Sang Fotografer & Asisten

Sang Fotografer & Asisten
pesona Aldy untuk menaklukkan seorang Zahra


__ADS_3

Singapure


Setelah sadar dari komanya Zahra semakin hari semakin membaik, tak luput dari perhatian Vannie dan Aldy yang selalu menyemangati Zahra untuk bangkit kembali.


Zahra tidak memikirkan lagi Farwan karena baginya untuk saat ini sembuh total dan akan meminta janji Vannie mengajak jalan-jalan di Singapure


" Zahra sekarang kamu makan dulu ya, biar aku suapin " ucap Vannie duduk di samping Zahra, sedangkan Zahra hanya mengangguk. Vannie pun mengambil mangkuk yang berisi bubur lalu Vannie menyuapi Zahra dengan telaten.


" Kamu harus makan yang banyak, badan kamu udah kurus kerempeng " ucap Vannie sedikit mengomel.


" Ist apaan aku kan lagi cantik dan seksi " ucap Zahra dengan bangga diri.


" Iya sampe aldy terpesona sama kamu " ucap Vannie sedangkan Zahra hanya cemberut.


Tak lama kemudian pintu kamar inap terbuka nampaklah Aldy, aldy menghampiri Vannie dan Zahra membawa keresek yang berisikan makanan kesukaan Vannie dan Zahra.


" Selamat siang para Barbie " ucap Aldy Vannie dan Zahra menoleh ke Aldy lalu Vannie memutar bola matanya malas. sedangkan Zahra hanya diam.


" Zahra curut sudah makan " tanya Aldy


" Jangan ngajak ribut kau ya " ucap Zahra

__ADS_1


" Dieh siapa juga yang mau ngajak ribut " ucap Aldy sambil menjoyor kepala Zahra, sedangkan Vannie hanya menggelengkan kepalanya tak lama kemudian ponsel vannie berdering. Vannie meminta izin keluar untuk mengangkat tlp dari sang adik kesayangannya


( MY Vanessa )


" Hallo " Vannie


" Hallo ciciiiiiii, kapan balik dari luar kota? kata k Anggi masih di luar kota " ucap Vanessa di sebrang sana, Vannie seketika menjauhkan ponselnya karena mendengar sang adik berteriak.


" mungkin Minggu depan, karena pekerjaan di sini belum juga selsai nes " jawab vannie berbohong.


" Hah tapi ci aku merasa bosan di sini cuma ada k Anggi saja " ucap Vanessa.


" Halo.... " ucap Vanessa.


" Ist dasar punya kakak gini nih kalo belum menikah, kerjaannya sibuk keluar kota. aku harus minta Bro Indra untuk segera menikahkan Cici Vannie supaya kerjaannya nggak keluar kota. suruh buat keponakan yang banyak saja biar rame di rumah hihihi " ucap Vanessa.


Setelah mengangkat telpon dari sang adik Vannie masuk kembali, lalu meletakan ponselnya.


" Siapa yang tlp " tanya Aldy sedangkan zahra hanya menyimak


" Vanessa tlp dia sudah di rumah, dan menanyakan kapan pulang dari luar kota " jawab Vannie santai sambil memakan yang di bawa Aldy.

__ADS_1


" Lah emang vanes dah di Jakarta" tanya Aldy sedangkan Vannie hanya mengangguk.


" Jangan sampe vanes tau kita di luar negri, yang ada bocor kemana-mana " ucap Vannie sedangkan Aldy hanya mengangguk sudah mengerti maksud dari Vannie jangan sampe Farwan dan Anggi tau masalah ini bisa ancur hubungan Farwan dan Anggi.


" Neng mau nggak jadi pacar Abang Aldy " ucap Aldy tiba-tiba Vannie dan Zahra menatap Aldy.


" Apaan sih nggak jelas " ucap Zahra


" Buaya sedang beraksi" ucap Vannie.


" Buaya apaan, aku dah taubat tau! setalah ketemu bidadari cantik seperti Zahra " ucap Aldy.


" Dieh apaan, nggak ada nggak ada nggak ada enak aja kamu mau ambil Zahra dari Ku " ucap Vannie kesal.


" Dieh kenapa kamu kesel aku nembak Zahra secara kan aku mempesona untuk menaklukkan seorang Zahra, atau jangan-jangan kamu cemburu ya ? " ucap Aldy


" Amit-amit deh " ucap Vannie


BERSAMBUNG.......


kira-kira di terima nggak ya 🤣

__ADS_1


__ADS_2