Sahabatku Mencintai Kekasihku

Sahabatku Mencintai Kekasihku
Episode 31


__ADS_3

Laki-laki itu tersungkur ke lantai kamar,tatapan matanya mengarah ke nafsa dengan tajam,kemudian dia tetap melancarkan aksi nya dengan mendekap erat tubuh nafsa hingga membuat diri nya seolah kehabisan nafas,


"Lepas kan aku,laki-laki kurang ajar apa mau mu"?


Laki-laki itu tidak melepaskan dekapannya,nafsa meronta,


tapi apa daya laki-laki itu sangat kuat entah kenapa nafsa seakan mengenali aroma parfum miliknya,dia teringat dengan Erick,tapi kenapa wajah nya berbeda sangat mirip dengan Doni tapi postur tubuh nya berbeda dengan suami nya.


"Diam,rasakan dekapan ku sayang,aku sangat mencintai mu tubuhmu"!


Laki-laki itu menciumi leher nafsa,nafsa hampir kelelahan tubuh nya lemas tapi dia tetap berusaha untuk melepaskan diri,rasanya menjijikan laki-laki itu begitu bernafsu seperti hewan buas.


Doni memasuki kamar matanya terbelalak melihat istri nya telah disentuh orang lain,dia mengambil lampu tidur disebelah ranjang dan memukul kan ke arah laki-laki tersebut,laki-laki itu melepaskan dekapan nya kemudian berlari melewati pintu belakang sambil memegangi kepalanya yang meneteskan darah segar.

__ADS_1


Nafsa menangis dan berlari ke arah Doni,mereka kemudian duduk di atas ranjang,nafsa menceritakan semuanya,suaranya berat air mata bercucuran dan tangan nya mengusap bibir dan leher karna laki-laki itu sempat menciumi anggota tubuh tersebut.


"Mas aku mau pulang"!.


Doni mengusap air mata istri nya,dan memeluk istri nya erat.


mata Doni memerah,dalam hati nya berkata kalau dia akan membalas semuanya.


"Sayang kita akan mencari tahu siapa dia,kita harus tetap disini"!!


Nafsa mengeraskan suara tangisan nya semakin pecah saat Doni menyuruh dirinya tetap berada di tempat itu seraya menolak,tapi Doni tetap meyakinkan akan menemukan laki-laki tersebut,kemudian Doni mengambil gawai disaku nya dan menelpon pihak hotel tentang hal yang baru saja terjadi,mereka berdua meminta pihak hotel untuk memperlihat kan rekaman CCTV di luar kamar,benar sajatir ternyata laki-laki itu adalah tamu hotel juga dan memesan kamar tepat di sebelah kamar mereka,kemudian doni meminta daftar nama tamu,ya benar saja di situ terdapat nama Erick dan tanda tangan nya pun sama dengan Erick.


Doni terkejut kenapa Erick berubah wajah apa ini hanya sebuah kebetulan nama mereka sama atau memang sudah direncanakan.

__ADS_1


💦💦💦


Doni dan Nafsa kembali kerumah mereka berdua sudah berjanji untuk tidak membicarakan apa yang terjadi kepada orang tua maupun mertua mereka masing-masing.


Karena takut nya mereka semua khawatir,mereka berdua sengaja langsung menuju rumah,dan menyuruh beberapa bodyguard untuk mengecek seluruh sudut rumah apakah ada hal yang mencurigakan,setelah selesai barulah mereka berdua menjemput Syafa dan tiga asisten mereka dirumah orang tua Doni.


"Sayang kmu kangen mama ya"??


Nafsa menggendong Syafa kemudianmenciumi pipi gembil,anak gadis nya..


"Mama.. maem"!


Tia mengambilkan makanan syafa dan menyuapi nya.

__ADS_1


Nafsa berbincang-bincang dengan orang tua Doni,Denisa menaruh kepalanya di pangkuan nafsa seperti biasa Denisa selalu senang bermanja-manja bila bertemu nafsa, menanyakan kabar mereka di sana dan sebagai nya.


Doni tetap sibuk Dengan laptop teras samping rumah dekat kolam renang,bukan karna sibuk karna pekerja'an tapi Doni sibuk mencari tahu siapa laki-laki yang bernama Erick tersebut,beberapa informasi dari bodyguard kalau dia mengoperasi plastik seluruh wajah nya mirip dengan Doni.


__ADS_2