SANG DEWA MALAM

SANG DEWA MALAM
Chapter 1 :"kematian seorang ibu"


__ADS_3

Disebuah gubuk yang terbilang tidak layak ditempati ada seorang anak laki laki yang duduk melihat pemandangan. Anak itu berumur 9 tahun, Berambut hitam,dan bermata layaknya langit malam.


Seorang wanita yang tidak terlihat muda lagi memiliki wajah yang sangat cantik layaknya dewi,wajah yang tak kunjung menua sedikitpun dengan rambut yang sama seperti anak itu. Datang menghampiri sang anak laki laki itu dan berkata "yu'er,sedang apa kamu duduk disitu...nak?"


Sang anak itu bernama Shi Yu,anak ke dua dari kaisar Xin Yuan yang memimpin kekaisaran icen. Shi yu meskipun anak kedua dari kaisar Xin Yuan,dia tetap adalah anak dari seorang selir yang tak dianggap sama sekali oleh kaisar maupun rakyat.


Kaisar Xin Yuan sama sekali tidak menganggap adanya anak itu,yaitu Shi yu karena tak mencintai wanita itu atau bisa dibilang ibu dari shi yu,selir pertama Shi Youn.


Shi yu, bahkan tak diberi nama belakang yang sama dengan kaisar. Karena kaisar membenci anak itu,karena merusak hubungan nya dengan permaisuri nya.


Namun, sang ibu yaitu selir pertama kekaisaran icen mengerti akan hal itu dan membawa anak itu bersama dirinya,menamai dia dengan nama belakang dirinya lalu pergi jauh dari kekaisaran karena di asing kan,mereka tinggal di pengasingan yang sangat dingin bahkan tempat tinggal yang tak layak untuk ditempati.


Tak ada makanan,mereka hanya bisa memakan makanan seadanya. Anak itu tak dibiarkan belajar beladiri dari kekaisaran icen,karena alasan yang sama sekali tidak masuk akal.


"Ibunda...yu,hanya melihat indahnya pemandangan walau disini hanya ada hamparan salju..." Jawab shi yu kepada ibunya Shi Youn.


Shi Youn pun menyambung "jadi...yu'er. ingin melihat hamparan rumput dan bunga bunga tidak.... atau pemandangan yang indah. Ada danau,ada juga lembah lembah,hutan hutan kemarau...."


"Mau...yu mau ibunda...tapi bukannya ibunda bilang kita sedang dalam pengasingan. Jadi tidak bisa pergi ke mana mana".


Shi Youn pun membalas dengan nada menyemangati "yu'er...percaya lah. Suatu saat nanti atau bahkan sekarang entah besok atau lusa...ibunda yakin yu'er bisa melihat hal hal yang ibunda sebutkan tadi...."


"Benarkah...kalau begitu yu bisa tenang" kata Shi yu sambil tersenyum.


Lalu anak dan ibu itu pun saling memandang bulan dimalam hari,melihat betapa indahnya bulan saat malam hari.


Saat ditengah malam Shi Youn bercerita tentang berbagai pengalaman pengalaman nya,namun tiba tiba semua lilin yang menyala di gubuk mereka tiba tiba tiba mati begitu saja tanpa ada hembusan angin.


Shi Youn pun berbicara dalam hati 'apakah...itu mereka?,atau para pesuruh kaisar ?,Begitu cepat nya engkau yang mulia memutuskan untuk membunuh kami berdua....'


"Yu'er,bangun nak....kita pergi dari sini diam diam"


"Ada apa ibunda? Ini masih sangat malam...." Tanya Shi yu kepada ibunya.


Shi Youn pun menjawab "tidak nak..ini bukan waktunya mengatakan ini masih sangat malam....kita harus pergi menjauh dari sini"


"Tapi kita tinggal Disni...."


"Sudah ikuti ibunda..." Kata Shi Youn sambil menarik dan mengendong Shi yu didalam dekapannya.


Shi Youn pun berlari keluar dari gubuk itu dengan mengendong Shi yu dalam dekapannya, berlari ditengah hamparan salju yang begitu dingin.


