Sang Kehancuran

Sang Kehancuran
Chapter 17. Hydra


__ADS_3

Di Kedalaman Hutan Arwah


Tap


Zong fengyan berhenti di batang pohon setelah berjarak 500 meter dari lokasi asal suara itu. Ia langsung mengamati apa yang sedang terjadi.



Hydra"


Satu kata yang tiba-tiba keluar begitu saja dari mulut zong fengyan karena terkejut. Jelas dia terkejut makhkuk seperti hydra seharusnya tidak ada di alam ini.


Karena hydra termasuk makhluk suci dengan jenis element atau unsur kegelapan. Makhluk ini adalah mahkluk yang paling susah di atur oleh para dewa.


Tetapi makhluk itu akan tetap tunduk dengan zong fengyan di alamnya. Hydra adalah makhluk dari jenis golongan ras naga yang mempunyai kepala berjumlah sembilan dalam satu tubuh.


Makhluk ini bisa menjadi mimpi buruk bagi siapa saja yang berjumpa dengannya.


Suami itu demonic beasts legenda yang masuk ke golongan purba karena makhluk itu jarang di temui di alam ini"


Tiba-tiba suara song yiyi di dalam dimensi membuyarkan lamunan panjang zong fengyan.


Ah benarkah, apakah istriku ini yang cantik ingin menjalin kontrak dengan makhluk itu" tanya zong fengyan.


Tidak suami, makhluk itu biasanya hanya mau menjalin kontrak dengan manusia dari golongan hitam" song yiyi.


Benarkah, kalau begitu kita lihat saja apa yang ingin makhluk itu lakukan dengan para kultivator di depannya" zong fengyan.


Siapa tahu kita bisa mengambil keuntungan dari mereka" lanjutnya.


Setelah mengakhiri percakapan zong fengyan kembali mengfokuskan dengan pertempuran yang sedang terjadi tidak jauh dari tempat ia berada.


Sedangkan song yiyi bingung dengan jalan fikiran suaminya itu, bukannya pergi dari tempat ini dan mencari tempat aman.


Ini suaminya malah ingin mengambil keuntungan dari pertempuran di depannya. Tetapi song yiyi tidak berani mempertanyaan masalah itu dan memilih diam untuk melihat kejadian yang akan di lakukan suaminya selanjutnya.


...****************...


Tidak jauh dari lokasi zong fengyan berada atau lebih tepatnya lokasi dimana demonic beasts berjenis hydra sedang mengamuk dengan semua kultivator yang berada di depannya.


Ahhkk"


Tidak, adik jangan tinggalkan kakakmu ini"


Ayo kepung demonic beasts ini, makhluk ini telah membuat resah para penduduk desa"


Bunuh makhluk ini"


Berbagai teriakan kultivator terdengar di sela-sela pertarungan itu. Ada yang panik, takut, menangis karena melihat saudaranya mati ataupun teriakan memberi arahan kepada teman-temannya untuk menyerang.


Maju kalian semuanya"


Akan aku bunuh kalian yang telah membuatku marah"


Mati, mati, dasar manusia yang lemah. Kalian tidak layak hidup di tanah kultivator ini"


Hahahahaha"

__ADS_1


Suara demonic beasts hydra beberapa kali terdengar saat membunuh kultivator yang kedapatan lengah dalam pertarungan.


Bahkan tawa pun keluar begitu saja karena bagi demonic beasts hydra para kultivator yang ada di depannya tidak lebih sebagai mainan untuk bersenang-senang.


Berselang beberapa menit akhirnya para kultivator semuanya mati mengenaskan.


Saatnya makan"


Demonic beasts hydra mulai memakan tubuh para kultivator yang menjadi lawannya tadi, tubuh itu ada yang dalam keadaan gosong karena terkena semburan apinya dan ada juga yang terpotong menjadi beberapa bagian karena terkena kukunya yang tajam seperti pedang.


