
.
.
.
Pria bertubuh besar terus menyerang Rarta tanpa henti,ia pun mengejek ejek Rarta yang hanya bisa bertahan di setiap serangannya.
"Hei,anak muda..apa kau hanya bisa bertahan saja...hahaha dasar pecundang."
"Siapa yang kau bilang pecundang? dasar pria besar..." Sambung Rarta dengan tetap mempertahankan pertahanan nya agar tidak diserang oleh pria bertubuh besar itu.
Rarta pun mencoba untuk memprovokasi pria bertubuh besar itu dengan berkata "Apa kah hanya begini saja serangan mu? Payah, serangan teman ku mungkin lebih kuat dari mu...." Rarta pun melihat pria bertubuh besar seperti sudah kehilangan tenaga dan Rarta pun mencoba untuk menendang perut pria besar itu.
Pria besar itu mundur beberapa langkah ke belakang,pria besar itu begitu kebingungan dan berpikir dengan keras
'bagaimana bisa? Anak muda seperti itu punya kekuatan yang kuat seperti ini....apa aku kalah!!!!!. Tidak... Aku tidak akan kalah dari anak kecil yang hanya tersenyum bodoh dan meremehkan ku'
Tiba tiba pria bertubuh besar itu mulai mengeluarkan arfetak dewa kehancuran dan menggunakannya.
Rarta yang merasakan aura yang begitu penuh kebencian dikeluarkan oleh afertak itu pun langsung batuk berdarah.
'bagaimana ini? Hanya dengan merasakan auranya saja organ dalam ku terluka parah....aku juga harus mengeluarkan kalung milik An niy sekarang juga'
Pikir Rarta dengan mencoba untuk tenang, Rarta pun mengeluarkan kalung itu.
Pria besar yang melihat kalung itu pun tertawa karena mana mungkin satu kalung itu bisa melawan arfetak dewa kehancuran.
Pria besar itu pun melancarkan serangannya ke arah Rarta,disaat yang sama tiba tiba keluar sebuah cahaya kecil melindungi dan menyelimuti tubuh Rarta. Rarta yang melihat cahaya menyelimuti dirinya menjadi lebih kaget dari pada pria besar itu. Karena ia tidak menyangka bahwa kalung ini begitu kuat, karena sebenarnya Rarta masih meragukan perkataan Shi yu.
Pria besar itu melihat serangannya tidak mengenai Rarta sama sekali merasa semakin marah dan bertanya tanya "BAGAIMAN BISA SERANGAN YANG BEGITU KUAT DARI KU BISA HILANG HANYA KARENA CAHAYA ITU....!!!!! BAGAIMANA MUNGKIN.....".
*********
Di sela sela pertarungan ada tiga orang pemuda yang tak lain tak bukan adalah Shi yu,Yans ,dan juga shimre yang memperhatikan jalannya pertarungan antara Rarta dan juga pria besar itu.
Shimre yang melihat Rarta batuk berdarah pun menjadi khawatir,dan ingin segera membantu Rarta. Namun dengan segera Shi yu menahan shimre dan bertanya "kau Mau kemana shimre?"
"Aku ingin membantu Rarta..." Jawab shimre.
Shi yu pun menggelengkan kepalanya dan berbicara "jika kau kesana, kau bukannya membantu tapi menghambat. Di antara kita kekuatan Rarta lebih besar dari kita berenam,jadi jika kau kesana sudah pasti Rarta akan melindungi mu dan tidak memperdulikan sekitar nya lagi...dan bisa saja dia terluka. Jadi shimre jika ingin membantu Rarta tenangkan pikiran mu....lihat baik baik Rarta, meskipun ia batuk berdarah dan beberapa organ dalam nya terluka...dia tidak melarikan diri bukan?.
Itu artinya dia bisa menyelesaikan hal ini sendirian, percayalah pada Rarta shimre?"
Shimre kembali menatap Rarta dan membalas "baiklah kalau begitu aku percaya dia bisa menyelesaikan nya. Tapi bagaimana jika setelah pertarungan organ dalam yang terluka malah makin parah akibat bertarung terlalu lama?"