Shi Youn pun berlari begitu cepat hingga akhirnya ia terjatuh. Namun ia pun berdiri kembali.


Tapi hal yang tidak disangka sekelompok orang yang terdiri dari 50 orang berpakaian pasukan rahasia kekaisaran pun mengepung shi Youn dan Shi Yu.


"Berani sekali kalian menghalangi ku... menyingkir" kata kata Shi Youn membuat 10 orang dari pasukan kekaisaran terbuang jauh kebelakang.


Yah, meskipun Shi Youn adalah seorang wanita dia tahu beladiri dan tenaga dalam.


"Ternyata benar dia adalah pembawa bencana..." Kata salah seorang dari pasukan kekaisaran.


"Hei...kau wanita. Berani sekali kau melukai pasukan ku...." Kata seorang pria dengan nada dingin,siapa lagi kalau bukan kaisar Xin Yuan.


"Yang mulia...." Jawab seluruh pasukan sambil berlutut kecuali Shi Youn.


Shi Youn yang melihat kedatangan kaisar Xin Yuan pun berbicara "kenapa kau ada disini yang mulia?


"Aku Disni bukan hak mu untuk Bertanya" jawab kaisar Xin Yuan dengan dingin.


Kaisar Xin Yuan memiliki rambut berwarna perak dengan bola mata berwarna biru langit.


"Yang mulia,bukan kah kau memutuskan untuk mengasingkan diriku dan anak ku?" Tanya shi Youn.


Kaisar Xin Yuan pun menjawab " tapi sudah kubilang pengasingan bukan berarti selamanya pengasingan....aku datang kesini ingin melihat Anak yang kau lahir kan itu untuk terakhir kali" sambil menunjuk Shi yu.


Shi Youn pun langsung berbicara kasar "jangan berani berani kau menunjuk jari mu kepada anak ku..yang mulia".

__ADS_1


"Oh ...kau sungguh sangat kejam selir pertama...."


"Diriku... tidak kejam yang mulia jika kau mau memberikan sedikit cinta kepada anak ini,tapi ternyata diriku salah karena begitu mencintai sampah yang bahkan rela membunuh anak dan salah satu istrinya..."


"KAU...."


"Saya yang mulia,saya tidak akan segan segan untuk membunuh mu, jika dirimu yang sampah itu menyakiti anak ku ini...saya sudah sangat salah mencintai seseorang yang bahkan tak pernah membalas cinta yang begitu tulus dari diriku.....aku salah karena masuk kedalam lingkungan kekaisaran yang penuh dengan begitu banyak permasalahan internal dan eksternal. Saya tak akan mau melihat cinta busuk mu, jika anda menyesal yang mulia" sambung Shi Youn dengan tatapan yang siap membunuh.


Kaisar Xin Yuan yang mendengar itu pun tertawa "hahahaha.....aku yang salah karena memberikan kesempatan untuk dirimu menjadi istri ku dan mengandung darah daging ku. Hingga diri mu iri dengan permaisuri ku yang aku cintai dengan segenap hati...ku"


Dug...Dug.....bunyi jantung Shi youn yang terasa berat setelah mendengar perkataan dari kaisar Xin Yuan membuat dirinya geram dan berkata "bukannya dirimu yang mulia kaisar yang menarik ku dalam cinta membunuh mu itu...diriku sangat bodoh....karena hal yang namanya cinta...." Lalu mengeluarkan sebutir bening di pipinya.


Shi yu yang mendengar pertengkaran antara ibunya dan seorang pria pun berkata "ibunda... kenapa ibunda menangis? Apa kah yu buat salah ibunda?"


"Tidak yu'er...kamu tidak buat salah...yang salah adalah ibunda yang mencintai pria kejam tak punya hati"


Shi yu yang masih kecil pun memandang sang kaisar Xin Yuan dengan tatapan meneliti,Xin Yuan yang melihat anak itu pun berkata dalam hati 'apakah itu anak yang perempuan itu lahir kan.....sungguh sangat tidak terduga bahwa anak itu mewarisi rambut dari ibunya serta matanya berwarna seperti langit malam sungguh sangat indah....'


