
Shi yu yang sedang menggendong Shi wan,Song Ruyi dan Li Rin menghabiskan waktu malam mereka dalam diam dan yang lainnya tertidur pulas.
Tiba tiba Li Rin pun terbangun dari tidurnya dan pergi memanjat pohon dan duduk di atas pohon itu, song Ruyi yang melihat itu pun bertanya kepada Li Rin "kau sedang apa disana...???"
"Tidak ku sangka manusia seperti mu begitu tidak sopan denganku." Balas Li Rin untuk menjawab pertanyaan song Ruyi.
"Bukannya kau juga manusia...orang aneh" sambung song Ruyi.
Li Rin pun langsung melirik tajam song Ruyi dan berbicara"kalau kau tahu siapa sebenarnya diriku...kurasa sekarang kau mungkin sudah ku kirim ke tempat....itu.".
Song Ruyi hanya menunjukkan reaksi tak mengerti dengan perkataan Li Rin, Li Rin pun menyambung"kau kembali tidur saja sana...aku hanya ingin duduk di atas sini. Aku harus sedikit mengurus beberapa serangga yang kabur...".
"Terserah kau saja kalau begitu aku akan kembali tidur...." Balas song Ruyi dan kembali menutup mata.
Li Rin yang sudah melihat song Ruyi yang kembali tertidur pun langsung menghilang dalam sekejap.
.
.
.
.
"Syukurlah,para malaikat maut ( pencabut nyawa ) itu tidak mengejar lagi ke arah sini..." Ucap salah seorang terluka parah dan tak terlihat hidup lagi.
Seorang lagi pun membalas ucapan orang pertama tadi "kau benar kita sudah lari dengan bersusah payah,aku tidak ingin pergi ke sana aku hanya ingin tinggal di dunia ini....".
Tiba tiba sebuah suara pun mengema hutan "TAK KU SANGKA DUA ARWAH YANG SUDAH MATI MASIH INGIN BERKELIARAN DI DUNIA INI....." Kedua orang tadi adalah dua arwah yang berkeliaran,dan kedua arwah itu pun terkejut dan bertanya "siapapun kau bagaimana kau bisa melihat kami..?"
Lalu dalam sekejap muncul anak muda yang seumuran dengan shi yu yang tak lain adalah Li Rin. Li Rin pun menjawab "tentu aku bisa melihat kalian. Dan sebaiknya kalian pergi dari dunia ini,kalian sudah dianggap mati oleh orang di dunia ini kalau kalian berada disini dan terus berkeliaran. Kalian akan kehilangan kesempatan untuk mengikuti roda reinkarnasi....".
"Tapi kami masih punya urusan yang belum bisa diselesaikan di dunia ini,kami masih belum boleh pergi kesana...." Ucap salah seorang arwah.
Seorang arwah lain pun kembali berkata "benar,urusan ku. Aku hanya perlu memberitahu keluarga untuk hal itu hanya itu setelah itu aku akan kembali kesana...".
Li Rin yang mendengar itu pun langsung berkata "jika kalian sudah mati dan menjadi arwah,urusan yang kalian anggap itu sudah bukan urusan kalian lagi. Itu urusan yang akan di urus orang yang masih hidup...jadi kita hanya perlu menunggu mereka menyelesaikan masalah seiring berjalan nya waktu. "
"Tapi,..kami"
"Tidak perlu khawatir jika kalian pergi dari dunia ini dan pergi kesana,akan petugas yang membantu menyampaikan pesan arwah kepada yang masih hidup tapi mungkin akan meminta harga yang setimpal,jadi pergilah dan jangan merepotkan orang yang masih hidup.....mereka akan segera datang kalian jangan kemana mana...." Ucap Li Rin dan kemudian menghilang dalam sekejap.
Tiba tiba datang seorang arwah yang tampak bukan seperti arwah biasa ia adalah pencabut nyawa "kalian arwah yang pergi meninggalkan tubuh,kalian harus segera pergi dari dunia ini dan mengikuti kami kesana.....". Kedua arwah itu pun akhirnya mengikuti pencabut nyawa itu dan menghilang setelah masuk kedalam pusaran aneh.