Shi yu pun segera tersenyum walau sudah pasti tidak terlihat karena wajah nya tertutup kain penutup wajah,Shi yu pun menjawab "tenang saja. Jika sesuatu terjadi aku yang akan menolong Rarta...jadi tenangkan dirimu...".
Shimre pun mulai berpikir dengan tenang,dan mengikuti saran Shi yu. Waktu terus berlalu begitu lama pertarungan antara Rarta dan pria besar itu sama sekali belum selesai,Rarta merasa kerepotan juga karena mana mungkin kalung ini bisa bertahan lama.
Rarta pun melihat ke sebelah kanan dan melihat teman temannya.
Yah,Rarta berniat untuk menggunakan pengawal pribadinya untuk membantu nya. Tapi karena Rarta melihat ketiga temannya,ia mengurungkan niat itu. Karena ingin merahasiakan identitas nya.
Tiba tiba sebuah suara terdengar di pikiran Rarta
'hei,yang mulia kaisar...apa kau tidak butuh bantuan sama sekali...?'
Rarta pun membalas 'tidak,aku tidak membutuhkan nya...kau kan sudah lihat Shi yu . Pertarungan ku dengan pria besar ini seimbang....'
'hahaha,kau jangan bercanda yang mulia kaisar. Dari sudut pandang ku dan sudut pandang mereka berdua kau sedang terdesak dan tak bisa mengalahkan nya...' balas Shi yu yang sengaja meremehkan Rarta.
Rarta yang mendengar itupun merasa sedikit kesal dan marah,hingga terlihat dimatanya aura kekuatan yang dahsyat akan segera terlihat.
Yah,tak lama disekitar Rarta tumbuh tumbuhan jalar yang penuh dengan duri yang begitu tajam. Tumbuhan itu langsung menyerang pria besar itu, dengan sangat cepat.
Pria besar itu memiliki tubuh besar sehingga Sulit bergerak cepat, lengan nya pun tergores cukup dalam. Lalu kakinya pun tertusuk duri yang begitu banyak dari tumbuhan itu.
Shi yu yang melihat Serang itu pun bertanya tanya dalam hati,hingga system pun langsung menjawab.
__ADS_1
[ Ding... Itu adalah serangan yang dilancarkan oleh kaisar roh tumbuhan tuan. ]
'kaisar roh tumbuhan..? Apa itu sama dengan raja dan ratu roh air dan es ku system?'
[ Ding... Ya,tuan. Hanya saja tingkatan nya lebih tinggi dari raja dan ratu elemen. ]
'jadi seperti itu...jelas seorang jenius..'
[ Ding... Ternyata tuan juga bisa memuji orang lain, system merasa bangga... ]
Shi yu yang mendengar merasa sedikit kesal,mana mungkin Shi yu tidak memuji apa dirinya terlalu dingin kepada orang lain.
Rarta pun berbicara kepada pria besar itu "hei,kau. Arfetak itu tidak cocok untuk digunakan oleh mu yang hanya bisa menghancurkan masa depan manusia...jadi aku sarankan kau hancur sendiri arfetak itu...."
Pria besar itu langsung mengerutkan kening nya dan membalas "Apa kau kira aku akan menghancurkan arfetak yang membuat ku berada diposisi yang tinggi...??? Jangan mimpi kau anak muda...".
Rarta pun terus menerus mengendalikan tumbuhan tumbuhan berduri itu,pria besar itu yang sudah tertusuk oleh duri. Tapi masih belum mau menyerah,Rarta pun merasa sedikit mengagumi kepribadian pria besar itu yang tetapi tidak menyerah pada lawan yang lebih kuat.
Rarta pun berkata "seandainya kau bertemu dengan ku lebih cepat.... seandainya juga kau tidak berubah menjadi manusia yang serakah,aku pasti akan membawa mu dan menjadikan mu orang ku....tapi sayang kau sekarang adalah musuh ku. Jadi sebaiknya aku selesaikan dengan lebih cepat lebih baik."