"Apa yang kau tatap yang mulia!" Tanya Shi Youn kepada kaisar Xin Yuan.


Lalu menurunkan Shi yu ke tumpukan salju lalu menyerang Xin Yuan.


Serang yang begitu cepat namun kalah melawan kaisar Xin Yuan,kaisar Xin Yuan pun berkata "aku...sudah berubah pikiran...aku tak akan jadi membunuh dirimu dan anak mu ...kecuali aku membawa anak mu itu...."


Shi Youn pun menjadi sangat ketakutan apalagi Dengan ancaman dari ibunda dari kaisar Xin Yuan bahwa dirinya dan anaknya tak diterima dalam kekaisaran ini ' jika kau menginjakkan kaki maka diriku akan membunuh anak mu' Shi Youn pun berbicara "saya tidak butuh belas kasihmu yang mulia" dengan tatapan tak meminta ampun walau dirinya terlihat pucat.


Kaisar pun menyuruh salah satu pasukannya untuk menyerang Shi yu dengan pedang,Shi Youn yang mendengar itu pun langsung membelalakkan matanya lalu seketika pedang yang akan menusuk jantung Shi yu pun terhenti oleh sebuah halangan yaitu tubuh Shi Youn.


Kaisar Xin Yuan yang melihat pedang menusuk perut Shi Youn dari belakang pun,hanya bisa terdiam dan melihat Shi Youn yang penuh darah sambil memeluk anaknya.


Shi yu yang melihat ibunya tertusuk oleh Pedang pun bertanya "ibunda... kenapa?"


"Yu'er...ibunda tidak bisa berlama lama lagi...dengarkan ibunda nak..... sekarang umur mu 9 tahun.... kubur lah ibunda ke pedalaman lembah yang ibunda sering ceritakan saat yu'er ingin tidur...disana tunggulah 6 tahun didepan makam Ibunda....hingga saat nya tiba penderitaan mu akan terbebas...ibunda janji saat itu ibunda akan menceritakan semua nya.... tentang identitas ibunda yang sebenarnya padamu...."


"Ibunda....hiks...hiks..."


"Ibunda tidak boleh lelah....yu, tidak mau sendiri....yu benci pria itu...hiks...hiks...." Kata shi yu sambil memeluk ibundanya.


Shi Youn yang mendengar anaknya mengatakan itu pun menyambung "yu'er...jangan seperti itu...janganlah kau benci kepada ayahmu...janjilah kepada ibunda mu nak...bahwa kau tidak akan membenci ayah mu ...janjilah..."


"Tapi...ibunda pria itu...dia...yang membuat mu terluka....hiks hiks"


"Jangan berkata pria itu...dia adalah ayahmu...nak,ibunda sangat mencintai nya....yu'er..." Sambil melihat wajah anaknya yang menangis sedari tadi.


Shi yu pun menatap pria itu yang tak lain adalah kaisar Xin Yuan,dan mengatakan "yu..janji....yu janji...ibunda...yu janji...."


"Bagus...ibunda lelah....ibunda menyayangi mu yu'er..." Lalu Shi Youn pun menutup matanya perlahan lahan dan akhirnya jatuh ke dekapan Shi yu.


Shi yu pun menangis tak henti hentinya dilihat oleh kaisar dan seluruh pasukannya.


Salah seorang prajurit pun menghampiri Shi Yu dan ingin menebas Shi yu,namun dihentikan oleh pedang dari kaisar Xin Yuan.


Kaisar Xin Yuan pun menebas kepala dari prajurit itu dan berkata "siapapun yang menyakiti anak ini...saya sebagai kaisar tidak akan tinggal diam...." Lalu mendekat ke arah Shi yu dan bertanya sambil menyodorkan pedangnya ke arah Shi yu "kau... berhenti lah menangis atau akan ku tebas kau..." Dengan suara yang dingin "beritahu aku siapa nama mu?" Dengan tatapan yang begitu kejam dan dingin.


Shi yu pun berhenti menangis dan berkata "namaku yu.....Shi yu..."