Dan di tempat lain,Li Rin telah kembali ke tempat dimana Shi yu dan song Ruyi berada. Dan Li Rin pun kembali menutup matanya dan tidur dengan tenang sambil terduduk di atas pohon.
************
Keesokan harinya,Shi yu terbangun lebih awal karena harus pergi mencari makanan. Namun,karena Shi yu sedang mendekap Shi wan yang masih tertidur pun akhirnya bertanya kepada system.
'guru....apakah ada makanan yang bisa ku makan dalam toko system '
[ Ding.... Tentu,ada roti dan sejenis makanan lainnya termasuk ikan mentah... ]
'bagus..kalau begitu aku akan membuat ikan bakar untuk disantap......guru..tolong keluarkan 3 ikan mentah untuk ku masak..'
[ Ding... baik tuan. ]
tiba tiba sebuah wadah muncul dengan berisi tiga ekor ikan mentah,Shi yu pun tersenyum senang karena sudah lama dirinya tidak memakan ikan. Bahkan kenangan terakhir nya memakan ikan adalah bersama dengan ibunya. Shi yu pun mulai mengeluarkan api dari telapak tangannya dan mengarahkan api itu ke arah kayu kering yang tersisa,untuk menyalakan kayu bakar untuk memanggang ikan mentah tersebut.
setelah menaruh ikan mentah itu didekat api pun mulai matang perlahan,Shi yu tiba tiba terkaget kan karena melupakan bahan yang penting untuk ditambahkan kedalam ikan yang akan segera matang itu.
__ADS_1
'guru...apakah ada garam di system...?'
[ Ding... tentu tuan. selain garam ada juga berbagai bumbu,yang telah disiapkan dengan cara menjadikan mereka bumbu bubuk agar mudah digunakan saat berpergian.
Apa tuan ingin mengambil bumbu lain selain garam..??? ]
'tidak. aku belum mempunyai sedikit pembelajaran mengenai masakan jadi aku tidak akan bisa menggunakan bumbu bumbu itu..jadi.. ehmm....berikan aku garam saja..'
[ Ding.... baik tuan. system juga baru mengingat bahwa anda... hanyalah seorang pemula yang belum mengetahui hal hal mengenai masakan.. ]
'guru...kau...apa kau benar guru ku...?'
dalam hitungan detik garam pun muncul di tangan Shi yu,Shi yu pun langsung segera menaburkan garam tersebut sebelum ikan benar benar matang dengan cara menaburkan dan membalik balikkan ikan agar matang dengan merata.
tak berselang lama ikan bakar pun jadi,song Ruyi dan Li Rin yang sedang tertidur pun terkaget kan dengan aroma yang begitu sedap dan wangi, mereka berdua pun berjalan mendekati Shi yu yang sedang melahap ikan bakar nya dengan terburu-buru karena lapar yang di akibatkan karena belum makan semalaman.
song Ruyi pun langsung menegur tuan nya itu dan berkata "tuan,apa ikan ini anda yang membakar nya sendiri...ini terlihat sangat enak..."
Shi yu pun langsung membalas "ini bukan hanya terlihat enak,rasa nya juga enak... cepat duduk dan makan lah...".
setelah Shi yu berkata begitu,song Ruyi pun segeralah duduk di samping Shi yu dan di ikuti Li Rin dengan duduk di samping song Ruyi.
Shi yu yang melihat itu pun langsung bertanya kepada Li Rin "kau...kenapa kau duduk disitu...? tak ada ikan untuk kau makan. jika kau ingin makan masak ikan mentah itu sendiri..." sambil melirik ke arah wadah yang berisi satu ikan yang masih mentah.
Li Rin pun langsung menjawab "ikan? maksud mu aku harus bakar ikan itu sendiri.... " yang juga melirik wadah yang berisi ikan mentah tersebut.
