SANG DEWA MALAM

SANG DEWA MALAM
chapter 28:"keadaan keluarga kuno, mencari jodoh ruyi,siapa sebenarnya Li Rin?"


__ADS_3

Shi yu mendengar tetua Ryu menyuruh nya bertanya pun langsung bertanya "baiklah,aku akan bertanya apakah tetua Ryu tahu tentang keadaan keluarga kuno saat ini...???"


Tetua Ryu pun langsung menjawab"yah, keadaan keluarga kuno saat ini aku juga tidak terlalu tahu karena sekarang keluarga Ryu telah bersembunyi cukup lama...dan hanya tahu mengenai rumor saja"


"Rumor macam apa?" Tanya Shi yu.


"Yah,kalau tidak salah rumor tentang perseteruan antara sesama keluarga kuno....tapi itu mungkin hanya rumor tapi, keluarga Ryu baru baru ini mendapatkan serangan dari beberapa anggota dari keluarga kuno. Jadi mungkin saja Rumor itu benar...." Jawab tetua Ryu yang menutup mata nya dan berpaling ke arah song Ruyi lalu bertanya"siapa nama mu...?"


Song Ruyi pun menjawab "nama saya song Ruyi,tetua....".


Tetua Ryu sedikit terkejut dan bertanya lagi "apa kau dari keluarga song....?"


"Ya,saya berasal dari keluarga song dari Utara...." Jawab song Ruyi.


Tetua Ryu yang mendengar jawaban itu hanya tersenyum ramah dan berkata dalam hati 'jadi mereka berasal dari daerah benua Utara,tapi apa ada keluarga kuno yang bersembunyi didaerah Utara...'.


Tetua Ryu pun tersenyum ramah dan bertanya lagi "anak yang kau gendong itu, apakah anak mu...?"


Song Ruyi pun langsung menjawab dengan cepat "anak ini bukan anak saya,tapi anak tuan saya..."


"Tuan mu? Apakah anak ini anak mu tuan shi?" Tanya tetua Ryu untuk memastikan.


Shi yu pun langsung tersenyum ramah kepadaku tetua Ryu sambil melirik song Ruyi dan menjawab "hahaha....ya,anak ini anak ku....memang nya salah punya anak di umur begini...".


Tetua Ryu yang menanggapi jawaban Shi yu pun hanya bisa tersenyum dan tertawa sambil kebingungan harus menjawab apa.


Shi yu yang tadinya berbicara kepada tetua Ryu pun melirik Shi wan yang tiba tiba terbangun dan Shi yu pun yang tersenyum melihat Shi wan pu kembali berbincang kepada tetua Ryu "apa anda tidak pergi ke benua timur? Bersama anak anak yang lain...."


"Aku akan segera menyusul mereka,karena sekarang aku sudah mengetahui siapa kamu sebenarnya dan kenapa alasan ketua Jiang sihuo memilih mu untuk menjadi tetua tertinggi di akademi....dan juga untuk cucu ku" Balas tetua Ryu.


Shi yu pun langsung menyambung "jadi anda akan segera pergi..."


"Ya"


Shi yu yang mendengar jawaban itu terdiam dan memikirkan sesuatu namun dia masih ragu untuk menyampaikan hal itu kepada tetua Ryu, sedangkan disisi lain tetua Ryu hanya tersenyum melihat tingkah Shi yu yang memiliki status tinggi tapi tetap saja hanya seorang anak muda.


Tetua Ryu pun berkata "jika ada yang ingin kau sampaikan kepada teman teman mu yang ada di akademi,katakan saja....akan ku sampaikan...".


"Tidak ada yang perlu disampaikan. Hanya saja semoga mereka selalu sehat hingga saat kami bertemu lagi...dan suruh mereka untuk fokus berkultivasi untuk membantu ku kedepannya...." Balas Shi yu kepada tetua Ryu.


"Hahaha...benar benar anak muda....kalau begitu aku pergi dulu..tuan shi...tidak, tetua Shi...dan juga kau disana...tuan song.


