
pukul 05:00
Zahra terbangun karena alaram lalu Zahra mengambil kacamata dan melihat jam, Zahra bergegas ke kamar mandi untuk melaksanakan shalat subuh. setelah melaksanakan shalat subuh Zahra turun ke bawah dengan pakaian sudah lengkap dan menenteng tas kecil.
mang Asep melihat ku keluar rumah lalu menghampiri Zahra dan bertanya.
" Neng mau kemana " tanya mang asep aku menoleh dan menjawab
" Mau ke pasar mang, tapi aku nggak tau pasarnya di mana " jawab Zahra.
" Biar mang Asep aja anterin, kebetulan non Vannie berangkat siang " ucap mang Asep sedangkan aku berpikir sejenak.
" Mang Emang nggak apa-apa? kan nggak enak loh " tanya Zahra
" Nggak apa-apa neng dari pada nyasar nanti saya yang di Salahkan karena nggak nemenin neng Zahra " ucap mang Asep.
" Ya udah deh mang maaf ya ngerepotin" ucap Zahra, akhirnya Zahra pergi ke pasar di antar mang Asep menggunakan motor, sesampainya di pasar Zahra berpamitan pada mang Asep sebentar dan mang Asep menunggu di parkiran.
Zahra berkeliling mencari sayuran dan daging.
bahan-bahan yang di butuhkan
daging ayam
sayur bayam
sayur sup
Masako, ladaku, garem, kunyit sereh,
cabe kriting, cabe-cabean, cabe bubuk. dan lain-lainnya..
Setelah membeli dan memeriksa apa semuanya sudah lengkap? setelah memeriksakan Zahra bergegas ke parkiran yang ada di pas, Zahra menemukan Tutut kesukaan nya dan langsung menghampiri.
" Permisi mang, Tutut sekilo berapa " tanya Zahra ke mang jualan Tutut.
" Ouh ini neng sekilo harganya 50RB" ucap mang jualan Tutut.
" Lah mahal amat dah ini Tutut, di kampungku tinggal Kesawah " gumam Zahra. seketika Zahra tersadar oleh mang tutut.
" Neng gimana mau beli " tanya amang Tutut.
" Ah iya bang beli 1KG aja ya " ucap Zahra mang Tutut pun langsung masukan tututnya setalah di kilo. setelah Zahra membayarnya bergegas menghampiri mang asep yang sudah menunggu Zahra di parkiran.
" Neng banyak banget belinya " tanya mang Asep.
__ADS_1
" Iya mang mau ngeliwet nanti aku yang masak " jawab Zahra. sedangkan mang asep hanya mengangguk lalu mengambil alih belanjaan yang di bawa Zahra.
...----------------...
Seesampainya di rumah vannie mang asep membantu membawakan belanjaan Zahra lalu bergegas membawanya ke dapur. setelah meletakkan belanjaannya mang Asep berpamitan untuk mencuci mobil. tak lama kemudian Vannie menghampiri Zahra lalu bertanya.
" ya ampun kamu tuh habis dari mana? tau nggak aku tuh nyariin kamu kemana-mana Aku kira kamu kabur " ucap Vannie sedangkan Zahra hanya terkekeh..
" Maaf ya ci tadi aku ke pasar, kita masak-masak kamu sibuk nggak hari ini " jawab Zahra.
" Nggak sih, Aku mau keluar dulu sebentar ada keperluan kamu nggak usah ikut istirahat aja. biar beradaptasi di lingkungan baru " ucap Vannie.
" Tapi kan aku asisten mu kemanapun kamu pergi aku ikut, nggak enaklah ci " ucap Zahra..
" Udah kamu istirahat dulu aja, nanti senin baru kamu ikut aku kerja " ucap Vannie.
" Tapi kan " ucap Zahra terpotong
" Udah ya aku pamit dulu, hanya sebentar habis itu aku pulang ko kita masak-masak bukannya tadi kamu habis belanja kan " ucap Vannie pamit.
Sedangkan Zahra yang ditinggal Vannie menghampiri Anggi yang sibuk mengerjakan berkas-berkas yang harus di setor pada Vannie.
" Kak, lagi ngapain " tanya Zahra duduk di samping Anggi, Anggi pun menoleh tersenyum.
" Ini aku lagi mengerjakan laporan yang harus di setor bulan ini " jawab Anggi sambil memeriksa, sedangkan Zahra hanya mengangguk.
