
Tinggal menghitung hari pesta pertunangan Doni dan nafsa akan segera di langsungkan....tapi Erick belum juga mengambil hati nafsa sama sekali,bukan karna dia tak mampu mengungkap kan perasaan nya dengan paksa,tapi karna dia masih menganggap Doni sebagai sahabat nya acap kali dia mengurungkan niat untuk melampaui batasan nya...
semua jurus tebar pesona yang dia punya sudah habis tidak tersisa dan nafsa pun tak kunjung membuka pintu hatinya untuk Erick...karna sejatinya nafsa hanya mencintai Doni...
tidak untuk kali ini ..
💦💦💦
Pagi itu erick menjebak nafsa agar bisa bertemu,dengan alasan masalah acara pertunangan harus ada perwakilan dari pihak calon tunangan untuk memilih menu catering,kebetulan Doni sedang sibuk,ada beberapa pekerjaan ayah yang harus dibantu oleh Doni karna ayah harus pergi ke luar kota sementara waktu dan akan kembali lusa.
tapi bukan nafsa kalau tidak se cerdik yang dikira Erick..
__ADS_1
Erick mengira nafsa adalah gadis lugu,seperti yang di bicarakan Doni dan Doni pun tidak tau kalau calon tunangan nya adalah pelatih takwondo di tempat kuliah,nafsa menyembunyikan semua nya dari Doni dan keluarganya.
dia tidak mau dianggap perempuan tangguh,justru di depan Doni dia selalu bermanja-manja seakan takut dengan segala hal..termasuk dengan hewan yang satu ini,pernah satu ketika nafsa dirumah Doni,dia membantu ibu Doni memasak di dapur tiba-tiba datang se ekor tikus dari arah gudang,,bak artis profesional dia berteriak se jadi-jadi nya...hanya untuk menjelas kan pada keluarga kalau dirinya penakut,dan butuh di lindungi...ya itu lah sifat nafsa gadis tangguh yang juga tidak menghilang kan kodrat nya ...sejatinya wanita adalah tulang rusuk yang harus dijaga dan di lindungi dengan baik.
💦💦💦
Tibalah nafsa di tempat yang dituju,ini bukan tempat catering yang di janjikan tapi ini adalah seperti rumah yang lama tidak ditempati walaupun lantai teras rumah bersih tapi,terlihat ada banyak debu yang masih menempel di dinding luar rumah,kaca jendela nya pun besar dan lebar,tempat ini sangat luas bahkan bisa memuat dua puluh orang dirumah tersebut,banyak tanaman tidak terurus rumput di teras rumah pun menjulang tinggi menambah kesan angker..
nafsa mengetuk pintu "tok tok tok tok!! assalamualaikum.."?? nafsa mengucap salam...ternyata benar Erick sudah berada di dalam rumah itu dia membuka pintu dengan cepat,tanpa membalas salam Erick menyuruh nafsa langsung masuk"masuk naf "!!kemudian Erick menutup kunci rumah dengan cepat,"kok gak ada orang selain kita mana tukang catering nya"?kata nafsa sambil mengamati sekeliling...
Erick kemudian berjalan kearah nafsa dengan sigap dia menghadap kan nafsa kearah nya,"naf ini semua tidak ada urusan nya dengan catering,aku hanya ingin kau mendengar kan isi hatiku bahwa aku mencintai mu melebihi Doni"!.....
__ADS_1
nafsa menepuk tangan dengan keras..hingga tertawa terbahak bahak seakan ada yang lucu"sudah ku duga dari awal kita bertemu"!sorotan mata mu menunjukan hal busuk yang ada di hatimu...."!!Erick heran kenapa nafsa tidak seperti yang selama ini dia kenal,,dia memiliki sikap yang tegas dalam bertutur kata,dan pemberani tidak seperti biasa nada bicaranya pun sangat lantang,dengan sigap Erick memeluk nafsa mukin dia mengira nafsa akan menyambutnya dengan hangat,tapi apa yang di dapat nafsa menarik tangan Erick dan membanting nya ke lantai kemudian dia memberikan bogem kepada Erick tidak lupa dia menendang Erick dengan keras,karna pintu rumah terkunci nafsa kemudian mengambil kursi dan memecah kan kaca rumah dan dia keluar dari rumah dengan cepat sebelum Erick berdiri,untung taxi yang di tumpangi nafsa masih setia menunggu,karna sebelum masuk rumah nafsa berpesan kalau ada teriakan atau hal yang tabu..harap sopir itu menolong nya tidak lupa nafsa pun merekam percakapan mereka di gawai nya,,sopir taxi mengendarai mobil nya dengan cepat...kerumah nafsa.
sesampai di rumah,nafsa mengobati luka nya yang terkena serpihan kaca ...di bantu ibu..
Doni pun meluncur dengan terburu-buru mendengar tentang perlakuan Erick kepada calon tunangan nya.."sayang kenapa bisa begini ."?Doni menyesali persahabatan nya,ternyata Erick laki-laki jahat,licik,pecundang..
dan nafsa jadi korbannya dia tidak mengira Erick se tega itu..
"tunggu pembalasan ku"!kata Doni sambil mengepal kan tangan..di arah kan ke kakinya yang sedang duduk di samping nafsa.."ini tidak sakit kok cuman luka sedikit"!!kata nafsa yang sedang ber baring di sofa .."dah ...nafsa kan gak apa-apa kata ibu nya,,"!!kamu gantiin ibu ya ...ibu mau ke belakang sebentar,...ibu berjalan menuju dapur..."Doni memberi obat cair warna coklat ke tangan nafsa yang Ter gores luka"!!
💦💦💦
__ADS_1
Akhirnya hari pertunangan tiba....