"ya. " jawab Shi yu singkat.
Li Rin pun yang mendengar jawaban itu pun langsung berbicara dalam hati 'sabar..sabar....baru pertama kali ku diperlakukan seperti ini...sabar sabar...'
"baiklah,akan ku masak sendiri ikan nya. " sambung Li Rin dan bangun lalu berjalan mengambil wadah yang berisi ikan itu untuk dibakar.
song Ruyi yang melihat itu bertanya tanya kepada Shi yu "tuan...apa tidak apa apa. membiarkan orang itu membakar makanan nya sendiri...dia terlihat seperti orang dengan status keluarga yang tinggi."
"tapi-"
"tidak ada tapi tapi... perbekalan untuk dirinya adalah tanggung jawabnya...sudah tidak ada yang perlu dibahas, setelah selesai makan kita akan melanjutkan perjalanan..." sambung Shi yu dengan memotong perkataan song Ruyi .
.
.
.
.
.
.
setelah menyelesaikan makan Shi yu,song Ruyi dan Li Rin pun segera kembali mereka dengan shi wan yang masih merengek di pelukan Shi yu. membuat Shi yu dan yang lainnya kebingungan,song Ruyi berkata "apa nona mungkin sedang buang air besar atau buang air kecil...?!!!"
"seperti nya bukan deh, kalau anak kecil itu menangis karena buang air kecil dan besar... bukannya kain yang menyelimuti dirinya akan basa dan bau...tapi ini tidak basah dan bau..." ucap Li Rin dengan refleks nya.
Shi yu pun yang sambil berjalan pun langsung berkata "seperti nya kau tahu banyak soal anak kecil yah....".
Li Rin pun langsung berkata " yah, pengalaman ku bukan dengan bayi atau anak kecil manusia sih....".
'soalnya di sana aku mengurus banyak sekali arwah anak kecil bahkan arwah bayi yang baru lahir.... sangat sulit...bahkan aku sampai kelelahan sebagai penguasa disana ..' sambung Li Rin dalam hati.
tiba tiba tanpa ada sebuah kereta yang menghalangi jalan mereka bertiga, Song Ruyi yang melihat itu pun langsung refleks membuka sarung pedang pada tangan nya. mereka bertiga pun mulai waspada namun saat song Ruyi mendekati kereta kuda itu tak ada siapapun didalam nya selain seekor kuda yang menarik kereta tersebut.
__ADS_1
"tuan tidak ada orang dalam kereta,hanya ada seekor kuda yang menarik kereta kuda ini....dan barang barang pemilik kereta seperti nya masih ada didalam ....kenapa mereka berhenti di tengah jalan seperti ini...??? menghalangi jalan saja...." ucap song Ruyi yang menurunkan kewaspadaan nya.
Shi yu pun menjawab "apa kereta kuda ini dirampok?" tanya Shi yu yang juga sedang bingung.
Li Rin pun menyambung "kurasa ini bukan karena di rampok...apa kau tidak lihat itu bekas tebasan pedang di gerbong kayu nya...kurasa kalau perampok tidak akan merusak barang yang bisa menghasilkan beberapa koin emas...jadi satu satu penyebabnya iyalah pemilik kereta kuda ini diserang...".
Shi yu dan song Ruyi yang mendengar perkataan ini pun langsung mengangguk,dan berkata" seperti nya kita akan masuk kedalam Masalah yang merepotkan....hah" ucap Shi yu sambil menghembuskan napas berat.
tak berselang beberapa waktu sebuah suara teriakan seorang perempuan pun terdengar "AHHHH...TOLONG....TOLONG KAMI..."
"suara itu asalnya dari sana..." kata Li Rin dengan melirik ke arah sebelah kiri hutan.
