
Aku dan Aldy masuk barengan, Vannie dan Farwan menatap kami berdua seolah-olah kepergok Habis pacaran. Farwan menatap Aldy tajam seolah berkata
" Jangan ambil milikku " dari sorot matanya sedangkan Aldy pura-pura tak tahu.
" Ouh iya pemotretan nya langsung aja lah, soalnya besok aku mah ke butik Weh " ucap Vannie.
" Ya udah udah di siapkan segala keperluan nya, langsung aja " ucap Farwan. Vannie langsung bergegas ke ruang ganti di bantu oleh Zahra. Setelah berganti baju dan sedikit di hiasi polesan di wajahnya langsung ke tempat pemotret Yang sudah di siapkan.
" Neng asalnya dari mana " hanya aldy, Zahra menoleh ke arah Aldy sebentar lalu kembali menatap Vannie sedang pemotretan.
" saya asal dari Sukabumi " jawab Zahra.
" Ouh ku kira suka kamu, Neng udah punya pacar " tanya Aldy lagi. sedangkan Zahra hanya menggelengkan kepalanya
" Saya sudah punya cinta untuk dia, tapi entahlah dia menyukai ku atau tidaknya " ucap zahra.
" Udah neng sama Abang aja, lebih jelas dan pasti memberikan kepastian buat neng " ucap Aldy mengeluarkan jurus buayanya. sedangkan Zahra hanya tersenyum.
" buaya mulai meraja rela ternyata, di danau aja udah banyak kenapa di darat juga banyak ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ " ucap Zahra dalam hati.
Setelah pemotretan akhirnya istirahat sebentar, Zahra memberikan air kepada Vannie lalu Vannie menerima air putih dari Zahra.
" Lapar " ucap Vannie Zahra bingung harus bagai mana karena tidak tahu membeli makanan di mana ingin meminjam dapur pada Farwan tak enak hati. pada akhirnya Zahra memberanikan diri untuk meminjam dapur untuk memasak.
" Hmmm Kak Farwan boleh saya minjem dapurnya " izin Zahra Farwan yang sedang pokus melihat hasil pemotretan seketika menoleh ke arah Zahra.
" Silahkan pakai aja " ucap Farwan, tentu saja Farwan mengizinkan Zahra untuk memasak karena ini awal untuk pepet Zahra 🤣
" Kamu mau masak apa ?" tanya Vannie.
" Kamu maunya apa ?" tanya Zahra balik Vannie sedang berpikir lalu
" Aku mau spaghetti " ucap Vannie lalu Zahra bertanya juga pada Farwan.
" Kakak mau makan apa ? biar Zahra buatkan walaupun masih belajar hehehe " ucap Zahra menawarkan mau di buatkan masakan apa.
" Samakan aja, biar kamu nggak capek-capek " ucap Farwan tersenyum
__ADS_1
blung....😳
Seketika Zahra jantung berdebar-debar Vannie melirik Zahra lalu tersenyum misterius.
" Ya udah kalo gitu aku ke supermarket depan ya. " ucap Zahra.
" Abang temenin ya neng " ucap aldy.
" Aldy kamu tolong cetak undangan ini ya, segera harus selsai Lusa. " ucap Farwan tak terima Aldy menemani Zahra ke supermarket, Farwan ingin menemani Zahra tapi tak mungkin meninggalkan Vannie yang ada kena amuk Vannie entar.
Aldy hanya menghela nafas tak jadi menemani Zahra ke supermarket depan.
" si bos gini amat dah.... gue mau PDKT sama Zahra juga " gumam Aldy
" Cepet jangan mengumpat " ucap Farwan
" buset si bos dukun kayanya " gumam Aldy dalam hati Aldy menuruti perintah Farwan bergegas ke tempat mesin cetak undangan, sedangkan Zahra jangan di tanya lagi sudah ngibrit ke supermarket
...----------------...
Awalnya aldy ingin membantu dan sok2an ngajarin yah cari perhatian tapi tiba-tiba Farwan datang dan Berdehem
" ahammm " Farwan menatap Aldy, sedangkan Aldy hanya menggaruk kepalanya yang tak gatal.