"Shi yu....apakah kau tak diberi kan nama belakang ku.." tanya kaisar Xin Yuan.


Shi yu pun menatap kaisar Xin Yuan dengan Teguh walau ada sedikit rasa takut dan berkata "ibunda berkata...waktu ibunda mengandung ku...yang mulia bilang....tidak akan mengganggap ku sebagai anaknya dan tak akan mengizinkan untuk menggunakan nama belakang yang mulia....."


Kaisar Xin Yuan pun akhirnya mengingat bahwa dirinya pernah berkata kepada Shi Youn untuk tidak menggunakan nama belakangnya kepada bayinya.


Kaisar Xin Yuan pun kembali bertanya "kau ingin Menganti nama mu menjadi Xin yu..."


Shi yu yang mendengar itu pun langsung berkata dengan cepat "tidak...saya akan tetap akan menggunakan nama belakang yang ibunda berikan..."


"Baiklah kalau begitu... apakah kau mau mengikuti ku....ke istana kekaisaran...? Atau tetap ingin berada disini tanpa sepeserpun yang akan ku kasih....?" Tanya kaisar Xin Yuan dengan dingin.

__ADS_1


Shi yu yang mendengar itu sempat terkejut karena sosok ayah yang ia lihat saat ini benar benar tak menganggap dirinya.


Shi pun menyambung "saya akan disini yang mu...mulia"


"Hah...terserah...aku tidak peduli kalau kau mati... kedinginan disini...jika kau masih hidup kirimlah surat.....jangan muncul lagi dihadapan ku...." Dan berjalan pergi,namun Shi yu pun berteriak


"Ayahanda...yu..janji tidak akan mengurusi urusan kekaisaran....yu janji... tidak akan muncul didepan ayahanda kecuali ayahanda yang meminta....yu janji....yu akan tetap disini...yu...janji ayahanda yu tidak akan menjadi seorang kaisar....."


Sang kaisar yang mendengar itu terus berjalan tanpa berbalik dan pergi meninggalkan shi yu bersama Mayat ibunya.


************


Dicuaca yang sangat dingin,Shi yu masih memeluk mayat ibunya dengan sangat erat dan tak lepas dari pelukannya. Hingga sebuah suara "Auuuu....." Suara serigala salju yang sangat ganas dan liar datang perlahan lahan ingin menyerang Shi yu.


Shi yu yang tak tahu beladiri dan tenaga dalam pun, segera mengambil ranting kayu yang patah akibat pertarungan ayah dan ibunya. Shi yu pun mengalihkan pandangan serigala itu agar tidak memakan mayat ibunya,Shi Youn.


Serigala serigala itu segera mengejar Shi yu yang berlari dengan sangat cepat,Shi yu tak bisa memikirkan apa apa selain berlari sekuat tenaga. Namun,Shi yu terjatuh karena sebuah ranting yang sangat besar dan sempat tertusuk di perut sebelah kanan karena ranting itu sangat tajam.


Shi yu menahan sakit yang begitu perih diperutnya. Serigala serigala yang tadinya mengejar Shi yu pun Juga ikut terluka,Shi yu yang merasa kasihan pun segera menghampiri sekumpulan serigala serigala tersebut.


Shi yu berkata "jangan makan aku....aku akan mengobati teman kalian...jadi jangan makan aku....".


Para serigala serigala itu seolah olah mengerti dan menjauh walau sedikit ada rasa waspada. Shi yu yang melihat luka itu pun merobek pakian yang terbilang juga seadanya walau di pangeran kekaisaran,Shi yu pun berbicara "aku hanya punya satu baju ini,aku merobeknya karena kau butuh...jadi jangan sampai lepas..dari kaki mu...."


Shi yu pun mengikat kaki serigala yang terluka itu dengan sangat hati hati perlahan lahan selesai dengan sangat teliti,Shi yu pun berkata "ye.....sudah....selesai...jadi sekarang kau tinggal menunggu sembuh yah...."


"Auuuuu.....auuuuu....auuuuu" gongongan para serigala pun memenuhi hutan tersebut karena mengerti bahwa Shi yu selesai mengobati rekan mereka.


