
stop......
" Kalian ini apa-apaan sih nggak malu apa sama tamu " ucap Farwan menengahi Aldy dan Andy.
" Dia nih yang mulai duluan " ucap Andy sambil nunjuk-nunjuk Aldy
" Apaan lu yang mulai " ucap Aldy tak terima dan hal hasil mereka berdebat.
" Stop kalian malu-maluin aja, kalo kaya gini balik sana ke studio " ucap Farwan mulai marah. seketika itu Aldy dan Andy diam. Vannie hanya menikmati sambil meminum Boba yang di bawa oleh Farwan.
" Ya udah yuk duduk, nggak baik bertengkar di depan nasi " ucap Zahra mempersilahkan Farwan Aldy andy. semuanya menyantap makanan. setelah makan semua duduk bersantai di dekat kolam renang sambil tertawa.
seketika Vannie teringat sesuatu lalu menanyakan jam berapa.
" Eh ini jam berapa Weh " tanya Vannie.
" Jam 1 siang " ucap Anggi.
" Emang kenapa " tanya Zahra sedangkan Vannie langsung mengambil ponsel yang ku kira ada pekerjaan penting.
" Aku lupa Weh belum siaran di room " ucap Vannie membuka aplikasi mangatoon lalu masuk audio room. sedangkan Zahra Anggi, Farwan Aldy dan juga Andy melongo.
" Dieh aku kira ada pekerjaan Penting " ucap Zahra menggelengkan kepalanya
" Dieh dari tadi aku sibuk sampe lupa untuk siaran 🤦 " ucap Vannie.
tak lama kemudian Mbak sari membawa nampan yang berisi jus dan juga Tutut
Vannie menatap makanan aneh merasa geli sendiri.
" Itu apaan mbak " tanya Vannie
" Ouh ini non siput Tutut buatannya neng Zahra " jawab Mbak sari
" Tapi mbak ko siput nya aneh begitu " ucap Vannie tergidik.
" Nggak tau non tanya neng Zahra aja coba non, mbak pamit dulu ya " ucap Mbak sari.
"Ayo di makan " ucap Zahra mengambil piring, sedangkan 5 orang pasang mata menatap Zahra aneh.
" Manusia aneh ini si Zahra " gumam Farwan dalam hati.
" Hiiih nggak bar-bar juga kali sampe siput aneh gitu aja di makan " gumam Anggi
" Eh walaupun kamu Tarzan tapi bar-bar nya ya ampun itu gimana cara makamnya zahraaaaaaa " ucap Vannie prustasi melihat tingkah Zahra yang menurutnya aneh.
" Lah ini enak loh coba deh " ucap Zahra sedangkan Vannie hanya menggelengkan kepalanya.
" Kak Farwan mau nyobain? ini enak loh " ucap Zahra menawarkan sedangkan Farwan yang di tawarkan menggelengkan kepalanya karena merasa geli lihat makanan aneh.
" nggak gini juga Zahra 😠" gumam Farwan dalam hati.
" Neng Abang mau nyoba donk " ucap Aldy memberanikan diri walaupun geli sendiri melihat siput.
__ADS_1
" demi menaklukkan hati seorang Zahra aku rela tuhaaaaaam ðŸ˜" jerit Aldy dalam hati.
Aldy mulai mencoba memakan siput di ajari oleh Zahra cara memakan siputnya. sedangkan 4 pasang mata masih menatap kedua orang itu yang memakan siput dengan santai.
" tidak buruk " gumam Aldy..
" awas lu Aldy " gumam Farwan dalam hati Vannie yang melirik ke arah Farwan tersenyum di dalam otaknya ada niat jahil.
" Wah kalian serasi ya " ucap Vannie masih melirik Farwan, sedangkan Farwan yang mendengar itu menatap Vannie dengan tajam
" Iya donk, neng Zahra cocok sama aku " ucap Aldy menghiraukan bos nya yang di sana.
" Dieh apa-apaan dah, langsung melayang lu " ucap Vannie. sedangkan Aldy yang mendengar itu hanya terkekeh. Di situ Farwan langsung berdiri Vannie yang melihat itu tersenyum.
" perang di mulai " gumam Vannie sambil meminum Boba dan mendengarkan DJ di room.
Farwan menghampiri Zahra dan Aldy yang menikmati Tutut, lalu duduk di tengah-tengah Zahra dan Aldy.
" Apa-apaan sih bos malah nyerempet aja " ucap Aldy kesal.
