Sahabatku Mencintai Kekasihku

Sahabatku Mencintai Kekasihku
episode 27


__ADS_3

Ya,bayi mungil itu berjenis kelamin perempuan,bayi kecil itu di beri nama Dea marsyafa,Beby Syafa mirip dengan wajah nafsa bibir nya,mata nya,hidung nya pun semua milik ibunya,seakan melihat kembar identik,setelah di adzan kan ditaruh nya Beby Syafa di dada nafsa,tubuh mungil itu menempel hangat,seakan merasa nyaman di dekat ibu nya.


Kain yang di gunakan untuk membalut Beby Syafa di lepas Doni dan di biarkan membalut punggungnya saja, Beby kecil tersebut di tempel kan di dada ibunya,seakan mengerti kalau itu ibu kandungnya Beby tersebut merasakan kehangatan dan kenyaman dari tubuh ibunya,sesekali Beby tersebut seakan mencoba mencari ****** ibu nya.


"Oek...oek.."Beby Syafa menangis dengan keras,tubuh nafsa yang tadi nya berbaring kini berubah posisi duduk di bantu Doni,karna nafsa belum begitu banyak menggerakkan tubuh,pasca melahirkan rahim nya masih mengeluarkan darah segar,maka dari itu dia sangat berhati-hati sekali memperlakukan tubuh nya.Beby Syafa pun di gendong perlahan kemudian diberi asi,walaupun belum lancar tetapi asi pertama kali sangat lah bagus untuk kekebalan tubuh Beby Syafa,seakan merespon Beby Syafa menikmati asi ibu nya,Beby syafa tertidur pulas.


Suster kembali masuk kedalam ruangan"Bu Beby nya tidur ya"??Sambil menggendong baby Syafa dan menaruhnya ke box bayi di sebelah nafsa,dan menutup kembali tubuh Beby Syafa dengan balutan kain,"Nanti kalau sudah tiga jam ibu akan saya pindah keruangan,dan bapak bisa ikut saya untuk mengisi beberapa formulir"!!ajak suster melihat kerah Doni,


sambil mengganti lambaran yang dipakai nafsa,kemudian membungkus nya ke plastik dan membuang nya ke tempat sampah"Baik,Bu.."!!,jawab Doni.


Suster meninggal kan ruangan,Doni mencium kening nafsa "Aku tinggal sebentar ya sayang"!!nafsa menganggukan kepalanya.


Walaupun dalam hati nafsa merasa masih menyimpan sakit hati kepada doni tapi dia berusaha untuk memaafkan semua kesalahan Doni,dia mencoba ikhlas dengan semuanya.

__ADS_1


Karena sekarang yang di prioritaskan adalah Beby Syafa.


Sekarang Nafsa sudah menjadi ibu dan Doni menjadi ayah mereka harus mengesampingkan ego mereka masing-masing.


Lia dan dini pun masuk keruangan,"Bu gimana keadaanya"? tanya dini sambil memegangi lutut nafsa"baik kalian belum lihat Beby Syafa kan"??sambil menengok ke box bayi.


Wah cantik sekali kata Lia,"Imut banget,kata dini ,"Tia kemana kok blum datang"??


"Tadi dia bilang dia akan segera datang Bu,dia datang belakangan karna harus membawa pakaian ibu dari apartemen"!Selang beberapa menit tia mengetuk pintu sambil mendorong koper warna silver."Masuk kata nafsa,"Bu gimana kabar nya,maafkan saya Bu tadi di jalan macet"!"Baik Tia,kamu bawa semua baju Beby yang ada di dalam lemari kecil gak"?.


"Dea marsyafa,cantik kan namnya kaya Beby nya"!!sambil tersenyum.


"Iya Bu bagus banget dan cantik,kayak nya dek Syafa mirip ibu banget"!!masak sih"??kata nafsa.

__ADS_1


"Iya Bu bener kata MB Tia"!dini urun bicara.


"Kan Beby bisa berubah rubah wajah nya sampai dewasa"!!


kata nafsa sambil melihat ke arah Tia yang sedang menggendong Syafa.


Mereka semua seperti keluarga,nafsa pun tidak pernah mengagap mereka asisten melainkan seperti saudara perempuan nya,tetapi walupun begitu para asisten pun tidak se enak nya,mereka tetap menjaga etika dan sopan santun terhadap majikan mereka.


"Bu kakek dan nenek dek syafa belum dikabari seperti nya, tadi pak Doni datang dengan raut wajah panik mendengar ibu mau melahirkan"?tanya Lia sambil menata pakaian didalam lemari kecil,"Tia apa kamu bawa tas kuning di dekat lemari,di dalam nya ada gawai ku"?Sepertinya iya Bu,tadi saya taruh di bagian koper sebelah kanan"!"Lia memberikan tas tersebut kepada nafsa.


Nafsa mengambil gawai dari dalam tas,kemudian mengirim pesan di grup keluarga"Sekarang ayah dan ibu sudah menjadi kakek dan nenek,Denisa juga jadi Tante,kemudian nafsa men-share lokasi diri nya berada saat ini,dengan ditambah emoji bahagia,nafsa sengaja langsung mematikan gawai agar mereka semua terkejut,dan langsung datang menemuinya.


Kehebohan terlihat jelas di grup keluarga,para nenek dan kakek bertanya bila.bla.bla.dan juga Denisa,,tanpa ada jawaban sama sekali membuat mereka semua memutuskan kan cepat datang ke rumah sakit,satu.mobil berbarengan.

__ADS_1


Doni membuka pintu,Tia menaruh Beby Syafa di samping nafsa,kemudian para asisten memutuskan untuk berpamitan membeli makanan,mereka sengaja meninggalkan majikan nya berdua saja,karna mereka tau hubungan majikan nya baru saja membaik,dan memberi waktu untuk sekedar berbincang-bincang,ya setelah kejadian itu nafsa jarang sekali satu rumah dengan Doni,dia memilih untuk menetap di apartemen bersama ketiga asisten nya,Tia memberi kode kepada Lia dan dini untuk meninggalkan ruangan."Bu pak,kami mau ke kantin,karna perut kami keroncongan dari tadi belum makan"!!Mereka menatap kearah nafsa dan Doni"!Doni mengeluarkan dompet dan memberi sejumlah uang untuk mereka,"Pak tidak usah,gaji kami sudah cukup untuk sekedar buat beli makanan"!!Jangan menolak rejeki,saya berterimakasih kepada kalian karna kalian asisten rumah tangga yang baik dan sigap,dalam kondisi darurat seperti tadi kalian mengambil keputusan dengan tepat membawa istri saya ke rumah sakit degan cepat,entah apa yang terjadi bila kalian tidak ada,akhirnya tia menerima uang pemberian majikanya,sebagai perwakilan,mereka meninggalkan ruangan.


__ADS_2