
Shi yu yang menunggu hari dimana akan terjadi penyerangan besar besaran bersama ke lima temannya untuk melawan sekelompok orang yang memiliki arfetak dewa kehancuran.
Shi yu menyuruh An niy untuk menjaga Shi wan dan terus berada di dalam gua,An niy setuju setuju saja karena menurut nya. perempuan lemah seperti nya tidak bisa melakukan apa apa saat di Medan perang dan hanya bisa melindungi Shi wan dengan sekuat tenaga.
beberapa menit kemudian waktu telah berlalu menjadi hari dimana Shi yu dan yang lainnya menjalankan rencana penyerangan mereka secara langsung.
Yans pun bertanya kepada Shi yu "yu,apa tidak masalah kita meninggalkan An niy dan Shi wan sendiri? bagaimana kalau mereka ditemukan!!!"
Shi yu pun menggeleng kan kepalanya dan menjawab "hah,Yans apa kau tak sadar... kultivasi An niy bahkan lebih tinggi dari pada diri mu. jadi jangan khawatir kan mereka,dan khawatir kan kan saja dirimu sendiri agar tak mati saat penyerangan...."
Yans pun langsung merasa seperti tertusuk tepat di kelemahannya karena,dari kelima orang termasuk Shi yu dan dirinya.
dirinya lah yang paling lemah, bahkan seorang perempuan lebih unggul dari pada nya.
shimre pun langsung menyambung "yu.. bukan kah kau terlalu berlebihan,kau lihat semangat pertempuran di wajah yans sudah menghilang... bagaimana dia bisa bertahan nanti?"
"hahaha...benar benar teman yu,kau sudah berlebihan." tawa Rarta sambil menyambung perkataan shimre.
Shi yu pun menoleh ke arah Yans dan berjalan mendekati Yans,lalu memegangi bahu yans dan berkata "Yans... meskipun kau yang paling lemah di antara kami,kau adalah generasi yang menjanjikan..jadi semangat lah...dan jangan sampai mati,kalau tidak-" ucap Shi yu dengan tersenyum hangat.
"kalau tidak kenapa?" tanya Yans.
"entahlah, pikir kan sendiri..hehe.." jawab shi yu dengan senyuman hangat yang berubah menjadi menakutkan dan langsung berubah dengan senyuman hangat.
shimre dan Rarta yang melihat senyuman Shi yu memiliki arti yang lain yaitu
'bagaimana dia bisa tersenyum dan secara bersamaan mengancam!!!!!
lalu cepat sekali perubahan mimik wajah nya...' ucap shimre dan rata secara bersamaan dalam hati.
***********
ditempat lain orang orang itu sedang berlutut dihadapan seorang pria dewasa dengan tubuh yang besar,orang orang itu adalah bawahan dari pria besar itu.
mereka berlutut sambil berkata "paduka maafkan kami,kami tidak bisa menemukan jejak dari orang orang yang paduka rasakan... disekitar sini"
pria dewasa itu pun Langsung berbicara dengan nada yang begitu dingin "apa kalian bermaksud untuk menyalahkan kekuatan ku yang bisa merasakan orang orang itu....?"
"tentu saja tidak paduka...hanya saja mungkin paduka hanya kelelahan,bisa jadi kekuatan paduka melemah..." ucap salah satu bahannya.
pria besar itu pun langsung berdiri dan tiba tiba aura mencengkeram pun keluar dari tubuh pria besar itu,pria besar itu pun langsung berbicara "kurang ajar...kalian seret pria ini dan bunuh dia dan buang dia ke jurang...biar dimakan oleh hewan hewan buas..."
"BAIK PADUKA" jawab beberapa orang yang tiba tiba datang dan menyeret pria tersebut.
pria tersebut pun berteriak dan berkata "PADUKA TOLONG AMPUNI SAYA...PADUKA...PADUK-"
SREEETS.....
suara tebasan pedang pun terdengar jelas di telinga pria besar itu,pria besar itupun lanjut berkata "ingat, kalian adalah bawahan ku...jika aku mendapat atau mendengar kalian menghina, merendahkan ku... bahkan menghianati.... jangan harap kalian bisa hidup tenang...".
kejadian mengerikan itu dilihat oleh banyak bawahannya,entah kenapa para bawahan nya begitu ketakutan hingga gemetaran dengan waktu yang cukup lama.
