
-Laki laki yang sudah melakukan kesalahan, tapi tidak mau bertanggung jawab. adalah laki laki pengecut-
Adiba sedang menunggu Roy diparkiran. Tak lama Roy pun datang.
"Lama nunggunya?" tanya Roy, Adiba menggeleng. "Yaudah ayo masuk".
mereka berdua pun masuk kedalam mobil Roy. Tidak ada percakapan di antara mereka berdua di mobil.
Mobil Roy berhenti di salah satu mall yang ada di jakarta. "Ngapain ke mall?" tanya Adiba tidak paham.
"Udah ikut aja" balas Roy kemudian menggenggam tangan Adiba.
Roy dan Adiba masuk kedalam mall. kemudian Roy membawa Adiba ke toko peralatan bayi. "Ngapain kesini?" tanya Adiba. "Beli baju buat dedek bayi" jawab Roy.
Adiba melepaskan genggaman tanganya. "Kan belum ada hasil yang buktiin aku beneran hamil apa nggak" ucap Adiba.
"Makany habis ini kita beli testpack" balas Roy sembari memilih baju bayi. Adiba menarik tangan Roy keluar dari toko perlengkapan bayi.
"mending kita beli testpack dulu aja, liat hasilnya" usul Adiba. "Oke kita beli test pack dulu.
Roy dan Adiba pun keliar dari mall. kemudian Roy melajukan mobilnya menuju apotek terdekat.
"Lo disini dulu, gue aja yang beli" ucap Roy. Adiba pun mengangguk.
__ADS_1
Roy kembali dengan membawa testpack di tanganya. "Nih simpen" suruh Roy sembari memberikan Alat Testpack tersebut.
Roy pun melajukan mobilnya, kali ini mobil Roy berhenti di supermarket.
"ngapain lagi?" tanya Adiba. "Ayo turun" suruh Roy.
Adiba pun turun. tangan Adiba lagi lagi di genggam oleh Roy.
Roy berhenti di rak susu. Roy mengambil susu ibu hamil kemudian memberikanya kepada Adiba.
"Aku gak mau minum susu" tolak Adiba. "Harus mau, demi kebaikan dedek bayi kita" balas Roy.
"Nih pegang, gue yang bayar" ucap Roy. Adiba dan Roy pun masuk kedalam mobil.
Rumah Adiba
"Ini kan rumah lo?" tanya Roy memastikan. Adiba mengangguk.
"Makasih" ucap Adiba sebelum keluar dari mobil. "Bentar" cegah Roy sambil memegang tangan Adiba.
Adiba menoleh ke arah Roy. "Gue mohon sama lo, besok sikap lo ga boleh kayak tadi!" ucap Roy.
"Lo harus bersikap seolah olah tidak ada masalah" Sambung Roy. "Masih aku usahain" balas Adiba kemudian keluar dari mobil Roy.
__ADS_1
"Adiba pulang" ucap Adiba saat membuka pintu rumahnya. "Pulangnya kok telat? ada apa sayang?" tanya Sari, Bunda Adiba.
"Em, tadi Adiba piket dulu Bun" alibi Adiba. "Yasudah kamu sekarang mandi, habis itu makan" suruh Sari.
Adiba pun berjalan ke arah kamarnya. mengeluarkan sekotak susu ibu hamil, dan alat testpack.
Adiba memandangi barang tersebut bergantian. Adiba ingin mencoba alat testpack tersebut, tapi ia masih takut.
Adiba pun memutuskan untuk menyimpanya dulu di lemari pakaian, ia selipkan kedua barang tersebut disana.
dilain tempat. "Roy pulang" ucap Roy saat sampai di rumahnya. "Eh anak mamah udah pulang" ucap Fira, Mamah Roy.
"Iya mah" balas Roy. "Kok telat pulangnya?" tanya Fira. "Biasa mah, kumpul dulu tadi" alibi Roy.
mata Roy mengintari seluru sudut rumahnya, tapi ia tidak menemukan apa yang dia cari.
"Cari papah? papah belum pulang, nanti malem baru pulang" ucap Fira mengerti apa yang di cari Roy.
Roy pun berjalan ke arah kamarnya. menaiki anak tanga satu persatu.
Roy masuk kedalam kamarnya yang bercat dinding putih abu abu.
Roy merebahkan tubuhnya di kasurnya. Ia masih mengingat kejadian yang menimpanya pada malam itu.
__ADS_1
kalau saja malam itu dia tidak memilik dare, hidupnya pasti tidak akan serumit ini.
kemudian Roy pun mandi, setelah itu ia memilih untuk tidur.