Shi yu pun bangkit berdiri dan berjalan sambil memegang perutnya yang terluka itu, kembali ke ibunya.


Sesampainya disana sangat lah dingin. bibir shi yu pun sudah mulai membiru,wajah Shi yu terlihat pucat dengan darah yang berjatuhan sedari tadi. Shi yu memeluk kembali mayat ibunya walau malam,yang akan terjadi badai salju yang begitu dahsyat.


Shi yu berkata "jika ada...dewa dan Dewi...bahkan Tuhan...yu mohon... selamat kan lah yu dari badai salju ini" setelah mengatakan itu Shi yu mengigil seakan dirinya tak sanggup untuk bertahan dan perlahan lahan menutup matanya.


Salju salju yang sedari tadi turun pun berhenti turun,dedaunan pun tak bergerak sedikit pun.


Dua orang, pria dan wanita pun datang menghampiri mayat Shi Youn dan Shi yu.


Seorang dari mereka yang wanita berbicara " hah....bisakah kau dari tadi saja memberhentikan waktu...lihat anak ini...dalam hitungan 20 detik dia akan mati karena mu...."


Sang pria pun menjawab "aku..hanya mengujinya....sapa tahu dia bertahan lebih lama....dari pada diriku yang dikeritik bukannya sih serigala...tua putih itu yang harusnya disalah kan karena membuat anak ini terluka...dan kehilangan banyak darah..."


Sang wanita pun membalas "terserah...aku harus segera membungkusnya..... Agar anak itu tetap hangat...kamu angkat tubuh Shi Youn ikuti aku ke gua serigala tua itu..." Tiba tiba muncul berbagai dedaunan yang begitu besar ditubuh Shi yu dan dalam sekejap tubuh Shi yu sudah dibungkusi dedaunan itu.


"Selesai...ayo" kata wanita itu.


Sang laki laki pun mengangkat mayat Shi Youn dan menjentikkan jarinya lalu salju pun turun kembali dedaunan pohon pohon kembali bergerak badai salju kembali terjadi


Sedangkan kedua orang itu menghilangkan bersama Shi yu dan Mayat Shi Youn.


************


Dalam perjalanan sebuah kereta kuda yang begitu megah yang didalamnya terdapat kaisar Xin Yuan, salah seorang prajurit yang menjadi kusir kuda pun berbicara " yang mulia, apakah tidak apa apa membiarkan anak itu...di tengah badai salju....?"


Kaisar Xin Yuan pun menjawab "aku... tidak peduli walau anak itu mati.... panggil salah seorang prajurit ke hadapan ku..."


"Baik yang mulia."


Tiba tiba seorang prajurit pun ada dihadapan kaisar Xin Yuan, kaisar Xin Yuan pun berbicara "sampai kan perintahku kepada seluruh keluarga kekaisaran,bahwa siapa pun yang mengetahui bahwa anak itu adalah pangeran ke dua kekaisaran, harus tutup mulut. Jika ada yang membongkar atau membocorkan hal ini akan dieksekusi....dan satu hal lagi...jika anak ini hidup,dia juga akan di perlakukan layaknya para pangeran yang lain.


Jika ada yang tidak setuju maka saya akan menambah kan satu lagi hal sebagai hukuman untuk anak itu yaitu saya sebagai kaisar tidak akan memberikan apapun entah itu cinta seorang ayah atau sepeserpun harta kekayaan kekaisaran dan dia hanya diizinkan tinggal di hutan yang jauh dari kekaisaran, siapa pun yang masuk tanpa izin akan diberikan hukuman mati"


Prajurit itu pun menjawab " baik... yang mulia" lalu tiba menghilang dari hadapan kaisar.


Kaisar Xin Yuan pun berbicara dalam hati 'anak ini jika kau bertahan itu sudah bagus, jangan lah mencampuri urusan kekaisaran sesuai janji mu...itu Dan hal ini sebagai hal yang kubisa lakukan terakhir kali sebagai seorang ayah.... '


BERSAMBUNG.......

__ADS_1


mohon maaf jika ada salah penulisan kata dalam cerita🙏🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2