Sang Fotografer & Asisten

Sang Fotografer & Asisten
Pertengkaran Farwan dan Anggi


__ADS_3

Pagi yang cerah seperti author selalu tersenyum seperti matahari yang bersinar walaupun ci dia nggak ada kabar sama sekali


eh kenapa malah curhat ya..... lanjut...


Pagi hari


Farwan bersiap-siap untuk berangkat ke kantor hari ini jadwal job di studio, sebelum Farwan ke kantor selalu menyempatkan waktu untuk me jemput Anggi. dan mengantarnya ke Toko.


Sesampainya di rumah Vannie Farwan selalu menunggu Anggi di ruang keluarga, tak lama kemudian Vanessa muncul entah dari mana.


" Selamat pagi kak Farwan" sapa Vanessa Farwan menoleh.


" Pagi juga nes " jawab Farwan.


" Kakak mau jemput k anggi ya ? seperti nya k Anggi masih lama, kakak sudah sudah sarapan ?" ucap Vanessa mencari perhatian Pada Farwan.


" Balum, sya Munggu Anggi " jawab Farwan.


" Ya udah yuk kita tunggu k Anggi di ruang makan, dari pada nunggu di sini kan " ucap Vanessa menarik tangan Farwan, Terpaksa Farwan mengikuti Vanessa ke dapur.


Tak jauh dari sana Anggi melihat Vanessa menggenggam tangan Farwan, membawa k dapur. Anggi sontak yang melihat itu sedikit panas dan langsung mempercepat langkahnya mendekati Vanness dan Farwan.


" Kakak duduk aja, sebentar lagi k Anggi juga turun " ucap Vanessa mempersilahkan Farwan duduk, di susul Vanessa duduk di sebelah Farwan. tak lama kemudian Anggi sudah sampai di dapur.


" Ahammmm " dehem Anggi, Farwan dan Vanness menoleh ke arah Anggi.

__ADS_1


" Udah lama ya nunggu, maaf jadi kalian nunggu " ucap anggi rada ketus.


" Enggak ko, barusan aja kita duduk " ucap Vanessa


" What kita, maksudnya apa " jerit Anggi dalam hati.


" Sini duduk sebelah ku " ucap Farwan pada Anggi.


Farwan, Vanessa dan juga Anggi sarapan dengan tenang, sedangkan Anggi makan dengan keadaan dongkol mood nya kurang baik. Setelah sarapan Farwan dan Anggi bergegas ke depan rumah untuk berangkat kerja.


" Kakak nggak ada salah gitu " ucap Anggi memulai pembicaraan.


" Maksudnya?" tanya Farwan


" Maksud kamu apa, tolong kasih penjelasan dengan jelas " tanya Farwan yang sudah mulai terpancing emosinya.


" Alah udah deh aku nggak jadi ke toko, kakak emang keterlaluan ya " ucap Anggi dan bergegas meninggalkan Farwan ke kamarnya.


Tak jauh dari sana ada dua pasang mata yang melihat pentengkaran tersebut, lalu orang tersebut tersenyum lebar.


" Hmmm sangatlah menarik" guman orang tersebut.


Sedangkan Farwan yang masih mematung sangatlah prustasi, lalu mengusap wajah nya kasar, dan Farwan memutuskan meninggalkan Kediaman Vannie. Karyawan nya sudah menelpon bahwa klien sudah stand by di kantor.


Singapore

__ADS_1


Vannie dan Zahra sudah bersiap-siap untuk berangkat ke bandara, sedangkan Aldy jangan di tanya sudah stand by sedari tadi.


" Ayo kita berangkat " ucap Vannie


" Ayank udah cantik aja kamu " ucap Aldy pada Zahra.


" 😒😒😒 apaan sih " ucap Zahra malas.


" Woy lah jangan ngebucin dulu, entar terlambat " ucap Vannie kesal.


" Noh bang Aldy " ucap Zahra


" Aa atuh neng sayang " ucap aldy


" Ah elah buruan kampret " ucap Vannie, sedangkan Zahra tak menghiraukan ucapan Aldy.


" maaf bang Aldy, nama panggilan itu untuk dia bukan untuk Abang " guman Zahra dalam hati.


Vannie Zahra dan juga Aldy sudah sampai di bandara Singapure Vannie memesan tiket kelas bisnis bersama Zahra dan juga Aldy.


setelah Vannie Zahra dan juga Aldy duduk dengan tenang akhirnya penerbangan sudah akan take off.


Welcome Indonesia


BERSAMBUNG.......

__ADS_1


__ADS_2