" Belikan Boba untuk Vannie, sedari tadi menunggu mu " ucap Farwan alasan.
" Si bos bisa nggak sih jangan ganggu berduaan sama Zahra, nggak bisa apa si bos bikin tenang sekali aja " ucap Aldy menggerutu dalam hati. Aldy pun bergegaslah membelikan Boba yang di suruh Farwan ya itu 21 Boba.
Setelah aldy pergi membeli Boba Farwan menghampiri Zahra yang sedang sibuk dengan masakannya. Zahra Tak menyadari sedari tadi Farwan menatap nya.
" Bang Aldy mana mangkok nya " tanya Zahra masih tak menyadari, Farwan tersenyum lalu membantu Zahra dan memberikan mangkok yang di minta oleh Zahra.
" Bang bantu potong-potong sayuran nya ya " ucap Zahra masih fokus. Vannie menghampiri Zahra dan Farwan yang sibuk memasak berdua, Vannie memotret diam-diam setelah memotret menghampiri dan duduk di kursi meja makan.
" Nih udah selsai " ucap Farwan, seketika itu Zahra berhenti kegiatan memasaknya lalu membalikkan badannya dan alangkah terkejutnya Zahra melihat Farwan ada di belakangnya.
" ini kenapa? bukannya tadi bang Aldy yang bantu aku masak ya ? kenapa berubah jadi k Farwan " gumam Zahra dalam hati.
__ADS_1
" Kak Farwan kenapa di Ini? bukannya tadi bang Aldy ya yang bantu aku masak, kenapa berubah jadi K Farwan " ucap Zahra polos Vannie yang mendengar itu menatap mereka berdua heran pasalnya tadi Farwan pamit mau membantu Zahra masak-masak tapi Zahra tidak tau Farwan yang membantunya.
" Hummmm tadi Vannie menyuruh Aldy membeli Boba " ucap Farwan alasan sedangkan vannie menjadi adu dombakan menatap Farwan lalu menghela nafas.
" Iya tadi aku menyuruh Aldy membeli Boba " ucap Vannie lalu Vannie menatap Farwan yang seolah berkata puas kamu....
Akhirnya masak-memasak pun sudah selesai, tentu saja dibantu oleh Farwan, terkadang Zahra tak fokus memasak karena Farwan terus ada di sampingnya yang membuat Zahra dag Dig Dug.
Zahra meletakkan masakannya di meja makan dibantu oleh Farwan. tak lama kemudian akhirnya Aldy sampai dan menyerahkan pesanan Vannie ya itu Boba pada Vannie.
" Maaf ya kak, jadi merepotkan hehehe " ucap Zahra
" iya gak apa-apa, ya udah yuk makan " ucap Farwan, Vannie sudah makam duluan karena kepalang lapar sedangkan Zahra membantu menyediakan nasi dan lauk pauk untuk Farwan lalu dirinya sedangkan Aldy ? jangan di tanya, Zahra hendak mengambilkan nasi untuk Aldy tapi Farwan mencegah nya pada akhirnya mengambil sendiri.
...----------------...
Makan siang sudah selesai Vannie pamit pulang. Farwan menyuruh Vannie untuk berlama-lama di studio nya.
" Van di sini aja sampe sore ya " mohon Farwan.
" Gila aja kamu FarOne, aku masih ada urusan di butik " ucap Vannie, sedangkan Zahra masih di dapur membereskan bekas makan dan bekas memasak di bantu oleh karyawan Farwan.
" Ayolah plis.... gini aja Zahra tinggalin aja di sini nanti ku antar pulang " ucap Farwan
" Eh nggak ya, dia ikut sama aku dia asisten ku jangan se enaknya donk " ucap Vannie sewot.
" Ayolah.... plis kali ini aja " ucap Farwan
" Heh kamu mau apakah Zahra hah? ku tabok kau ya " ucap Vannie ngegas.
" Ya udahlah " ucap Farwan cemberut..
Akhirnya aku dan Vannie pamit pulang, sedangkan Farwan jangan di tanya mukanya udah cemberut kaya bebek 🦆
( huaaaaa ko kalian rebutan sih, kenapa nggak rebutan author aja ðŸ˜ðŸ˜) author
Bersambung........
__ADS_1