
Beberapa hari kemudian setelah acara lamaran Vannie dan Koko Indra berlangsung, tepatnya hari ini hari yang sibuk bagi keluarga besar Vannie karena akan mempersiapkan hari pernikahan. sedangkan Vannie bersantai ria karena semua sudah di siapkan oleh Wedding.
Vannie dan Zahra sibuk dengan game di ponselnya dan hari weked sangatlah membosankan. Zahra menatap Vannie yang sibuk dengan game online nya. Vannie menyadari bahwa Zahra menatap dirinya.
" Apaan sih horor banget natap nya." canda Vannie.
" Ke nya aku pulang aja ke kampung halamanku. " Ucap Zahra tiba-tiba mengejutkan Vannie yang sedang sibuk dengan game online tersebut, Vannie matikan ponselnya lalu melegakan di meja dan menatap Zahra dengan serius.
" Kamu serius mau pulang kampung? kan kita mau jalan-jalan ke puncak hari pernikahan ku juga sebentar lagi."ucap Vannie serius
" Iya aku udah mengambil keputusan, kalo aku pulang aja ke kampung halaman."Jawab Zahra.
" Tapi kamu bakal Balik lagi kan buat kerja, semua pekerjaan ku butuh kamu."Tanya Vannie. sedangkan Zahra hanya menundukan kepalanya lalu menggeleng. vannie Melihat itu sontak terkejut. bagaimana tidak zahra tak kan kembali lagi ke Jakarta.
" Loh kenapa? kamu nggak mau kerja lagi sama aku ? apa aku melakukan kesalahan?" ucap Vannie mulai menangis.
" Tidak Cece, memang ini keputusan yang berat. tapi bagaimana lagi aku harus sudah pulang ke kampung halaman mu dan aku minta maaf kalo ada salah sama kamu 😊 kamu jangan marah ya sama aku." ucap Zahra menenangkan Vannie yang sudah menangis.
__ADS_1
" Hiks hiks hiks hiks hiks kamu te tega meninggalkanku, kamu nggak sayang lagi sama aku hiks " ucap Vannie menangis sesenggukan.
" Aku harus gimana ce? aku juga berat meninggal Cece. terlebih lagi aku sudah nyaman dengan pekerjaanku yang sekarang." ucap Zahra Mulai berkaca-kaca.
" Apa alasan kamu mau pulang kampung? hiks apa karena Farwan? sehingga kamu tidak bisa melewati ujian ini ? kenapa hiks hiks hiks." Ucap Vannie mengguncang guncang tangan Zahra sambil menangis.
" Jawab Zahra jawab " ucap Vannie lagi
" Tidak Vannie, aku hanya butuh waktu saja dan ini tidak ada sangkut pautnya dengan Farwan ataupun siapapun." Jawab Zahra
Sedangkan Vannie tidak menyangka bahwa Zahra berhenti bekerja tanpa alasan yang jelas, Vannie terus menangis berpelukan dengan Zahra mereka berdua meluapkan keluar kesahnya.
Emy dan Farwan sedang bertengkar di studinya Farwan, Emy mengamuk amarahnya sudah meledak-ledak.
" Kamu keterlaluan Farwan! apa reaksi anggi bahwa kamu menghubungi mantanmu itu hah" bentak Emy pada Farwan.
" Aku hanya menanyakan kabar nya saja, sedangkan aku sudah tidak punya perasaan lagi pada dia."Bohong Farwan. Farwan berbohong nyatanya dia merindukan sang mantan kekasihnya yang begitu jauh.
__ADS_1
" Aku tidak percaya omongan mu itu! kamu tahu dia bercerita padaku kalo kamu merindukan dia! emang dasar lelaki tak bisa di percaya." hardik Emy dengan emosi.
" Aku tidak ada hubungan apa-apa pun lagi dengan dia! apa salahnya aku menanyakan kabarnya?" ucap Farwan
" Seharunya kamu bisa berpikir untuk menjaga perasaan Anggi, tidak ada istilah silaturahmi!"ucap Emy lalu pergi meninggalkan Farwan di dalam studio
BRAKKKMK
Emy keluar dengan emosi, karena sepupunya yang tidak bisa menjaga perasaan Anggi, entah apa yang akan terjadi bila Anggi tahu.
**BERSAMBUNG
jangan lupa
LIKE
COMENT
__ADS_1
SHARE**