Shi yu dan song Ruyi pun dengan cepat berlari ke arah kiri hutan tempat asal suara perempuan itu. Li Rin yang melihat itu pun. hanya bisa pasrah mengikuti mereka, padahal tidak ingin masuk kedalam Masalah yang merepotkan.
seorang perempuan yang sedang terduduk dan menangis meminta tolong sambil memeluk seorang kakek tua di tangan nya,Song Ruyi pun bertanya "apa kita sebaiknya segera membantunya...tuan?"
"kurasa iya...tapi sepertinya aku saja yang maju... karena orang itu lebih kuat dari mu...." jawab Shi yu.
"baiklah,kalau begitu...saya akan menjaga nona shi wan dengan aman.... tenang saja..." balas song Ruyi.
setelah Shi yu mendengar itupun segera menyerahkan Shi wan kepada song Ruyi dan segera maju untuk membantu kedua orang itu.
Shi yu pun langsung menendang seorang pria dengan tubuh besar dan kekar. pria itu pun berkata "SIAPA?" dengan suara yang kasar.
Shi yu pun langsung menyambung"kau tidak perlu tahu...aku hanya orang yang lewat..."
"jika kau orang lewat,kenapa kau menganggu misi ku...ini...pergi saja sana kau anak muda" balas pria itu dengan wajah yang nampak serius.
'anak ini... meskipun dia masih muda aku merasakan perasaan yang aneh darinya...apa aku takut dengan anak muda ini...'. ucap pria itu dalam hati.
"misi??...jadi kau menyerang mereka karena misi mu...tapi maaf sepertinya misi mu akan gagal kali ini...jika kau pergi kau setidaknya bisa selamat dengan luka kecil namun,kalau kau masih belum menyerah dan ingin melawan terus aku akan....membun*h mu tanpa ampun...". ucap Shi yu dengan mengancam pria bertubuh kekar itu.
disisi lain, perempuan yang menyaksikan kejadian itu dari belakang dan hany melihat punggung Shi yu pun terus menatap dan berkata dalam hati 'siapa pria ini? dari suaranya yang dingin...aku merasa ada perasaan senang.... pria ini apa kah dia pangeran ku....tapi aku ingin melihat wajahnya...kenapa dia membelakangi ku terus!!!'
kembali lagi pada Shi yu yang menatap tajam pria itu dan bertanya "apa kau sudah memutuskan nya..? pilihan mana yang kau pilih...aku tak punya waktu untuk menunggu..."
pria itu pun akhirnya berkata dengan pasrah "Baiklah aku akan pergi. tapi akan ku ingatkan sekali lagi....kau akan menyesal menyelamatkan nya...jangan terlalu percaya dengan wajah polosnya...yang didalamnya bahkan lebih Sadis dari ku..misi ku hanya untuk membunuhnya bukan untuk... berhadapan dengan orang yang tak tahu Apapun dan harus mati....untuk perempuan munafik itu..." setelah mengatakan itu pria itu pun menghilang dari pandangan Shi yu.
Shi yu yang mendengar perkataan pria itu pun bingung dan sedikit memikirkan perkataan pria itu 'jangan terlalu percaya? wajah polos?....ada perempuan yang seumuran song Ruyi ini ada sesuatu yang tidak ku ketahui...'.
tiba tiba Shi yu dikagetkan dengan tepukan pada bahu Shi yu dan suara perempuan yang tadi nya meminta pertolongan "hei,kau....apa kau tak apa apa....?"
Shi yu berbalik dan berkata "aku tidak apa apa...anda?"
"aku juga baik baik saja,hanya saja pria tua itu terluka karena diriku.... tapi terima kasih karena sudah melindungi ku..." ucap perempuan itu dengan meneteskan air mata pada pipi nya.
Shi yu yang melihat itu pun menjadi tak enak dan berusaha menenangkan perempuan itu,disisi yang lain perempuan itu berbicara dalam hati dengan menatap Shi yu 'menarik...pria ini benar benar menarik.....dan juga kenapa dia memakai penutup wajah. aku tak dapat melihat wajahnya sama sekali....sial'
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
BERSAMBUNG.....🌜