Song Ruyi yang sedang menggendong Shi wan pun langsung menjawab "hati hati di jalan tetua Ryu"


"Tentu tuan song,Baiklah Sampai berjumpa..lagi ku tunggu kalian di benua timur". Ucap tetua Ryu dan pergi meninggalkan Shi yu dan song Ruyi.


***********


"Hmm ...hmmm...la ..la...hmmm..la...hmm...." Song Ruyi bersenandung,sambil menggendong Shi wan yang tertidur di dekapan nya.


Shi yu pun hanya bisa tertawa kecil melihat song Ruyi yang sudah bisa menjadi sosok seorang ayah. Shi yu pun berkata "Ruyi apa kau ingin ku jodohkan?"


Song Ruyi pun terkejut dengan raut wajah kaget dan segera berkata "TIDAK...TUAN."


Shi yu pun menyambung "eeee.....kenapa apa kau ingin sendirian terus....??"


"Tentu saja tidak tuan. Tapi apa yang membuat tuan ingin menjodohkan saya...?" Balas song Ruyi dan kembali bertanya.


Shi yu pun langsung menjawab"sifat seorang ayah yang kulihat dari mu Ruyi...mungkin.."


"MANA MUNGKIN...SAYA BAHKAN BELUM MENIKAH..." Bentak song Ruyi.


Tiba tiba karena bentakan song Ruyi Shi wan yang masih dalam dekapannya song Ruyi pun kembali merengek "eak...eak...hiks hiks...eak...hiks...".


"Ruyi kau membangun kan putri ku..." Ucap Shi yu kepada song Ruyi.


Song Ruyi pun kembali membuat raut wajah yang tak percaya diri dan berbicara dengan nada bersalah "maaf...tuan."


Shi yu yang melihat raut wajah song Ruyi menjadi seperti itu pun langsung berkata "sudahlah. Jangan membuat raut wajah seperti itu,karena akulah yang menganggu pertama....cup..cup...cup...putri kecil ku...sini biar ayah mengendong mu...putri kecil...jangan nangis". Song Ruyi pun segera memberikan Shi wan kepada Shi yu.


Shi yu langsung mendekap Shi wan dengan kehangatan seorang kakak sekaligus seorang ayah,song Ruyi yang melihat itu pun langsung berbicara"pfff...pfff...daripada mencari jodoh untuk saya,lebih baik tuan mencari jodoh untuk diri tuan sendiri..." Sambil menahan tawa.


Shi yu pun langsung memukul kepala Sonv Ruyi dan berkata "Ruyi...apa kau bercanda...aku saja bersusah payah untuk hidup malah harus mencari jodoh,akan kuberi kau pilihan...kau kembali ke benua Utara dan menikah lah dengan tunangan mu 'itu' atau cari kayu kering untuk di bakar.. seperti nya malam ini kita akan beristirahat di hutan.."


Song Ruyi pun menjawab "saya akan memilih pilihan kedua untuk mencari kayu bakar kalau begitu saya permisi...".


Shi yu pun hanya bisa menggelengkan kepalanya karena tingkah song Ruyi yang sangat lucu,Shi yu pun kembali berbicara dengan Shi wan "wan'er....ayah akan bercerita pada mu....kau tahu ayah sudah melakukan perjalanan yang jauh bersama mu,dan sekarang ayah akan membawa mu ke suatu tempat dimana salah seorang teman ayah tinggal disana...yah walau perjalanan jauh. Jadi bahkan kalau ada 'SEMUT YANG BERSEMBUNYI AYAH AKAN MENGHABISINYA' untuk Shi wan...".

__ADS_1


Tak selang satu menit tiba tiba sebuah suara pun menyambung cerita Shi yu dengan sambil berjalan ke arah Shi yu yang duduk di sebuah batang pohon yang tumbang "menurut ku itu bukan sebuah cerita yang bisa kau ceritakan kepada anak kecil..."


"Lagi pula wan'er ku masih belum mengerti perkataan ku jadi tidak apa apa. Malahan perkataan ku ini mungkin dimengerti oleh mu....". Balas Shi yu.


"Kau menyadari nya..." Sambung orang tak dikenal itu.


