SANG DEWA MALAM

SANG DEWA MALAM
chapter 27 : " kebenaran terungkap, perpisahan,tetua Ryu"


__ADS_3

seir kembali memalingkan wajahnya dan berkata "kau kakak yang tidak peka sama sekali.....".


"apa kau bilang? tidak peka..... ...." balas Shimre kepada seir.


"ya,kakak sama sekali tidak peka dan hanya memandang dari sudut pandang kakak saja.....aku yakin kakak tidak pernah berpikir karena kakak sudah salah paham....dan jangan...ahkk..." sambung seir sambil memukulkan tangan nya ke dinding karena tidak bisa menahan emosi.


Dan kembali memandang wajah sang kakak, dengan terdiam dan kembali menyambung "..... meskipun 'dia' merebut posisi ibumu kak ....'dia' tetap ibu ku ...." dengan mengigit bibir bawah dengan raut dan juga pandangan yang akan segera mengeluarkan kebenaran lewat mata yang menunjukkan kesedihan dan kekecewaan sekaligus.


shimre yang melihat itu pun benar benar terkejut dan berbicara sambil mencoba mengangkat tangannya dan mencoba mengelus kepala seir. namun,shimre kembali menarik semua tujuan awal yang tak pernah ia kira dan terhenti ketika hampir mengelus kepala sang adik,dan kembali menurunkan tangannya dan berkata "menjauh lah.....pergi...jangan terlalu dekat....bisa saja kau hanya mengatakan hal seperti itu padaku dan berpikir itu akan membuat ku merasa bersalah...".


"TIDAK......" seketika suasana diantara kedua saudara itu menjadi hening,karena sang adik seir berteriak mengatakan kata 'tidak' pada sang kakak.


"APA KAU MASIH BELUM MENGERTI JUGA....DASAR SAUDARA LAKI LAKI YANG BODOH...." sambung seir dengan suara yang besar.


shimre pun membalas"hah!...bodoh kau bilang itu pada ku..."


"KENAPA!!!! APA SALAH AKU MENYEBUT KAKAK YANG SEKARANG BERDIRI DIDEPAN KU INI....BODOH.....lagian aku tidak ingin kakak merasa bersalah juga...." ucap seir yang awalnya mengatakan kata kata dengan suara yang besar dan perlahan-lahan Kembali berkata dengan suara yang putus asa.


"AKU....AKU.....Aku.....aku....selalu ingin melihat kakak sebagai saudara ku,kakak laki laki ku....walau berbeda ibu....tapi..." sambung seir dan tiba tiba terdiam dan menunduk ke bawah.


lalu seir melanjutkan kata kata yang ingin ia katakan pada sang kakak pun terucap dalam hati ' tapi....kenapa? kakak selalu memandang wajah ku dengan tatapan dingin itu....kenapa? kak....aku selalu berdiri dibelakang Kakak namun aku berusaha....untuk mengejar mu....tapi semua usaha ku hanya membuat mu menjauh dan dingin pada ku.... hanya itu yang membuat ku berhenti untuk peduli dan mengabaikan kakak'.


shimre pun yang melihat sang adik terdiam pun langsung bertanya "tidak kau lanjutkan kata kata mu....???"


"buat apa? kakak juga tidak akan percaya..." jawab seir.


shimre kembali berkata "bicara lah kali ini aku akan mendengar kan mu...mungkin karena aku memandang dari sudut pandang ku,jadi aku tidak tahu benar atau salah...jadi kali ini aku akan mendengar kan.".


seir yang mendengar itu pun langsung bercerita dari awal hingga akhir,shimre sampai terkejut bukan main karena ternyata orang misterius yang selalu memberikan obat herbal kepada shimre secara diam diam ialah adik tirinya ini.


"jadi kau..."


