SANG DEWA MALAM

SANG DEWA MALAM
Chapter 2:" Siapa kalian sebenarnya?"


__ADS_3

Disebuah gua dia antara Hamparan salju yang begitu tebal dan dingin,disana Shi yu sudah terbaring dengan luka yang sudah diobati.


Sang wanita yang membawa Shi yu pun berkata pada seseorang dengan rupa tampan dengan rambut berwarna seputih salju,dengan warna mata abu abu sebening air yang Dikelilingi oleh sekelompok serigala salju "hei,pak tua serigala...kau apakan anak ini sampai terluka seperti ini?"


Jawab pria itu "aku tak melakukan apapun...aku hanya mengetesnya. Asal kau tahu jika laki laki memiliki bekas luka itu sudah biasa...benar tidak..." Sambil menoleh ke arah seorang pria yang lain.


Pria yang di tatap pun mengacuhkan tatapan pria itu.


Sang wanita pun menyambung "hah...jangan cari alasan...kita sudah berjanji kepada Shi Youn untuk menjaganya, lagipula kita sudah diperintahkan oleh Tuhan untuk membantu anak ini menjadi kuat seperti ibunya....hah...hei pak tua serigala apa apaan dengan penampilan mu itu ..kau sudah berumur ribuan tahun...tapi kenapa tampang mu seperti anak muda saja"


Ini bukan urusan mu diriku menjadi muda...lagipula,aku belum punya istri sama sekali jika kau tertarik menjadi istriku...aku akan senang" kata pak tua serigala.


"Siapa juga yang mau menjadi istri mu....umurku masih terlalu muda"


"26,800 juta tahun....apa menurut manusia itu umur yang masih muda seperti katamu?" Tanya pak tua serigala kepada sang wanita.


"Itu menurut manusia,tapi menurut para ras seperti kita itu adalah umur yang masih Sangat muda" sambil tersenyum menang.


(BACK SHI YU)


'hah...ini dimana?,kenapa disini terasa hangat....api?...disini ada api..?'


Shi yu yang sadar sedikit demi sedikit,berbicara dalam hati.


Shi yu pun segera membuka matanya agar memastikan dan melihat tiga orang yang di antara nya ada dua orang pria dan satu orang wanita. Shi yu terus mendengar mereka berbincang bincang tanpa tahu apa yang mereka ributkan dari tadi namun,saat Shi yu mendengar bahwa mereka menyebut nama ibunya pun langsung berkata


"Kalian....siapa?"


************


"anak...itu sudah bangun..." Kata seorang pria tampan berambut hitam bermata abu abu bercampur dengan hitam pudar.


Sang wanita pun menyambung "benarkah?...." Sambil menoleh ke arah Shi yu yang sedari tadi memperhatikan mereka bertiga.


"Siapa kalian? Kenapa tahu nama ibunda ku!!!" Tanya Shi yu kepada tiga orang itu.


Pak tua serigala pun menjawab "hei..anak kecil sebaiknya kau tak bicara dulu luka mu begitu parah....saat kau sudah merasa baikan akan ku jawab...."


"Itu tidak perlu,aku sudah merasa baik baik saja cepat beritahu aku... kenapa kalian mengetahui nama ibunda ku...nama itu bahkan diseluruh kekaisaran ayahanda... tidak akan ada yang Sudi dan ingin mengetahui nama ibunda ku...kalian.. siapa kalian!!!!" Tanya Shi yu dengan menjelaskan panjang lebar tentang hal menyangkut nama ibunya.


Sang wanita pun mendekati shi yu dan memegang kepala Shi yu,sang wanita itu pun membuka cadarnya yang sedari tadi ia pakai.


Shi yu yang melihat wajah wanita didepannya itupun segera memeluknya dan berkata "ibunda...kau masih hidup..."


"Nak...aku bukan ibunda mu...." Kata wanita itu dengan nada sedih.


"Tidak...kau ibunda ku...aku tahu wajah...dan suara ibunda ku" jelas Shi yu sekali lagi.


Wanita itupun lalu berkata dengan memperjelas segalanya "dengarkan aku baik baik nak...nama ku Shi Feng...aku adalah kakak dari ibumu...kami berdua kembar. Ibumu sudah tidak ada lagi didunia ini,dan aku,masih ada didunia ini....aku bibi mu...Shi Feng bukan ibumu.... mengerti."