***********
tak berselang beberapa waktu,Shi yu dan yang lainnya membagi kelompok untuk penyerangan kali ini.
Shi yu akan pergi bersama Yans,dan shimre akan pergi bersama Rarta.
sedangkan song Ruyi akan menjaga didepan gua untuk berjaga jaga, melindungi An niy dan Shi wan yang berada di dalam danau.
Shi yu pun pergi menuju ke arah sebuah pohon besar besama Yans. Yans pun bertanya "yu...kau ingin melakukan apa dengan pohon besar itu..."
"hah,sudah kau ikut saja" jawab shi yu sambil tersenyum.
Shi yu dan Yans pun menggunakan lebih banyak tenaga untuk menggunakan peringan tubuh,agar bisa menggunakan kecepatan yang lebih cepat. namun yans belum terlalu bisa menguasai teknik peringan tubuh, kecepatan nya di atas rata rata.
Shi yu pun menyamai kecepatan sesuai dengan kecepatan Yans, dipikiran Shi yu hanya memikirkan sebuah rencana.
sesampainya didepan pohon besar itu Shi yu bertanya kepada system
'system apa jika pohon ini ditebang apakah bisa memakan beberapa nyawa?'
[ Ding... tentu saja tuan. batang pohon ini saja sudah terlalu berat....untuk di pikul sebagai beban oleh manusia. Namun jika tuan ingin menebang pohon ini seperti nya tidak akan mudah. ]
'memangnya kenapa?'
[ Ding ... system merasakan sekitar 20 orang telah mengepung tuan. ]
'apa dua puluh orang!!!! sialan...'
__ADS_1
Yans yang melihat raut wajah Shi yu berbeda dari biasanya,pun bertanya "yu...ada apa dengan raut wajah mu itu....? ada apa yu?"
Shi yu menjawab "raut wajah ku mau bagaimana lagi....aku sangat tidak sedang dalam mood yang bagus ... sekarang. HEI .... KALIAN JANGAN SEMBUNYI, SUNGGUH MENYEDIHKAN SEMBUNYI DARI REMAJA SEPERTI KAMI...." Teriak Shi yu Secara tiba tiba.
tiba tiba sekitar dua puluh orang berkumpul mengepung Shi yu dan Yans. Yans yang melihat itu mulai ketakutan dan berkata "kita kalah jumlah yu"
Shi yu pun menyambung "terserah mau jumlahnya berapa, sekarang mood ku lagi buruk....maju lah kalau mau mati" sambil tersenyum meremehkan dan membuka penutup wajahnya.
Yans yang melihat Shi yu membuka penutup wajahnya pun bertanya "yu kenapa kau membuka penutup wajahmu...bukankah kau tak ingin ada yang melihat wajah mu selain kami...."
"hahahaha" Shi yu tiba tiba tertawa dan menatap dua puluh orang yang mengepung mereka dan menyambung "jika mereka melihat wajah ku, seperti nya mereka tidak bisa..... kembali dengan selamat..." tiba tiba sekumpulan cahaya pun muncul ditangan Shi yu dan ditangan Shi yu muncul lah sebuah kipas,yang tak lain adalah kipas bintang.
dua puluh orang serta Yans yang melihat kipas Shi yu pun keheranan,Yans pun berbicara dalam hati 'apa yu gila? mana mungkin kipas bisa mengalahkan merek-'
saat Yans sedang berbicara dalam hati,Shi yu telah mengayunkan kipasnya dan salah seorang dari dua puluh orang itu telah kehilangan lengannya.
Yans pun hanya bisa membelalakkan matanya melihat kejadian di tempat itu.
