjak delapan bulan,sebentar lagi dia melahirkan setelah kejadian waktu itu hubungan nafsa Doni agak sedikit goyah,nafsa kini jarang sekali berada di rumah,dia menginap di apartemen mengajak ketiga asisten untuk menemaninya,nafsa sangat bahagia mesti ada sedikit luka yang tergores didalam hati ketika mengingat kejadian itu,
dia tetap tersenyum,bukan karna Doni melainkan karna calon bayi nya,dia harus kuat menjalankan semuanya,di hati kecil nya sebenar nya nafsa sudah melupakan dan memaafkan Doni bagai manapun itu bukan salah Doni seutuh nya,tetapi dia tidak terima Doni melakukan hal itu kepada diva,,entah apa yang ada di benak nafsa hati nya yang lembut kini begitu keras kepada Doni,
"ah sakit,Mbak Lia tolong"!!Lia yang saat itu ada di dekat nafsa,dengan sigap mendekat tubuh nya ke samping nafsa..
"ibu kenapa.."??"Lia perut ku sakit sekali,tolong panggil ambulans"!!nafsa merintih kesakitan,memegangi perut nya..
Tia dan dini yang berada di dapur berlari kearah majikan nya,
"kenapa Lia,apa yang terjadi"??tanya dini panik..
__ADS_1
"ibu tiba-tiba kesakitan,aku mau telpon ambulans"!seketika mereka semua bingung harus berbuat apa,setelah beberapa menit ambulans tiba,Lia dan dini menemani nafsa kerumah sakit,sedangkan Tia menyiapkan pakaian majikan nya dan menyusul belakangan,Tia baru ingat kalau Doni belum di hubungi tapi dia takut di kira lancang oleh nafsa karna tidak bertanya terlebih dahulu,"aku harus telpon pak Doni,karna bagaimanapun dia suami Bu nafsa,jadi kalau ada apa-apa kami tidak disalah kan"!!bergeming dalam hati,sambil memasukan beberapa potong pakaian kedalam koper!
"Pak Bu nafsa kini di Rumah sakit karya bakti dekat apartemen,bapak harus segera datang,sepertinya Bu nafsa akan melahirkan"!!
pesan dikirim ke nomor majikanya,Doni membuka gawai nya seraya terkejut melihat pesan tersebut,memanggil sekertaris nya"semua meeting ditunda dulu entah sampai kapan karna saya mau kerumah sakit,istri saya mau melahirkan".!
"baik pak,"!!kemudian Doni meninggal kan sekretaris tersebut..
💦💦💦
Sesampai di rumah sakit nafsa langsung di bawa keruang bersalin karna air ketuban nafsa sudah pecah,didampingi Lia dan dini tetapi mereka disuruh menunggu diluar,,
__ADS_1
dari kejauhan majikan nya datang "dimana ibu"!!"ibu di dalam pak"!jawab dini menunjuk ke salah satu ruangan yang bertuliskan ruangan bersalin,Doni masuk begitu saja..
"saya suami nya dok"!Doni bertemu dokter di dalam ruangan..
Doni mengecup kening istri nya dan memegangi tangannya memberi dukungan untuk nafsa,nafsa merintih kesakitan "mas sakit banget"!!"sabar sayang kamu harus kuat demi anak kita"!
ini sudah bukaan lengkap kata dokter,dokter memberi arahan kepada nafsa,agar tidak panik"ibu harus mengejan kuat apa bila kontraksi ya,sebelum nya ibu harus menarik nafas dan mengeluarkan nya pelan"!!nafsa menganggukan kepala dan mengikuti instruksi tersebut,kontraksi pun tiba dengan satu kali tarikan nafas,nafsa mengejan dengan kuat di iringi teriakan seraya menahan rasa sakit dan bayi kecil mungil pun lahir dari rahim nya,"alhamdullilah"!!semua suster dan dokter tersenyum"selamat ya pak,buk,bayinya perempuan!"Doni pun mencium kening istrinya"sayang bayi kita,perempuan"!!nafsa terkulai lemas,sambil tersenyum rasa sakit yang dirasakan terbayar sudah"!!bayi mungil itu di bersihkan menggunakan handuk kemudian di balut kain bedong motif,suster memberikannya kepada Doni untuk meng adzan kan bayi tersebut,"dokter menekan nekan perut nafsa untuk mengeluarkan plasenta yang belum keluar dari rahim,meringis menahan rasa sakit gumpalan darah seperti hati se besar telapak tangan pun keluar,suster menaruh nya di wadah,karna plasenta ini nanti nya akan di cuci dan dikubur di rumah mereka,dokter membersihkan bibir rahim nafsa,dan memberi nya obat be*a**n,kemudian menempelkan kain kasa"sudah bersih ya Bu,gak di jahit karna masih bagus soalnya bibir rahim nya"!!iya dok terimakasih"!"dokter berdiri meninggal kan mereka semua karna pekerjaan nya selesai,dan hanya Ter sisa para suster yang berjaga,"pak nanti bayi nya di tidur kan di dada ibu nya ya,apa bila ingin minum asi langsung di kasih aja,walaupun asi belum lancar tidak apa-apa,nanti lama kelamaan asi akan terangsang keluar dan lancar dengan sendiri nya,"baik sus"!
Doni menjawab instruksi suster..
suster kemudian membersihkan alat bekas persalinan,kemudian mereka pun pergi berjalan keluar ruangan.
__ADS_1