" Ups sorry Aldy nggak lihat 🤠" ucap Farwan pura-pura polos sedangkan Aldy hanya cemberut lalu menghampiri Anggi dan Andy.
" Bebz lihat deh " ucap Aldy ngadu pada Anggi sedangkan Anggi menatap Aldy heran.
" Apaan sih " tanya Anggi kesal.
" Aku lagi kesel bebz, Zahra kan calon masa depan aku dan kamu juga sama ibu dari anak-anakku " ucap Aldy..
" Woy lu mau jadikan Zahra sama Anggi di madu " ucap Vannie.
" Maruk " ucap Farwan Vannie dan Andy bersamaan lalu mereka tertawa.
" Zahra " panggil Farwan. sedangkan Zahra yang masih menikmati Tutut berhenti seketika karena jantung berdebar.
" Iya kak " jawab Zahra gugup.
" Kamu kerja bagian apa " tanya Farwan.
" asisten pribadi nya Cici Vannie " jawab Zahra.
" Ouh aku kira di toko, kalo di toko kan enak bisa mampir setiap hari " ucap Farwan.
" gempur terooooos " ucap Vannie ngegas
" sirik aja kamu cantik " ucap Farwan tertawa.
" Dieh apa-apaan mana ada aku sirik, dosa kalo sirik " ucap Vannie.
" Nah itu tau " ucap Farwan sedangkan Vannie hanya menjulur lidahnya 😛 dengan kesal lalu pokus kembali dengan ponselnya.
...----------------...
pukul 18:00
Vannie duduk di tengah rumah sedangkan Zahra baru menyelesaikan tugas sebagai seorang muslim, sedangkan Farwan Aldy dan Andy jangan di tanya mereka masih di rumah Vannie.
__ADS_1
" Ci mau di masakin apa, aku masak sayur sup mau nggak " ucap Zahra.
" Ya udah itu aja gak apa-apa asal.jangan goreng tempe sama sambel terasi 😕 masa seorang model makan itu " ucap Vannie.
" Ahahaha, kan aku nggak tau rub gimana sih " ucap Zahra terkekeh, lalu Zahra pamit untuk ke dapur memasak sayur sup dan lainnya di bantu oleh mbak sari.
" Neng Zahra orang mana " tanya Mbak sari.
" Kalo aku dari Sukabumi " jawab Zahra tak lama kemudian Farwan masuk ke dapur hendak mengambil air minum tak sengaja melihat Zahra sibuk dengan peralatan dapur.
" Zahra " panggil Farwan menghampiri Zahra.
" ah iya kak " jawab Zahra.
" Lagi apa " tanya Farwan
" Lagi masak kak, kakak ada apa ke dapur " tanya Zahra menatap Farwan.
" Ouh ini mau ngambil air minum " ucap Farwan sedangkan Zahra hanya mengangguk ber oh ria Farwan duduk di meja makan sambil menunggu Zahra selsai masak takut nanti ada dua curut muncul dan mengambil Zahra darinya.
Setelah memasak Zahra merapihkan masakan di maja makan, lalu menghampiri Vannie dan yang lainnya
meja makan
" Loh FerO kamu dari tadi di sini " tanya Vannie karena sedari tadi tak melihat Farwan taunya di dapur.
" Iya nemenin masa depan " ucap Farwan.
" Dieh dasar " ucap Vannie menarik salah satu Kursi lalu duduk.
" Neng kamu masak " tanya Aldy mendekati Zahra.
" Iya bang " ucap Zahra.
" Wah calon masa depan Abang pinter deh " ucap Aldy.
" Mulai dah " ucap Farwan pelan.
" Zahra duduk sebelah kakak aja " ucap Farwan mempersilahkan Zahra duduk, sedangkan Zahra bingung lalu menatap Vannie, Vannie mengangguk setuju.
" Neng kenapa nggak duduk sebelah Abang aja " ucap Aldy
" Abang pale lu " ucap Anggi.
" Ih ayank kamu cemburu ya " ucap Aldy menggoda Anggi.
" Dieh ogah gue cemburu sama buaya darat kaya kalian " jawab Anggi.
" udahlah ayank Anggi mengakui aja kalo ayank cemburu " ucap Aldy
" Sudah-sudah sekarang makan nanti keburu dingin makanannya " ucap Vannie, lalu semuanya menyantap makanan dengan tenang.
( rebutan terus aja, Aldy jangan Maruk woy ) author
BERSAMBUNG..........
__ADS_1