
-Dari pertemuan yang tidak di sengaja, menjadi awal dimana kisah cinta kita terbentuk-
Roy, Kent, Revan sedang bersantai di taman belakang sekolah sembari bercanda ria.
mereka bertiga sedang bolos jam pelajaran, mereka satu kelas kecuali Kent sendiri.
"Eh denger denger besok selasa akan diadain kemah?" ucap Kent memulai pembicaraan.
"Iya katanya gitu" balas Revan. Roy hanya diam saja mendengarkan pembicaraan mereka berdua.
sampai bu Rina menghukum ketiga cowok tersebut karena ketahuan bolos pada jam pelajaran.
ketiga cowok tersebut, di hukum berdiri di bawah tiang bendera sambil hormat sampai jam istirahat.
"Ck ketahuan kita" ucap Kent sembari mengelap keringatnya yang sudah mulai bercucuran.
"Iya, baru kali ini kita ketahuan sama guru" balas Revan.
"Roy lu ngomong dong, jangan diem bae" ucap Kent sembari menatap Roy.
"Gue ga mood ngomong" ucap Roy. "Lu ada masalah?" tanya Revan. Roy menggeleng.
Saat mereka asik berbincang di bawah teriknya matahari, mata Kent tak sengaja tertuju pada Gadis yang sedang berjalan tergesa gesa sambil membawa kertas di tanganya.
"Kalian kenal gadis itu?" tanya kent sembari menunjuk Gadis tadi menggunakan jari telunjuknya.
Roy dan Revan menyipitkan matanya. "Oh itu Adiba" balas Revan saat metahui gadis yang di tunjuk Kent.
__ADS_1
"Manis ya" puji kent kepada gadis tersebut. Revan pun memukul kepala kent pelan.
"Sakit ****" Ringis kent sambil memegangi kepalanya. "Lu jangan dekati dia, dia anak baik baik" ucap Revan.
"Iyaiya, gue ga akan dekati dia" balas Kent. Revan mengangguk. "Tapi boong" ucap Kent sambil menunjukan wajah konyolnga kepada Revan.
Revan gemas, kemudian menjitak kepala Kent lagi, Kent pun mengaduh kesatikan.
Roy yang merasa terganggu itu pun membuka suara. "Kalian berdua bisa diem kagak?".
Kent dan Revan pun menghentikan perkelahian kecil tersebut, saat mendengar ucapan Roy.
Bel Istirahat
"Besok Kalian kemah bawa apa aja?" tanya Kent kepada kedua sahabatnya.
"Kalau gue sih sama kayak Roy" balas Revan. "Oke berarti kita bertiga kompak" ucap Kent.
"Gue mau bawa rokok juga" ucap Roy. "Lu ****? nanti kita bisa ketahuan!" balas Revan.
"Kalau ngga ada yang ngaduin pasti ga bakal ketahuan" ucap Roy santai. "Terselah lu Roy" balas Revan.
Pulang sekolah
Roy merebahkan tubuhnya di sofa ruang tamu. "Udah pulang?" tanya Fira, Mamah Roy.
"Udah mah" jawab Roy mengubah posisinya menjadi duduk. "Besok kamu kemah kan?" ucap Mamahnya memulai topik.
__ADS_1
Roy mengangguk. "Jaga adab disana, jangan buat onar" ucap Fira. "Iya mah" balas Roy.
"Kamu udah nyiapin buat besok?" tanya Fira. Roy menggeleng. "Kok belum sih? Kamu siapin sekarang, besoknya tinggal berangkat" suruh mamahnya.
"Nanti malam aja mah, Roy capek" balas Roy.
Malam Harinya
Roy masih belum menyiapkan perlengkapan untuk kemah besok.
Roy memilih untuk bermain game di ponselnya. "Welcome to mobile legend" itulah suara yang keluar dari ponsel Roy.
Fira membuka pintu kamar anaknya. dilihatnya, anaknya sedang bersantai di pinggiran kasur.
"Kamu belum nyipain?" tanya Fira. "Nanti mah lagi seru nih" jawab Roy sambil mengotak atik ponselnya.
Fira pun menutup kembali pintu kamar anaknya. "Defeat" Roy langsung melempar ponselnya ke kasurnya.
dia kalah main game. mata Roy sayup sayup, kemudian Roy mengantuk.
Pagi harinya
Roy sedang pusing menyiapkan barang barang yang akan dia bawa ke kemahnya hari ini.
"Mah baju Roy mana" ucap Roy. walaupun Roy di luar rumah tampangnya ganas dan badboy, Tapi berbeda cerita kalau sudah didalam rumah.
"Ini loh" balas Fira sambil meletakan baju Roy kedalam koper. "Makanya, Mamah kan sudah bilang siapin awal awal biar ngga berantakan kayak gini" ucap Fira.
__ADS_1
"Iya mah, Roy minta maaf Roy salah".