
Setelah memberikan sejumlah uang kepada Tia,Doni duduk di dekat ranjang dimana nafsa dan Beby Syafa berada.
"Sayang mereka semua asisten Yang baik,mukin kalau bukan karna Tia aku tidak akan tau kau dirawat disini"!kata Doni sambil menatap istrinya,dia sengaja berkata seperti itu agar nafsa menyadari nya.
"Mas,luka yang tergores belum begitu kering,jadi jangan mulai pertengkaran lagi"!jawab ketus nafsa yang masih memendam amarah.
mereka hanya terdiam,saling pandang.
💦💦💦
Nafsa dan bayi nya kini di pindah ruangan tidak cukup jauh dari ruangan bersalin,Mereka berada di ruangan VIP,terlihat jelas di dalam ruangan terdapat televisi,kulkas kecil,satu ranjang dan ada sofa berukuran besar yang bisa di duduki lima sampai enam orang,di sana juga terdapat lemari berukuran sedang dan tidak lupa terdapat kamar mandi di dalam ruangan tersebut.Nafsa tidak begitu banyak bicara kepada Doni,tapi jelas sekali dia masih menyayangi Doni,acap kali tanpa sepengetahuan Doni,nafsa memandangi suami nya,tiba-tiba pandanganya buyar sesaat setelah mendengar suara salam dari balik pintu.
__ADS_1
"Assalamualaikum"!.Di iringi suara ketukan pintu,"walaikumsalam masuk jawab nafsa"!."Surprise"!.
Suara riuh,kebahagian terpancar dari mereka semua,Ya ayah ibu nya dan juga mertua tidak lupa Denisa,mereka semua masuk kedalam ruangan.
Denisa yang tadi nya tidak begitu menyukai kehamilan karna nafsa,karna dirinya takut nafsa tidak akan memberi kasih sayang lagi kepada nya,tapi setelah melihat bayi kecil,imut,dan cantik dia sangat ingin mencium nya bahkan ingin menggendong nya,Bu Fitri mengendong Beby Syafa dengan lembut"Akhirnya kita jadi nenek ya jeng"?kata nya melihat ke arah besan nya,yang sama -sama sedang berdiri berdampingan,para ayah pun tersenyum melihat cucu mereka,meluap kan kebahagian di ruangan tersebut,
ruangan sangat ramai,seakan ada reuni keluarga.
💦💦💦
walaupun pagi hari dia harus ke kantor tapi dia rela begadang di malam hari untuk menjaga buah hati nya,lama kelamaan hati nafsa pun mulai mencair,dia meminta maaf atas keegoisan nya kepada Doni tentang semua Masalah waktu itu,
__ADS_1
Doni yang selalu memaklumi kondisi nafsa,mukin karna nafsa sangat mencintai dirinya hingga membuat nafsa bersikap seperti itu terhadap diri nya,hubungan mereka berangsur membaik.
Rumah Doni dan nafsa kini di jaga oleh beberapa bodyguard,
setiap tiga hari sekali sudut ruangan termasuk kamar doni dan nafsa di periksa oleh mereka,itu semua atas suruhan Doni dirinya tidak mau ada hal yang tidak di inginkan seperti waktu itu.
💦💦💦
Dua tahun berlalu dengan cepat Beby Syafa kini sudah bisa berjalan,balita mungil ini sangat pintar bicara,walaupun kata-kata yang dikeluarkan dari bibir nya terkadang tidak di mengerti oleh Doni dan nafsa.
Syafa balita tumbuh di lingkungan keluarga yang sangat menyayangi nya,kakek nenek nya pun selalu mengunjugi Syafa,apapun yang di minta cucu kesayangan mereka pasti di turuti terkadang nafsa dan Doni melarang mereka karna merasa Syafa terlalu di manjakan,tetapi apalah artinya dengan semua ini itu hanya lipan kasih sayang dari kakek dan nenek nya kepada cucu mereka.
__ADS_1