Shi yu melirik ke arah orang tak dikenal itu dan berkata "kau ... bukan nya anak muda yang mengikuti kami saat ujian itukan... Kalau tidak salah nama mu ...Li Rin..."


"Haha...kau mengingat juga, tetua Shi...tidak tuan shi...itu juga kurang pas...mungkin yu.. ." Ucap anak muda bernama Li Rin itu kepada Shi yu.


Shi yu pun sedikit mengerut kan kening nya "kita tidak terlalu akrab satu sama lain jadi...bisakah kau tidak memanggil ku yu..."


"Tapi aku ingin akrab dengan mu yu..." Sambung Li Rin.


Shi yu langsung membalas "kalau begitu aku tidak ingin dekat dengan mu...dan juga jangan panggil ku dengan nama ku...".


Li Rin pun langsung menyambung "kalau kau tidak mau ku panggil yu....maka akan ku panggil kau 'sang dewa malam'...".


Shi yu yang tadinya hanya ingin mengabaikan Li Rin pun langsung bertanya "siapa kau?" Dengan wajah serius dan tatapan yang akan siap membun*h jika ada musuh dihadapan nya.


"Aku....aku Li Rin... bukannya kau sudah tahu" jawab Li Rin sambil menunjuk dirinya.


Shi yu pun menyambung "bukan nama mu yang aku tanya kau..."


"Apa kau tertekan saat ku bilang 'sang dewa malam'...." Tanya Li Rin.


"Itu..." Shi yu tak bisa menjawab apa apa.


Li Rin pun menjawab "aku memanggil mu begitu karena saat wajah mu terkena sinar bulan bagaikan seorang dewa....hahaha...tapi mana mungkin kan....".


Shi yu pun sedikit menurunkan kewaspadaan nya,namun masih belum menyingkirkan kecurigaan nya terhadap Li Rin.


Shi yu pun berbicara "aku tidak tahu siapa sebenarnya dirimu ... jadi jangan membuat ku curiga dan waspada pada mu..."


"tapi menurut ku kau sudah mewaspadai ku...dengan tatapan tajam mu tadi...dan sekarang pun juga sama..." sambung Li Rin.


Shi yu pun kembali menatap Li Rin yang tengah terdiam dan tersenyum sendiri,Shi yu pun berbicara kepada system.


'guru....bisakah kau memeriksa informasi milik orang di samping ku ini...'


10%...25%....55%....68%....90%....100%.... ]


.


.


.


Nama : Li Rin { Nama asli tidak bisa dilihat }


Umur. : 21 tahun { umur asli tidak bisa dilihat }


Ras : - { TIDAK DIKETAHUI }


Tingkat kultivasi : Bintang 6,Tahap kaisar


surgawi : tingkat 4


Informasi : hanya sebatas pengelana { informasi masih selebihnya disembunyikan oleh system karena tingkat kultivasi tuan tidak mencukupi }. ]


"HAH...TIDAK MUNGKIN...." ucap Shi yu dengan suara yang besar sehingga membuat Li Rin melirik Shi yu dan bertanya "ada apa yu...? apa yang tidak mungkin!!!".


Shi yu pun langsung mengelengkan kepala dan berkata "tidak ada apa apa,aku hanya bicara sendiri...haha..haha".


Li Rin pun dengan mudahnya percaya dengan perkataan Shi yu.


Shi yu pun kembali bertanya pada system 'siapa orang ini...? siapa sebenarnya sehingga aku tidak bisa melihat informasi bahkan nama asli nya saja tidak bisa....'


[ Ding ... maaf mengecewakan tuan...dengan jawaban yang system berikan...tapi hanya itu yang bisa diberikan system kepada anda sementara ]


'tidak aku yang salah karena terlalu meluangkan waktu ku yang banyak dan hanya bersantai....aku tidak bisa membuka bahkan informasi kecil dari orang ini...berarti kemampuan nya di atas ku...'.


"aku harus lebih berlatih..." gumam Shi yu dengan suara kecil.


Li Rin melirik Shi yu dan sedikit tersenyum.