Shi yu pun,yang mendengar itu mulai mengingat ingat kejadian dimana ibunya dibunuh oleh ayahnya sendiri dihamparan salju yang begitu dingin.


Sebuah cairan bening pun jatuh di pipi Shi yu yang kedua kalinya.


Ketiga orang yang melihat itu juga tak bisa berbuat apa apa,mereka hanya membiarkan Shi yu menangis hingga dirinya tenang dengan sendirinya.


Setelah Shi yu tenang,Pak tua serigala pun berbicara "hei...nak... berbicara lah jangan diam terus....kau kira kami berniat jahat dengan mu..."


Sang pria yang satunya pun berkata "hei..pak tua serigala .... berhenti lah menakuti anak ini...sudah membuat nya terluka tapi tak minta maaf padanya...."


"Hei... aku akan minta maaf...nanti"


"Hah...sudah ku duga pak tua serigala...kau akan selalu bilang nanti..dasar sudah tua tapi masih bersikap layaknya anak muda zaman sekarang...." Sambung pria satunya.


Shi yu yang mendengar pertengkaran keduanya pun terkekeh sambil tersenyum dan tertawa "hahaha...hahahahahahahaaha...."


Pak tua serigala " nak kenapa kau tertawa...?"


Shi yu pun menjawab "hahaha...aku tertawa karena kalian sangat aneh..dan terlihat lucu Dimata anak kecil seperti ku....kalian sudah dewasa tapi masih saja bertengkar...."


Pak tua serigala dan pria yang lainnya itu pun berhenti bertengkar lalu,Shi yu pun kembali bertanya "aku akan bertanya 3 pertanyaan lagi,siapa kalian? Kenapa kalian menolongku? Dimana ibunda ku?"


Shi Feng pun menjawab "baik lah...soal 3 pertanyaan yang kau tanyankan biar aku yang jelaskan....untuk pertanyaan pertama siapa kami? Kami adalah para dewa dan Dewi yang agung dan berkuasa,kedua kenapa kami menolongmu? Karena kami telah berjanji kepada ibumu...yaitu Shi Youn dan mendapatkan perintah langsung dari Tuhan,dan Untuk pertanyaan ketiga bukan kah kau sudah tahu....."


"Aku sudah tahu?, maksud mu lembah...atau tempat yang sering diceritakan ibunda padaku itu..."


"Ya...disitulah tempat yang akan kau tinggali...tapi kau harus sembuh dulu...baru kau bisa kesana"


"Baiklah aku janji...aku akan sembuh dengan cepat...tapi aku belum mengetahui nama kalian?" Tanya Shi yu.

__ADS_1


Shi Feng pun langsung memperkenalkan dirinya pertama "dengarkan aku akan memperkenalkan diriku sekali lagi...nama ku Shi Feng Dewi bunga ..aku berkuasa atas alam bunga...."


Pak tua serigala pun berbicara "nama ku Rou Ming Tian,aku dewa para serigala..aku tinggal di bukit dan pengunungan disini namun,tak ada yang bisa melihat ku jika aku tak mengizinkan."


Seorang pria lagi berbicara memperkenalkan namanya "namaku Zhou Shan... Aku adalah dewa ruang dan waktu....aku berkerja dan berkuasa atas berbagai ruang dan Waktu....dan tentunya atas izin Tuhan...".


Shi yu pun tersenyum dan berkata "biar ku perkenalkan sekali lagi namaku Shi yu...salam kenal paman,bibi...kakek..." Sambil menoleh ke arah mereka bertiga.


Rou Ming Tian pun berkata "hei nak..kenapa kau memanggilku kakek...?"


Shi yu pun menjawab "bukan kah sudah jelas,mereka berdua memanggil mu dengan sebutan 'pak tua' jadi untuk ku sama saja dengan kakek walau tampang mu terlihat seperti anak muda"


Rou Ming Tian pun membalas "terserah lah kau nak...tapi jika nanti ada perempuan cantik bisa kah kau memanggilku kakak...karena diriku belum sama sekali memiliki istri..."