"maaf merahasiakan ini dari kakak....tapi mau bagaimana lagi kakak kan tahu sifat ayah itu seperti apa? jadi satu satu nya cara untuk berhubungan dengan kakak yah,hanya diam diam membantu kakak..." balas seir.


shimre pun yang mendengar itupun langsung tersenyum dan langsung mengelus kepala sang adik tirinya itu, Shimre pun menyambung "ternyata selama ini aku yang salah paham sama kamu yah.....dan selamat buat pertunangan kamu...."


seir pun langsung tertawa terbahak bahak dan membalas "jangan berkata seperti itu sungguh....aku sama sekali tidak ingin pertunangan itu,hanya saja kau tahu ayah kan..dia ingin menjodohkan ku..kau tahu itu kak. lalu satu hal yang pastinya itu sebenarnya dari awal perempuan itu tunangan kakak bukan tunangan aku cuman bertukar tempat saja... hahahaha".


"gawat kalau gitu,bukan selera aku....tipe aku apalagi..." sambung Shimre.


seir pun memandang sang kakak dan tersenyum,shimre pun bertanya"ada apa kau tersenyum?"


"ehmmm sebagai adik laki laki kakak....aku bahagia dan senang bisa bicara seperti bicara sama orang lain,dan yang jelas udah lama mau bicara sama kakak..." jawab seir.


shimre pun hanya bisa memasang wajah yang pasrah akan keadaaan mereka dulu,dan berkata "udah lama kan,aku bicara seperti ini sama kamu dan itu juga kamu nya juga jaga jarak ".


"benar. sekarang kesalahpahaman sudah berakhir,aku harus kembali memberikan laporan kepada ayah...bahwa aku akan membatalkan pertunangan dengan perempuan itu....ah dan juga kak...apa sebaiknya kakak pulang ke rumah dulu...?" sambung seir sambil bertanya pada sang kakak tentang pulau ke rumah.


shimre pun menggelengkan kepala nya dan seir pun langsung mengerti bahwa sang kakak butuh waktu untuk Kembali ke rumah itu dan hanya tersenyum lalu berbalik dan berkata "aku akan mengirimkan surat sesering mungkin ke kakak... , sampai berjumpa lagi....".


"ya,aku juga akan senang hati menerima surat itu...." sambil tersenyum melihat punggung sang adik menjauh.


***********


Shimre pun yang telah selesai berbincang dengan sang adik pun kembali menemui Shi yu dan teman teman yang lainnya. shi yu yang melihat shimre telah kembali pun merangkul bahu shimre dan bertanya "apa masalahnya sudah selesai?"


"yu...kau..."


"aku tahu segalanya...kau kan teman ku...jadi wajar aku sedikit menyelidiki " sambung Shi yu dengan berbohong bahwa dirinya menyelidiki kenyataan nya system yang memberitahukan hal itu.


shimre pun hanya bisa pasrah dengan temannya yang sering memberikan kejutan ini,shimre pun kembali pada topik dimana Shi yu tidak pergi bersama teman temannya ke benua timur dan bertanya "kalau kau tidak ikut bersama kami...kau akan berkunjung kemana saja?"


shi yu pun menjawab "kalau aku tidak salah aku punya seorang kenalan di benua selatan,ehmmm...kalau ku ingat ingat...ah,itu adalah putri kerjaan-.... sebaiknya kalian tidak perlu tahu...".


teman teman Shi yu yang tadi mendengar kan perkataan Shi yu dengan serius langsung menjadi emosi namun, bercampur dengan rasa penasaran.

__ADS_1


Rarta pun menyambung"jangan jangan kau ingin bertemu ibu baru Shi wan...".


shi yu yang mendengar itu langsung menatap tajam rarta dan membalas "aku sedang tidak ingin bercanda gila seperti itu...".


rarta pun yang merasa kan tatapan itu pun langsung terdiam dan pembicaraan pun langsung diambil alih oleh An niy. An niy pun langsung berkata "jadi Shi yu, sekarang aku lapar apa kau punya beberapa koin perak....".


"hahaha...ada kita akan makan besar.


besaran sebelum berpisah " balas Shi yu sambil tertawa senang.


.


.


BEBERAPA MENIT KEMUDIAN


.


.