...----------------...
" FerO, habis dari mana kamu " tanya Vannie di persimpangan jalan.
" Eh si cantik, habis kerja lah ngapain lagi " jawab Farwan.
" Dieh, ya udah aku balik dulu nih. soalnya Zahra mau masak-masak dia dah nunggu nggak aku ajak " ucap Vannie pamit.
Sedangkan Farwan berpikir bagai mana caranya untuk bisa ke rumah Vannie, ah iya Farwan kan cerdas bisa melakukan berbagai cara..
" gimana ku bawa Andy dan Aldy walaupun nanti bakal riweh godain Zahra, dan lagi sogokan Boba " gumam Farwan langsung menyalakan Motornya menuju rumah.
Sesampainya di rumah Vannie memarkir mobil nya lalu bergegas masuk ke dalam rumah, mendapati Zahra yang sibuk membereskan barang-barang yang ada di tangah rumah. Vannie menghampiri Zahra.
" Kamu apa-apaan sih, ko malah beres-beres rumah inget kamu di sini asisten ku dan di sini juga ada ART lain yang bisa membereskan rumah kenapa kamu malah beres-beres sih " ucap Vannie sedangkan Zahra yang sibuk beres-beres kaget dengan kedatangan Vannie.
" Ist kenapa kamu marah-marah sih ci " ucap Zahra
" Lagian aku nyuruh kamu istirahat bukan beres-beres. " ucap vannie sewot.
__ADS_1
" Dieh apa-apa sih kamu, aku cuma membereskan meja doang " ucap Zahra membela.
" Ist terserah kamu aja, aku mau ganti baju dulu habis itu kita masak-masak, dan di mana Anggi " ucap Vannie. tak lama kemudian Anggi muncul dari arah tangga.
" hadir ci " ucap Anggi menghampiri Vannie dan Zahra.
" Dieh ya udah aku ganti baju dulu baru kita masak-masak " ucap Vannie berlalu meninggalkan Zahra dan Anggi. sedangkan Zahra dan Anggi bergegas ke dapur untuk menyiapkan bahan-bahan yang akan di masak..
" Eh ini apaan " ucap Anggi baru pertama kali melihat Tutut.
" Ouh itu siput " jawab Zahra sedangkan Anggi hanya mengangguk dan langsung membersihkan Tututnya tak lama kemudian Vannie muncul.
" Eh udah mulai ya, aku bantuin apa " tanya Vannie menghampiri Anggi dan Zahra yang sudah mulai sibuk masak-masak.
" Udah duduk aja ci " jawab Zahra yang fokus memotong sayurannya. sedangkan Vannie tak terima langsung mengambil alih potongan dari Zahra.
" Ist kamu ini ci, udah duduk aja " ucap Zahra riweh. sedangkan Vannie tak menghiraukan ucapan Zahra ia hanya pokus dengan potongan sayur
masak memasak pun selsai vannie, Anggi dan Zahra merapihkan masakan di dekat kolam renang.
setelah membereskan semuanya tak lama kemudian entah dari mana 3 orang yang membuat rusuh ke rumah Vannie..
" Nih cantik bobanya " ucap Farwan menghampiri Vannie lalu menyerahkan Boba.
" kapan aku mesen Boba, hiiih ini pasti kerjaan dia dasar tapi lumayan lah " gumam Vannie dalam hati.
" ouh iya makasih FerO Boba nya " ucap Vannie malas.
" Eh ada neng cantik siapa nih " ucap Andy mengeluarkan jurus buayanya dan menghampiri Zahra, sedangkan Zahra hanya tersenyum.
" Ih manis banget sih kamu senyum " ucap Andy.
" Heh kalian berdua ngapain ke sini " ucap Anggi, menatap Aldy dan Andy.
" Eh sayang ku ada di sini ya, kirain ayank Andy tuh bebebz Anggi kerja di toko " ucap Andy.
" Dieh kalian ngapain sih ist, ganggu aja kalian " ucap anggi kesal.
" Ist ayank Anggi jangan gitu donk " ucap Andy.
" Heh curut minggir kamu itu Anggi punya ku " ucap Aldy
" Apa-apaan sih ini punya ku kali " ucap Andy mulai bertengkar.
__ADS_1
STOPP........
BERSAMBUNG.........