Tiba tiba tanah pun bergetar dan muncullah sebuah tumbuhan berduri yang Lebih besar daripada yang pertama dikeluarkan oleh Rarta. Tumbuhan itu langsung melilit melingkar di tubuh pria besar itu, lalu dalam sekejap pria itu langsung kehilangan banyak darah.
Namun,pria besar itu belum mati sama sekali. Lalu Rarta pun berjalan ke arah pria besar itu dan mengambil arfetak dewa kehancuran itu dan langsung memecahkan nya menjadi beberapa bagian kecil.
Pria besar itu menjadi emosi,namun percuma saja dia sudah kehilangan banyak darah. Rarta pun berkata "aku tahu jika. arfetak ini hancur maka tuannya akan kehilangan semangat untuk bertarung jadi matilah...dasar pria besar."
Sesuai dengan perkataan Rarta, beberapa jam kemudian pria besar itu menghembuskan nafas terakhir nya.
Shi yu dan yang lainnya yang melihat pertarungan itu telah segera menghampiri Rarta,Shi yu pun segera mengambil ramuan penyembuhan dari system dan memberikan kepada Rarta. Seketika luka pada tubuh serta organ dalam nya langsung sembuh dan tak merasakan lagi rasa sakit.
Rarta pun langsung berbicara "Shi yu,kau memang selalu mengejutkan semua orang...."
************
Saat pertarungan itu selesai ternyata ada orang lain yang melihat pertarungan itu. Seorang pria tua yang melihat jalan nya pertarungan itu,pria tua itu berkata "benar benar luar biasa...pria yang begitu muda tapi bisa membun*h pria besar itu yang jelas menggunakan arfetak dewa kehancuran,yah walau arfetak itu hanya masih ditingkat yang lebih rendah dari arfetak dewa kehancuran yang lainnya. Sepertinya aku tidak perlu ikut campur lagi,dan sebaiknya aku pergi..."
[ Ding... Kehadiran sosok yang kuat telah menghilang,tuan bisa tenang sekarang . ]
'sosok itu... siapa dia?'.
.
.
.
.
.
.
Di tempat lain lebih tepatnya didepan gua song Ruyi yang sedang berjaga dan juga An niy yang sedang menggendong Shi wan di dekapan nya.
An niy pun bertanya kepada song Ruyi "Ruyi, apakah mereka akan baik baik saja? "
Song Ruyi pun segera menjawab " tenang saja...semua pasti baik baik saja...".
Tiba tiba gua itu serasa seperti tertekan oleh sebuah kekuatan yang begitu besar,Shi wan pun merasa tak nyaman dan langsung mengeluarkan suara merengek dan membuat An niy sulit untuk menenangkan Shi wan.
Beberapa menit kemudian turunlah seorang pria tua dan muncul dihadapan song Ruyi dan An niy. Sosok itu adalah sosok yang tadi melihat pertarungan Rarta dan pria besar tadi.
Sosok pria tua itu langsung berkata "anak itu punya spritual Qi yang besar walau dia masih bayi...masa Depan nya pasti akan menjanjikan...".
Song Ruyi yang mendengar itu langsung berdiri didepan An niy yang sedang menggendong Shi wan dalam dekapan nya dan berkata "menjauh lah dari sini,pak tua...".
"Hahaha,baru pertama kali ada yang memangggil Ku pak tua...hahaha...kau benar benar menarik tapi sayang aku bisa saja kesal..." Balas pria tua itu dan membuat song Ruyi jatuh berlutut dan tak bisa bergerak karena tekanan aura yang begitu kuat.
Pria tua itu langsung berjalan ke arah An niy dan berkata "apa kau ibu dari anak ini...???"
__ADS_1
An niy pun menggelengkan kepalanya dan menjawab "aku bukan ibunya...jadi menjauh lah dari anak ini..."
"Jadi kau bukan ibu nya....berarti apakah pria itu ayah nya?" Tanya pria tua itu lagi.
