Sang Fotografer & Asisten

Sang Fotografer & Asisten
Bab 10 jemput Zahra & welcome Jakarta par2


__ADS_3

Akhirnya Zahra naik ke tempat tidur dan rebahan di atas kasur, berdoa lalu tidur 💤😴


...----------------...


Vannie tiba² terbangun dari tidurnya dan dia melihat ke arah Zahra masi tertidur pules sambil mendengkur, untung suara dengkuran gak terlalu nyaring wkwkwk setelah itu pandangan vannie langsung tertuju ke arah dinding yang di mana di sana ada sebuah jam dinding kecil yg bergantung, Vannie mengucek ke dua matanya lalu kembali melihat ke arah jam 🕠


" Oowh... Ternyata sudah pukul 5.30 pagi, " Vannie segera membangun Zahra,


" bangun² ayok bangun, " dengan malas Zahra membuka matanya dan bertanya sekarang jam berapa, Vannie menjawab jam 8 pagi, seketika Zahra bangun² dengan kaget dan terburu² hahaha Vannie tertawa melihat tingkah zahra yg panik 🤣🤣


" Ko kmu ketawa sih " tanya Zahra yang melirik Vannie yg menertawai dirinya...


" Santai aja klee bestie ini tuh masi setengah 6 pagi wkwkwkwk " Zahra langsung beralih ke jam dinding yang ada di kamarnya spontan mata Zahra langsung melotot dan berteriak.


" Vannieeeeeeeee hobi banget sih kamuuuu ngerjain orang hiks 😭😭😭😭" Vannie mala tertawa terbahak²


" Sorry sorry aku bangunin kamu jam segini tuh karena aku mau ngajak kmu ke sawah dulu sebelum kita berangkat ke Jakarta, aku mau berpamitan sama padi², alam dan pemandangan yang ada di sana, hiks aku akan meninggalkan mereka yang sudah membuat ku jatuh cinta 😌"

__ADS_1


seketika Zahra terdiam dari ocehannya dan mengerutkan dahinya, lalu dia menghampiri Vannie dan memegang jidat Vannie seolah memeriksa dan lalu bertanya dengan santainya pada Vannie


" Apa kau sakit, panas, demam atau kau gila???🤨" Ucap Zahra, spontan Vannie menipis tangan Zahra


" Aku baik² saja weeeh... Emang salah aku mau ke sana sebelum kita pergi ke Jakarta, nggak kan? Udah ayok buru waktu kita gak lama, karena jam 8 kita sudah harus berangkat. " Akhirnya Zahra menuruti permintaan Vannie untuk pergi kembali ke sawa yg mereka kunjungi setiap pagi dan sore selama Vannie di sana, sesampainya di sawa Vannie mwnggurutu dengan sendiri nya, mulutnya mengoceh seperti emba dukun yang lagi membaca mantraa 🤣🤣🤣 untung aku gak di sembur yah kan wkwkwkw, Vannie curhat dan berpamitan ke pada alam🌳🌴 padi 🌾 dan rumput² yang ada di sana 🌿🍃, Zahra hanya menyimak sambil berpikir


" Kalo sahabat sudah mulai gila padahal baru 2 hari di kampung 😭," pikir Zahra setelah itu mereka kembali ke rumah mandi dan sarapan setelah itu bersiap² untuk berangkat, semua barang sudah siap dan sekarang lagi di naikin ke mobil mang Asep dan juga Aldy yang membantu menaikan semua barang ke bagasi mobil.


( benar-benar Van..!!! kamu nggak ada niatan Pamitan sama bebegig ) author 🤭🤣


( amit-amit Thor ) Vannie


" Mamah teteh pamit nya, doaken teteh sing betah damel diditu sareng teteh sok di pasihan kasehatan " mama santi langsung memeluk anaknya


" muhun teh, pasti ku mamah doaken Tampa teteh nyuhunken " 😭😭😭 mama santi dan zahra berpelukan sambil menangis, Vannie pun ikut sedih menyaksikan momen Haru tesebut.


Vannie pun ikut berpamitan ke mama Santi, nenek dan aldy setelah itu Vannie dan Zahra naik ke mobil, dan di supir pribadi Vannie sendiri yah itu mang Asep. Akhirnya kita berangkat semua melambaikan tangan, dada² hati di Jalan teriak mereka semua, termasuk ibu² rempong tetangga zahra.

__ADS_1


" Semoga gak macet. " kata Vannie


" Jadi kita cepat sampai. "Sepanjang perjalanan Zahra hanya diem sambil menyenderkan punggung nya di Sandaran kursi mobil, matanya tertuju pada arah luar jendela mobil. dan Vannie pun sibuk dengan hpnya karena selama di kampung banyak kerjaan yg terabaikan karena sinyal di sana kurang bagus, 3jam kemudian kita sudah mulai memasuki wilayah ibu kota jakarta dan mang Asep bertanya


" Non Vannie gak mau singgah dulu untuk makan siang? " tanya mang Asep


" Boleh² mang ini memang sudah waktunya makan siang kita cari aja resto deket² sini." ucap Vannie dan akhirnya mobil singgah di sebuah restoran yang menjual Aneka makanan dan jajan impor wow...


" Zahra kamu mau makan apa?" Tanya Vannie.


Lalu Vannie bertanya lagi ke mang asep,


" pesan aja mang Asep yang menurut mang Asep enak. " Akhirnya makanan pun datang sesuai dengan pesanan masing² dan kita pun makan.


Selesai makan kita melanjutkan perjalanan, tapi ternyata jalan macet, yah maklum la namanya juga jakarta pasti macet.


Vannie dan Zahra pun ngantuk, jenuh dan bete entah kapan kita sampai, macet nya panjang sklee... tapi pada akhirnya Vannie dan Zahra ketiduran di mobil.

__ADS_1


Bersambung.......


__ADS_2