"Memangnya umur Kakek berapa?"


"Hah...umurku masih sangat muda yaitu kira kira ribuan tahun...aku tak pernah menghitung nya"


"Kek..kau menyia-nyiakan waktumu..kenapa tidak mencari istri ketika umurmu masih sangat muda?"


Zhou Shan pun menyambung dengan tertawa "hahahaha...mana bisa dia mencari istri karena saat umurnya muda dia masih belum bisa berubah menjadi manusia dia masih dalam bentuk serigala salju yang sangat besar...hahahaha...." Suara tawa Zhou Shan terdengar menggema di gua dengan sangat besar


************


Di sebuah kekaisaran yang begitu dingin yaitu kekaisaran icen. Di ruang tahta ada seorang pria dengan warna rambut perak dan bermata biru sebiru langit siapa lagi kalau bukan kaisar Xin Yuan.


Kaisar Xin Yuanyang terus membaca dokumen dokumen penting kekaisaran pun dikejutkan dengan kedatangan seorang wanita separuh baya dan seorang wanita cantik seumuran dengan shi Youn Warna rambut coklat dan bermata coklat tua.


Wanita separuh baya itu adalah permaisuri terdahulu, atau Ibu dari kaisar Xin Yuan.


Yang bernama Xin Bai dan wanita disebelah nya adalah permaisuri dari kaisar Xin Yuan, Xin Xing .


Xin Bai pun berbicara kepada Xin Yuan "Xin Yuan, apa yang kau lakukan?"


Xin Xing pun memberi hormat kepada Xin Yuan "salam Xin Xing kepada kaisar icen dengan Kuasa es "


Kaisar Xin Yuan pun memberi tanda agar Xin Xing tidak perlu memberi salam kepada dirinya dan bertanya " ada apa permaisuri terdahulu dan permaisuri datang ke ruangan tahta....?"


Xin Bai "apa kedatangan saya menganggu anda kaisar....?"


Kaisar Xin Yuan pun menjawab " tidak ibunda... kedatangan mu tidak akan pernah menganggu anak mu ini.....tapi tidak biasanya ibunda datang tanpa pemberitahuan terlebih dahulu"


Xin Yuan pun segera mempersilahkan Xin Bai dan Xin Xing untuk duduk,Xin Yuan pun menyambung "hal penting apa yang membuat ibunda tergesa-gesa...?"


Xin Bai " seharusnya kau sudah mengetahui nya...bukan"


Xin Yuan "apa itu menyangkut...anak itu ibunda...." Xin Yuan yang melihat Xin Bai mengangguk pun menyambung " seperti yang ibunda dengar...aku sudah memutuskan hubungan dengan anak itu tapi...jika dia berhasil hidup dan bertahan maka dia akan diperlakukan seperti pangeran kekaisaran yang lainnya...".


Xin Bai yang mendengar itupun seketika emosi dan berkata " bukan kah itu terlalu sedikit...Xin Yuan... hubungan mu dengan permaisuri renggang beberapa tahun setelah kedatangan wanita itu...apa hukuman seperti itu cukup".


Xin Yuan yang mendengar itu pun sedikit menjadi serius dan membalas dengan tatapan dingin "ibunda... bukan kah ibunda yang sudah terlalu berlebihan... hukuman yang kuberikan padanya bahkan lebih berat untuk hukuman anak kecil....apa ibunda tahu hukuman yang kuberikan itu sudah diluar batas... pertama diriku ibunda,membunuh ibunya didepan mata anak itu..lalu meninggalkan dia dihamparan salju yang begitu dingin,dan bahkan banyak serigala salju yang liar dan berbahaya diluar sana..."


Xin Bai " mungkin dia bisa selamat...."


Xin Yuan pun menyambung " apa ibunda lupa anak itu dilarang belajar beladiri dan tenaga dalam.....bahkan dia tak mengenal teknik kekaisaran... satu pun. Sebaiknya kita sudahi pertengkaran ini. Lagi pula anak itu masih darah daging ku..dan dia masih anak kecil,aku yang akan pergi".


Xin Yuan pun pergi ruang tahta, tanpa memperdulikan Xin Bai dan Xin Xing.