"kenapa hanya aku yang tidak makan dan harus berdiri dan menggendong Shi wan yang belum tidur tidur juga..." ucap Shi yu dengan raut wajah kecewa.


system pun langsung berbicara kepada Shi yu


[ Ding... Tuan...anda adalah seorang ayah. jadi sebab itu tanggung jawab seorang ayah sangat lah besar karena nona Shi wan tidak memiliki ibu.. ] .


"guru...aku tahu kau hanya mengejek ku.....setidaknya Ruyi bisa menidurkan wan'er" sambung Shi yu.


system pun membalas


[ Ding.... tuan haruslah adil. tuan Ruyi sudah menjaga nona Shi wan sedari tadi...]


"baiklah...baiklah....aku harus mendengar kan kata kata guru tapi setidaknya aku bisa duduk bersama mereka dan bersenang senang bersama mereka....guru" ucap Shi yu.


"benar juga,yah...hah...tapi disini dingin harusnya kau bisa memberikan saran padaku guru..? " tanya Shi yu pada system.


[ Ding...bagaimana jika tuan memanggil nona ze ai. untuk membantu mengurus nona Shi wan. ]


shi yu pun sedikit terkejut karena dia tidak bisa berpikir seperti system,dan mengatai dirinya sendiri "hah...yu kau tidak bisa memikirkan hal itu. ze ai...".


tiba tiba Shi ze ai pun muncul dan menjawab "ada perlu apa tuan shi memanggil saya....!!!!"


shi yu pun merasa malu untuk meminta tolong dan membuat ze ai langsung sedikit tertawa dan menyambung "apakah tentang nona Shi wan... kah?"


"ya,apa kau bisa membantu ku menidurkan wan'er. waktu itu aku pertama kali menidurkan wan'er hampir makan waktu yang lama ..jadi ze ai tolong..." ucap Shi yu kepada Shi ze ai.


shi ze ai pun langsung mengambil Shi wan dan mendekapnya dalam dekapannya,Shi ze ai pun berkata dalam hati ' tuan Shi aneh. anak sendiri susah,tapi tuan Ruyi lebih bisa tuh jadi seorang ayah...hah...itu bukan urusan ku,aku hanya ingin merawat peri kecil...ini sampai tertidur '.


shi yu pun yang terlepas dari tugasnya pun terduduk di tanah dan menatap langit malam yang dipenuhi dengan banyak bintang membentang di langit,Shi yu tak sengaja bertanya kepada Shi Ze ai "menurut mu malam yang dipenuhi gelap atau pagi,siang yang diterangi cahaya yang mana yang lebih kau suka Ze ai?"


shi Ze ai yang mendengar pertanyaan itupun langsung menjawab dengan jujur pada majikannya Shi yu "kalau boleh jujur malam begitu menakutkan karena gelap. tapi,karena tugas ku adalah seorang assassin jadi menurut ku malam ternyata lebih menguntungkan bagi ku untuk bertahan hidup diluar sana...." dan tersenyum melihat ke arah Shi wan yang tertidur nyenyak dengan begitu cepat.


shi yu pun langsung tersenyum sendiri dan berbicara dalam hati 'benar...malam tidak terlalu menakutkan....karena walaupun gelap ada yang selalu menemani malam dan menerangi walau tidak seterang di pagi dan siang hari.....hah....benar benar....malam yang indah penuh dengan bintang yang terlihat bersinar dengan begitu bersih'.


shi Ze ai pun langsung berkata kepada Shi yu yang dari tadi terdiam "karena nona wan'er sudah tertidur lelap,saya akan membawa nya ke dalam tuan shi...."


"baiklah." balas Shi yu.


tak lama setelah Shi Ze ai meninggalkan Shi yu sendiri,Shi yu kembali meratapi dirinya bersama dengan sistem sambil menatap langit malam dan dingin nya malam.


.


.


.

__ADS_1


KEESOKAN HARINYA


.


.


.


shi yu dan ke lima teman temannya pun berdiri mengucapkan perpisahan,satu sama lain kepada teman perjalanan mereka.


