Sang Fotografer & Asisten

Sang Fotografer & Asisten
melewati masa kritis


__ADS_3

Indonesia.


Vanessa sudah sampai di Jakarta Tak lama kemudian supir jemputan nya sudah datang Vanessa lalu bergegas ke mobil dan mobil pun jalan ke masion Vannie.


30mnt


akhirnya vanessa sampai di masion lalu masuk ke dalam masion, Anggi melihat sepupunya sudah datang lalu menghampiri nya.


" nes kamu sudah sampai ?" tanya Anggi.


" Iya kak, Cece mana ko aku nggak lihat dia padahal aku sudah mengabari dia kalo hari ini aku sudah ke Jakarta" ucap Vanessa.


" Cece nggak ada nes, lagi dinas keluar kota sama asitesnnya " jawab Anggi sedangkan Vanessa hanya meng oh ria, Vanessa pamit bergegas ke kamar untuk istirahat.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Beberapa hari kemudian.


Aldy masih setia menemani Zahra yang masih berbaring lemah, Zahra tak kunjung bangun dari tidurnya. Tak lama kemudian Vannie masuk ke dalam rawat inap dan menghampiri Aldy.


" Aldy lu nggak balik ke indo ?" tanya Vannie.

__ADS_1


" Nggak dulu Zahra belum bangun " jawab Aldy.


" Nanti Farwan nyari lu karena belum balik ke Indonesia " ucap Vannie sedangkan Aldy hanya menghela napasnya karena sepertinya Vannie lupa dengan seribu alasan untuk bisa stey di Singapore


" nggak usah khawatir aku bisa membuat seribu alasan " ucap Aldy Sombong.


" cih dasar kampret " ucap Vannie, Vannie duduk di sofa yang dekat tempat tidur Zahra sedangkan Aldy duduk sebelah tidur Zahra.


Tin...tim....tin....


Terdengar alat menitor yang menyala di dekat Zahra.


Tiiin..........


" Zahra kamu kenapa hiks 😭 " ucap Vannie mulai menangis. sedangkan Aldy hanya terbengong melihat itu karena syok.


" Zahra bangun zahra plis jangan kaya gini " jerit Vannie Aldy pun tersadar lalu menenangkan Vannie.


" Vannie plis jangan kaya gini kasian Zahranya dia pasti sedih lihat kamu nangis kaya gini " ucap aldy menenangkan Vannie tak lama kemudian dokter dan suster pun masuk lalu meminta Vannie dan Aldy ke luar sebentar. Vannie di luar mundar-mandir seperti setrikaan sedangkan Aldy melihat Vannie seperti itu merasa pusing.


" Vannie duduk lah nggak cape apa bulak balik kaya setrikaan" ucap Aldy

__ADS_1


" Aldy bagaimana dengan Zahra bagaimana terjadi sesuatu sama Zahra, gimana gue jelasin sama mamah Santi sama umi Mama's hiks 😭😭 " ucap Vannie.


" Tenanglah Vannie Zahra kuat orangnya nggak mungkin meninggalkan kita semuanya" ucap Aldy tak kemudian dokter pun keluar lalu Vannie dan Aldy menghampiri dokter tersebut.


" Dok bagaimana dengan Zahra apa yang terjadi " tanya Vannie.


" Alhamdulillah pasien sudah melewati masa kritis mungkin beberapa jam ke depan pasien akan sadar " ucap dokter. Vannie dan Aldy mengucap syukur lalu meminta izin pada dokter untuk masuk ke dalam..


Vannie dan Aldy menghampiri Zahra lalu Vannie mengelus tangan Zahra.


" Rubba kamu bikin aku panik, kenapa.sih bikin orang senam jantung " ucap Vannie kesal.


tak lama kemudian Zahra membuka matanya lalu Zahra menatap langit-langit dan menoleh ke arah Vannie dan Aldy.


" A...ai..air " ucap Zahra terbata-bata Aldy dengan sigap mengambil.gelaz di naskah lalu menyodorkan air ke arah Zahra dengan hati-hati Zahra meminumnya di bantu oleh Aldy.


" Aku di mana " ucap Zahra lemas.


" Kamu di rumah sakit, sekarang istirahat lah kamu baru bangun " ucap Aldy. sedangkan Vannie hanya diam saja karena bingung memulainya


Zahra pun istirahat karena masih lemas dan rasa kantuk masih menyelimuti Zahra

__ADS_1


BERSAMBUNG......


__ADS_2