Xin Xing yang melihat kaisar Xin Yuan menjauh pun berkata " ibunda sudah lah...aku juga terima perintah itu..dan menurut ku itu cukup berat.....jadi kita sudahi...hal hal untuk mencelakai anak itu ..."


Xin Bai pun bertanya "kenapa kau menerima perintah itu? Apa alasannya?"


"Alasannya adalah aku kasihan terhadap nya ibunda...aku juga punya seorang anak..aku memikirkan bagaimana jika aku yang pergi begitu cepat meninggalkan anak ku sendiri... itu sangat lah menyakiti hatiku apalagi hati anak itu yang melihat ibunya dibunuh oleh ayahnya sendiri....didepan matanya...hatinya pasti hancur... ibunda jadi,sudahlah ibunda..." Jawab Xin Xing dengan wajah sedih.


Xin Bai pun berkata "kau memang punya hati yang begitu tulus dan mulia Xin Xing.... sangat tulus."


"Terima kasih atas...pujian nya ibunda..." Kata Xin Xing.


************


Di gua yang hangat karena api yang dinyalakan,duduk seorang anak yang tak lain adalah Shi yu. Shi yu duduk bersama dengan Rou Ming Tian yang sedang memangang daging bintang buas yang ia tangkap, sedang kan Shi Feng dan Zhou Shan telah kembali ke tempat asal mereka. Mereka menitipkan Shi yu kepada Rou Ming Tian, mereka tahu meskipun Rou Ming Tian terlihat galak dan kasar orang nya,Rou Ming Tian sangat menyayangi anak anak karena dirinya sering melihat banyak anak anak yang terlantar di gunung dan bukit bukit karena dibuang oleh orang tua mereka, lalu diberikan bantuan.


Shi yu mulai berbicara dan bertanya " kakek...apa daging dari binatang buas bisa dimakan?"


Rou Ming Tian menjawab" tentu saja, daging bintang buas sangatlah bermanfaat. Tapi sangat beresiko bagi orang yang belum belajar seni beladiri dan tenaga dalam".


"grcuih.... kenapa kakek tidak memberitahu ku dari tadi aku sudah makan setengah..."


" Memang nya kenapa ?"

__ADS_1


" Aku tidak pernah diajarkan seni beladiri atau tenaga dalam jadi... apa aku akan mati?" Tanya Shi yu ketakutan.


Rou Ming Tian yang melihat tingkah ketakutan dari shi yu pun terkekeh " hei..nak apa kau tidak merasa ada yang aneh..."


"Maksud kakek?"


"Hah...dengarkan,jika kau sudah memakan daging binatang buas nya setengah..bukan kah seharusnya kau sudah mati dari tadi...."


"Ah...benar juga yah, kenapa aku tidak mati?"


Rou Ming Tian yang melihat Shi yu kebingungan pun menjelaskan "begini....di daratan ini,ada dua jenis manusia yang bisa memakan daging binatang buas...yang pertama manusia itu sudah berlatih seni beladiri dan tenaga dalam. Lalu yang kedua adalah manusia yang memiliki tubuh yang berbeda dari manusia lain atau bisa dibilang memiliki karunia sejak lahir "


"Jadi aku..."


"Yah, benar. Kamu memiliki tubuh yang berbeda..jadi tidak usah khawatir soal daging binatang buas".


Hari pun sudah mulai malam Rou Ming Tian,masih berkeliling pegunungan dan bukit bukit untuk memantau keadaan agar tempat yang ia tinggali aman dan tenang.


Sedangkan Shi yu ditinggalkan Didalam gua untuk beristirahat.


Shi yu berbicara dalam hati 'hah...luka ku sudah mulai sembuh....besok atau lusa aku sudah bisa bertemu ibunda...' Sambil tersenyum.


Rou Ming Tian yang selesai berkeliling pun masuk ke dalam gua dan sudah melihat Shi yu tertidur pulas. Rou Ming Tian pun bergumam sendiri "hah... anak ini sangat mirip dengan ibunya, mulai dari rambut hitam dan warna mata seperti langit malam..... hampir saja kukira dia perempuan.. tapi ternyata laki laki. Tapi setelah 6 tahun kemudian rahasia milik ibunya akan terbongkar,ku harap anak ini bisa bertahan".