***********

__ADS_1


'tidak ku sangka anak ini tumbuh dengan kepribadian yang menarik seperti ini.....'


ucap Li Rin dengan menatap Shi yu yang sedang berbicara dengan dirinya.


"kau ... bukan nya anak muda yang mengikuti kami saat ujian itukan... Kalau tidak salah nama mu ...Li Rin...".


"Haha...kau mengingat juga, tetua Shi...tidak tuan shi...itu juga kurang pas...mungkin yu.. ." ucap Li Rin kepada Shi yu.


'aku sangat penasaran dengan dirinya karena mendengar rumor,dan cerita dari orang orang itu.... sungguh menarik. apakah ku uji dia? tidak, sebaiknya aku perhatikan dia saja...anak yang menarik.....' ucap Li Rin dalam hati.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Selang beberapa jam hanya ada keheningan diantara mereka berdua,lalu song Ruyi yang sedang mencari kayu kering pun kembali dan berbicara pada Shi yu "tuan,kayu kering di hutan ini sangat susah dicari...saya-.....SIAPA KAU?" tanya song Ruyi yang kaget dengan keberadaan Li Rin dan menjatuhkan semua kayu kering yang ia kumpulkan.


Li Rin pun tertawa dan shi yu hanya bisa menggelengkan kepalanya dan ikut menahan tawa.


song Ruyi pun langsung menyambung "tidak ada yang lucu....".


"ya,ya...." ucap Li Rin.


song Ruyi pun membalas "siapa kau?"


"orang yang numpang lewat,orang tidak penting" sambung Shi yu.


Li Rin yang mendengar perkataan Shi yu pun merasa sakit hati,yah walau kenyataan nya memang dirinya sebenarnya belum diketahui kedua orang ini.


Li Rin pun kembali berkata "bukankah itu terlalu jahat untuk orang yang bahkan duduk di samping mu ...."


"tidak,itu cocok aku bahkan belum mengenal mu....jadi perkataan ku itu benar." balas Shi yu.


song Ruyi yang melihat kedua orang itu pun langsung tersenyum dan berkata "kalian benar benar dekat yah....bagaikan keluarga yah...".


kedua orang yang mendengar perkataan song Ruyi pun langsung berbicara dengan nada tegas dan bersama sama mengatakan" SIAPA YANG KAU SEBUT KELUARGA....!!!!!".


"maksud ku nona Shi wan dan tuan....hahaha" sambung song Ruyi dengan cepat dan mengalihkan perhatian ke arah kayu kering yang ingin ia bakar.


sedangkan Li Rin masih terpikir dengan kata ' keluarga ' dan Langsung berpikir 'sebenarnya kami memang bukan keluarga tapi yah, melihat hubungan kami sejauh ini tidak ada bedanya dengan keluarga kan....'.


keheningan pun terjadi lagi dengan ketiga orang dalam pikiran mereka masing masing,dari Li Rin yang masih terpaku dengan kata keluarga,dan shi yu masih terdiam tanpa berpikir panjang,sedangkan song Ruyi sedang berpikir bagaimana cara menyalahkan api untuk membakar kayu kering.


Shi yu yang melihat sang saudaranya yang masih sedari tadi masih belum sama sekali menyalakan api,Shi yu berkata kepada system dalam hati 'guru...bisakah guru menyalahkan api....?'


'baiklah,guru....'. sambung Shi yu dalam hati.


Shi yu terdiam sementara dan langsung menutup matanya dan suara system pun terdengar


Shi yu pun langsung membuka matanya dan berjalan ke arah song Ruyi yang masih bingung dan pusing untuk mencari cara membakar kayu kering tanpa menggunakan penyala api ( korek api ) sambil tetap mendekap Shi wan dengan lembut dan hangat untuk seorang anak.


Setelah itu Shi yu pun langsung merentangkan tangan ke arah kayu kering yang telah di susun,dan tiba tiba keluar sebuah cahaya kuning kemerahan dan hangat di telapak tangan Shi yu dan berpindah ke kayu kering tersebut,dan akhirnya membuat sebuah api unggun.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG.....🌜


__ADS_2