An niy pun langsung mendatangi Shi wan yang sedang digendong oleh song Ruyi.


lalu berkata "ah...aku akan berpisah dengan peri kecil ini.... sungguh....kita akan bertemu lagi hiks...hiks..." .


Yans pun yang melihat An niy menangis karena berpisah dengan shi wan dan Shi yu pun langsung menyambung "jangan menangis kayak anak kecil ingat umur mu...sudah dewasa masih saja- akhk..." perkataan yans terputus karena Rarta langsung memukuli kepala yans.


yans pun langsung berkata dengan berteriak "RARTA APA APAAN KAU...AKHK....KEPALA KU....".


rarta pun menyambung "karena kamu ingin memulai pertengkaran jadi,aku refleks saja dan memukuli kepala mu...kalau kau merasa sakit,maaf...".


"HAHAHAHA.....kalian Benar benar, teman yang sangat dekat dengan ku..." ucap Shi yu bersyukur karena memiliki teman seperti mereka.


mereka berenam berbincang bincang hingga waktu perpisahan pun tiba, shimre pun mengungkapkan sesuatu pada Shi yu "yu...kami menunggu di akademi, semoga perjalanan mu lancar .....".


Shi yu langsung menepuk bahu shimre dan berkata "baiklah, semoga perjalanan kalian juga lancar.". setelah itupun mereka yang tadinya berenam kini berpisah, empat orang ke akademi dan dua orang menatap kepergian mereka berlima.


***********


Shi yu dan song Ruyi yang sedang menggendong Shi wan,hanya ada hening dalam perjalanan mereka. song Ruyi pun langsung berbicara "tuan akan pergi ke kerajaan?"


"ya,aku kan setidaknya berkunjung ke tempat orang yang ku kenal ada.....dan jika kalian tidak keluar aku akan menyerang kalian " jawab Shi yu sambil membicarakan dua orang yang mengikuti Shi yu dan song Ruyi.


song Ruyi pun yang mendengar itu langsung mengeluarkan posisi untuk siap mengambil pedang dan bertanya pada Shi yu "tuan,apakah ada yang mengikuti kita?"


"ya,dari tadi sih. awalnya aku tidak merasa terganggu tapi saat ini aku sedikit kesal....jadi kalian mau keluar atau tidak....!!!" jawab Shi yu dan mengancam kedua orang yang sedang bersembunyi itu.


tanpa perlawanan kedua orang itu keluar,salah satu nya adalah tetua Ryu dan satu nya lagi adalah Li Rin.


Shi yu sedikit terkejut dengan kedatangan Li Rin Tapi masih belum mengerti apa tujuan tetua Ryu datang kepadanya secara langsung.


Shi yu pun mulai bertanya "tetua Ryu ada apa ini!?"


tetua Ryu pun langsung menjawab "ai...saya punya sebuah pertanyaan yang perlu ditanyakan kepada tuan shi..."


"tanya soal apa? sampai membuat seorang tetua di akademi sampai datang kesini untuk menemui ku..." balas Shi yu.


tetua Ryu pun hanya tersenyum dan kembali bertanya "apakah tuan shi berasal keluarga kuno Shi....???"


"ini... darimana tetua Ryu tahu...? tidak,apa tetua ada hubungan dengan keluarga kuno?" tanya Shi yu dengan wajah serius.


tetua Ryu pun sedikit terdiam dan berbicara dalam hati 'melihat dia tidak begitu tahu tentang keluarga kuno... seperti....dia baru mengetahui dia ada hubungan dengan keluarga kuno...dia tidak tahu apa apa'


"ya,saya ada hubungannya dengan keluarga kuno. apalagi nama keluarga saya adalah Ryu,dari keluarga kuno...tuan shi karena saya sudah tidak punya pertanyaan lagi....mungkin ada yang ditanyakan tuan shi kepada saya?" tanya tetua Ryu dengan ramah.


.


.


.


.


.


BERSAMBUNG.....🌜

__ADS_1


__ADS_2