An niy pun menggeleng dan berkata " dia juga bukan ayah dari anak ini... menjauh lah".
Pria tua itu heran dan langsung berbicara "jika kau bukan ibunya dan dia bukan ayahnya, apa anak ini kalian memungut nya? Jika kalian memungut nya berarti kalian tidak punya hak untuk menghalangi ku untuk membawa anak itu bukan?"
Song Ruyi pun merasa sedikit kesal mengingat tuan nya yang selalu menyayangi Shi wan seperti anaknya sendiri.
Song Ruyi pun angkat berbicara "dia bukan ana kami berdua, tapi anak dari tuan ku dan teman kami. Ayahnya akan segera datang,kau akan menyesal jika melakukan itu pada kami...."
"Oh,jadi ayahnya sedang pergi keluar. Kalau begitu aku akan menunggu sampai ayah anak ini datang kesini,dan kau tetap harus begitu..." Balas pria tua itu.
Tak berselang begitu lama Shi yu dan yang lainnya datang kembali ke gua itu. Rarta yang merasakan Tekanan yang begitu kuat pun sampai kelelahan untuk menahan nya, sedangkan shimre dan Yans terjatuh duduk karena tekanan itu begitu kuat.
Namun,berbeda dengan shi yu yang sama sekali tidak merasakan apa apa dan berdiri dengan tenang nya.
Alasan nya tidak merasakan apa apa karena System telah meniadakan tekanan itu.
[ Ding... Meniadakan tekanan aura telah diaktifkan. Tuan tidak akan terjatuh meskipun musuh memiliki basis kultivasi yang lebih tinggi dari tuan. ]
'apa bisa begitu? Memang tidak ada yang tidak bisa dilakukan oleh system...'
[ Ding... Tuan tidak perlu memuji ]
Pria tua yang melihat Shi yu baik baik saja terkejut dan merasa bingung dan berpikir
'Apa anak ini memiliki basis kultivasi yang sama tinggi dengan ku? Atau mungkin lebih tinggi dari ku...?? , Siapa anak muda ini?'.
Shi yu pun mulai mengajukan sebuah pertanyaan kepada pria tua itu "hei,pak tua apa yang sedang kau lakukan disini?"
Pria itu pun lagi lagi terkejut karena anak muda didepan nya sama sekali tidak takut berbicara dengan nya,pria tua itu pun langsung menjawab "aku sedang menunggu ayah dari anak ini.." sambil melihat ke arah An niy yang menggendong Shi wan.
"Apa yang akan kau lakukan jika sudah bertemu dengan ayah dari anak itu?" Tanya Shi yu lagi kepada pria tua itu.
"Tentu saja,aku ingin meminta izin untuk membawa anak ini sebagai murid ku..." Jawab pria tua itu.
Shi yu pun mulai mengerutkan kening nya dan mulai mengajukan pertanyaan baru "apa ada alasan yang kuat sehingga kau ingin mengangkat nya sebagai murid mu...pak tua?".
Pria tua itu menjadi bingung kan karena Shi yu terus menanyakan pertanyaan seperti dia lah ayah dari anak itu.
Pria tua itu pun mulai menjawab dengan bertanya balik kepada Shi yu "anak muda kenapa kau menanyakan pertanyaan seolah olah kau adalah ayah dari anak itu...?"
Shi yu pun tersenyum dan berkata "tentu saja aku akan bertanya seperti itu. Karena aku adalah ayah dari anak itu...".
Pria tua itu pun Langsung Terkejut karena ayah dari anak itu begitu muda kira kira sekitar 19 tahun.
"Apa kau benar benar ayah nya?"
"Apa kau ada masalah pak tua? " Sambung Shi yu dengan mengeluarkan aura nya yang membuat tekanan pak tua itu lepas dan membuat semua orang yang tadinya tertekan bisa bergerak seperti biasa.
Pria tua itu pun berbicara dalam hati
'anak muda ini....aura nya bisa membuat ku merasa takut...'
.
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG....🌜
__ADS_1