Shi yu berkata "hah, seperti nya kalian sedikit beruntung untuk merasakan ke kekejaman ku... beberapa hari yang lalu aku bertemu beberapa bandit, dengan sekali ayun kipas ku kepala mereka terpisah dari tubuh mereka....".
mereka yang mendengar hal itu menjadi ketakutan dan Yans masih membelalakkan mata tanpa memperhatikan apa yang Shi yu katakan.
"jadi...siapa yang mau maju duluan!!!" sambil tersenyum.
salah seorang dari dua puluh orang itu, berbicara dalam hati 'sepertinya kita sudah salah memilih lawan...ini bukan sekedar remaja berumur 18 sampai 19 tahun lagi..ini monster.'
Yans yang melihat Shi yu tersenyum pun teringat perkataan Shi yu
' "Yans... meskipun kau yang paling lemah di antara kami,kau adalah generasi yang menjanjikan..jadi semangat lah...dan jangan sampai mati,kalau tidak-" ucap Shi yu dengan tersenyum hangat.
"kalau tidak kenapa?" tanya Yans.
"entahlah, pikir kan sendiri..hehe.." '
Yans pun menyimpulkan kalau dia sampai mati di sini, sebelum itu terjadi pun Shi yu bisa langsung menebasnya.
**********
di tempat lain shimre dan Rarta pergi bersama,mereka menggunakan teknik peringan tubuh untuk bisa bertarung di udara.
walau sebenarnya tidak bisa terbang.
"ya,aku bisa menggunakan elemen air..." jawab shimre.
Rarta mulai memikirkan rencana untuk membuat Seolah olah hari ini akan hujan dan membuat mereka berteduh sementara lalu menyelinap masuk dan menyamar.
tapi masalah nya adalah salah satu dari mereka memiliki teknik pendeteksi.
Rarta yang sudah punya pengalaman karena dirinya adalah seorang kaisar bisa langsung tahu bahwa itu adalah orang yang kuat.
saat sedang mengawasi sebuah suara pun masuk kedalam pikiran Rarta dan berkata
'yang mulia... apakah saya perlu membantu?'
rarta pun menjawab '*tidak...tidak perlu...kalau sampai kalian membantu identitas ku akan terbongkar. kalian Bantulah saat aku suruh saja ...'
'baik yang mulia*'.
meskipun Rarta kuat dia tetap tidak bisa keluar sendiri tanpa pengawalan dari para pengawal khusus nya.
"Baiklah sudah ku putuskan,aku yang akan menjadi umpan " ucap shimre dengan percaya diri.
Rarta yang mendengar itupun terkejut dan langsung menyambung ucapan shimre "kau gila.. shimre, tingkat kultivasi mu di bawah mereka kau bisa mati..."
"seharusnya aku yang bilang begitu,kau kan akan melawan boss nya. kalau aku yang lawan tentu hasilnya akan sangat berbeda...kau tahu kan tingkat kultivasi ku tidak setinggi kau Rarta,jadi jika aku melawan anak buahnya mungkin ada kemungkinan untuk bisa berhasil. perbedaan tingkat kultivasi mereka hanya satu atau dua tingkat saja dengan diriku....jadi jangan khawatir dan kalahkan boss nya menggunakan kalung milik An niy....kami percaya pada mu Rarta " balas shimre dan keluar dari persembunyiannya.
shimre pun mulai berjalan perlahan dan mendekat ke arah sekelompok orang dan berbicara "hei,kalian.... kalian pecundang. kalau kalian bisa menangkap ku kalian akan ku kasih beberapa koin emas.....ah,kau sangat jelek,kau menjijikkan dan kau....cuih bau bla..bla...bla" ejek shimre kepada mereka satu persatu.
mereka yang tidak tahan dengan ocehan shimre pun mulai menyerang shimre,lalu shimre pun berlari ke arah hutan.
Rarta yang melihat shimre berlari Langsung menghubungi salah satu pengawalnya untuk menjaga shimre dari jarak jauh kalau shimre dalam bahaya.