Keesokan paginya Shi yu terbangun lebih pagi,dan pergi keluar dia ingin melihat hamparan salju.


Sesampainya Shi yu di luar gua, hamparan salju yang begitu tebal dan dingin terlihat dengan jelas. Shi perlahan lahan mengambil salju itu dan berkata " apa... ayahanda juga bisa membuat salju seperti ini? Apa aku juga bisa...." Dengan wajah sedih namun penasaran.


Tiba tiba Shi yu membuang semua salju ditangannya dan berbicara " sial.... salju ini ternyata kalau dipegang dengan tangan kosong bisa sesakit ini.... karena dingin...auww.... dingin.."


"HAHA..HAHAHA...HAHA....APA KAU BODOH? MEMEGANG SALJU DENGAN TANGAN KOSONG....." suara mengema disekitar Shi yu.


Shi pun bertanya " siapa yang bicara?"


"KAU...TIDAK PERLU TAHU..." lanjut suara lain seperti laki laki-laki.


"Kalau begitu tunjukkan dirimu..."


"BELUM SAATNYA....NANTI KALAU SAAT NYA TIBA, AKU DAN SAUDARA KU AKAN MUNCUL DIDEPAN KAU...JADI TUNGGU LAH...HAHAHA..." Balas suara yang tadi pertama menertawakan Shi yu.


Suara yang tadi mengema di sekeliling Shi yu pun menghilang,dan tak bersuara lagi.


Shi yu pun segera berlari menuju gua.


************


(DI SISI LAIN)


" Bagaimana... apa kalian berdua sudah melihat anak itu ...?" Tanya seorang laki laki muda berambut biru tua seperti laut dan bermata biru muda.


"Sudah... kami sudah melihat nya...hahaha" jawab salah satu manusia kecil yang dikelilingi oleh cahaya biru sambil tertawa.


"Kenapa kau tertawa escila? " Tanya seorang wanita dengan rambut putih panjang dengan mata biru langit.


Lalu saat escila ingin menjawab sebuah makhluk kecil seperti manusia lainnya menutup mulut escila dan menyambung "salam...yang mulia dewa air dan yang mulia Dewi es... Maaf kan escila yang tidak sopan saat menjawab.... biarkan saya yang menjawab semua pertanyaan dari dewa air dan Dewi es"


Laki laki yang menjawab itu bernama waterlio.


Dewa air pun bertanya "baiklah... kalau begitu bagaimana anak itu menurut mu Waterlio?"


"Waterlio menjawab yang mulia....dia anak yang menarik menurut ku dan tentunya juga aneh" waterlio menjawab sambil tersenyum.


Dewa air yang melihat Waterlio tersenyum pun terkejut karena sangat jarang bagi dirinya melihat roh air tertinggi atau raja roh dari segala roh air tersenyum karena anak manusia.


"Sangat jarang diriku melihat mu tersenyum Waterlio seperti nya anak itu akan sangat penting bagi mu di kemudian hari...hahaha.."


Waterlio pun menyambung "yang mulia dewa air tidak perlu berkata seperti itu....karena akan menjadi tugas saya untuk melindungi nya...." Sambil tersenyum.


Escila yang diabaikan pun berkata "yah...yah...tanya saja Waterlio diriku tak ditanyakan... dilupakan...hiks..hiks" sambil berpura pura menangis.


Dewi es yang melihat escila berpura pura menangis pun berbicara "escila...kau sangat tidak sopan...di depanmu ini bukan hanya diriku tapi juga dewa air... yang datang jauh jauh kesini dan kau tidak menghormati nya. Apa aku harus memberi mu hukuman? Kau sebagai ratu roh dari segala roh es sangat tidak sopan?"


Escila pun segera berlutut dan berkata "yang mulia Dewi es maafkan aku....aku salah...."


"Sudahlah Xin di...aku tak mempermasalahkan perilaku escila...menurutku dia adalah ratu roh yang sangat unik...dan lucu... hahahaha" kata dewa air.


"Hah....terserah kau saja Wei Shi...aku tak peduli...anak itu akan mendapat perlindungan dari kita para dewa" sambil menatap Wei Shi si dewa air.


BERSAMBUNG.....

__ADS_1


__ADS_2