Rarta pun mulai masuk kedalam markas musuh.
***********
di sisi lain Shi yu sudah hampir membunuh sekitar lima belas orang dengan kipas nya.
Yans yang melihat itu langsung ketakutan.
__ADS_1
Shi yu pun langsung berbicara "jadi sisa kalian berlima yah... membosankan. ku kira akan lebih kuat,karena kalian berlima adalah mangsa terakhir ku akan ku serahkan kalian kepada teman ku...."
Yans yang mendengar itu langsung terkejut di tempat dan bertanya "kenapa aku yu?"
Shi yu pun menjawab "yah,karena dari tadi kau hanya menonton ku saja membunuh orang orang tak berguna ini....jadi jika kau tidak bertarung kau tidak akan bisa tambah kuat..dan akan selalu dibawa An niy..."
Yans yang mendengar itupun langsung membantah "siapa juga yang bilang kalau aku tidak bertarung...aku akan bertarung...ayo maju sini orang orang tak berguna"
Lima menit kemudian
setelah mengatakan itu,Yans tidak bisa mengalahkan satu pun dari mereka.
salah satu dari kelima orang itupun mengejek Yans "wah,wah....orang lemah malah bilang kami tidak berguna.... seperti kau harus mati Disini"
"aku tidak lemah..." ucap Yans dengan kehilangan kepercayaan diri nya.
seketika pedang dari salah satu dari kelima orang itu menyerang Yans dari belakang,Shi yu yang melihat itu pun langsung mengerutkan alis nya dan langsung menyerang mereka dengan sebuah elemen air berbentuk bulat kecil.
Shi yu pun menyambung "seperti nya kalian bersenang senang yah, padahal sedikit lagi mati"
Yans pun menoleh ke arah Shi yu,Shi yu pun berkata kepada Yans "kau sudah berusaha Yans...tidak pangeran Yans..."
"kau... bagaimana bisa kau?" tanya Yans yang terkejut dengan perkataan Shi yu.
namun Shi yu tidak membalas,ia malah menyambung lagi Dengan mengatakan "karena teman ku sudah berusaha sampai sekuat ini,maka sekarang serahkan saja padaku...".
dalam seketika Shi yu pun mengayunkan kipasnya dan dalam sekejap tubuh mereka hancur tak tersisa.
setelah itu pun Shi yu langsung menyimpan kembali kipasnya kedalam penyimpanan system.
dan melirik ke arah Yans dan berkata "maaf sudah membuat mu takut Yans....".
Yans pun langsung membalas "tidak aku malah berterima kasih,karena kau yu aku bisa tahu bahwa aku masih sangat lemah dan perlu lebih banyak berkultivasi untuk menjadi kuat....".
tiba tiba sebuah suara berasal dari hutan pun muncul "AHHHH...".
Shi yu yang mendengar itupun langsung menyuruh system untuk menyelidiki apa yang terjadi dari asal sura itu.
[ Ding... asal suara itu berasal dari tuan shimre yang terkena tebasan pedang ]
'shimre?'
"Yans ayo cepat... kita harus menolong shimre" ucap Shi yu kepada Yans.
***********
shimre yang terkena tebasan pedang pun langsung merasa sakit di lengan nya.
'sial,aku lupa membawa pedang ku....aku harus bisa merebut salah satu dari pedang mereka' ucap shimre dalam hati.
"oii...kenapa kau diam saja? bukannya tadi kau mengolok-olok kamu hah....lihat sekarang kau sangat lemah" ucap salah satu dari orang yang mengejar shimre.
shimre pun tersenyum masam dan berkata "mana mungkin aku bisa menang kalau kalian saja menyerang ku menggunakan pedang, kalau kalian meminjamkan ku pedang aku yakin aku bisa melawan kalian"
mereka pun tertawa dan mengatakan "apa kau pikir kami bodoh? mana mungkin kami memberikan pedang kepada musuh kami....SERANG...."
'*sial'.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG....🌜*
__ADS_1