Sambil tersenyum makhluk itu terus makan dan makan tanpa memerdulikan keadaan di sekitarnya karena terlalu bahagianya mendapat makanan tanpa harus mencari lagi.


Tetapi tiba-tiba....


Tap


Sebuah pendaratan tidak jauh dari posisi makhluk itu yang tidak lain sosok zong fengyan sendiri dan langsung duduk di depan demonic beasts hydra yang sedang makan. Zong fengyan langsung berkata.


Apakah enak daging manusianya" tanya zong fengyan.


Demonic beasts hydra menghentikan kegiatannya dan langsung melihat kearah kultivator yang baru saja datang dan berbicara kepadanya.


Buk


Yang Mulia Maha Dewa, maafkan hamba yang rendah ini karena tidak melihat kehadiran Yang Mulia" kata demonic beasts hydra setelah menjatuhkan semua kepalanya untuk bersujud didepan sosok pemuda yang barusan berbicara.


Kau mengenaliku, berarti kau bukan berasal dari alam ini" kata zong fengyan.


Bisa aku simpulkan, kau pasti kabur dari alam penghakiman" tambahnya.


Makhluk hydra terlihat bingung harus memberi jawaban seperti apa kepada sosok yang berada di depannya. Setelah berfikir dengan tenang akhirnya makhluk itu memberi jawaban kepada zong fengyan dan berkata.


Sebenarnya aku di usir dari alam penghakiman dengan dewa azure karena mencuri buah apel kekebalan Yang Mulia" jawab hydra itu dengan jujur.


Zong fengyan langsung menepuk jidatnya karena mendengar jawaban konyol makhluk yang berada di depannya.


Tiba-tiba sebuah cahaya berwarna biru keluar dari dimensi milik zong fengyan dan menuju langit.


Setelah berada di langit cahaya itu berubah menjadi sosok seekor naga berwarna biru yang memiliki panjang mencapai lima belas kilometer.


Kau berani mengadukan aku kepada tuanku? Dasar makhluk rendahan" kata naga itu.


Zong fengyan hanya tersenyum dingin dan menatap ke langit atau lebih tepatnya menatap keberadaan naga itu.


Makhluk yang berwujud naga itu merasakan bulu kuduknya berdiri dan langsung tersadar atas kebodohannya.


Sosok naga itu langsung berubah wujud menjadi manusia dan bersujud di arah belakang punggung zong fengyan.


Maafkan hamba yang randah ini Yang Mulia, yang bersikap lancang di hadapan Yang Mulia" kata naga itu.


Sosok naga yang barusan muncul tidak lain adalah sosok dewa naga azure. Dia tiba-tiba muncul karena kesal, dengan bawahannya karena merendahkannya di depan tuannya. bawahannya yang tidak lain dari golongan makhluk jenis ras hydra.


Sehingga melupakan jika ia sedang bersama dengan tuannya atau lebih tepatnya ia berada di dalam dimensi milik zong fengyan. Karena sudah terlalu emosi akhirnya ia keluar dari dimensi dan muncul di langit tanpa meminta izin dari sang tuan.


Sedangkan sosok makhluk yang berwujud hydra masih bersujud sambil tersenyum mengejek. Dia sangat senang karena sosok yang di sebut dewa azure langsung sujud seperti dirinya juga.


Hahaha, mampus kau. Walaupun kau termasuk jajaran para dewa tetapi di hadapan sosok di depan kita ini, kau harus tetap merendah" batin makhluk hydra sambil tersenyum senang dalam sujudnya.

__ADS_1


Hm" deheman zong fengyan.


Baiklah, katakan dengan jujur. Kenapa kau menghukum ras mu sendiri bayangan satu" tanya zong fengyan.


Ya, dewa azure termasuk salah satu makhluk yang bersembunyi di balik bayangan bai suzhen atau dewi teratai salju.


Maaf tuanku, makhluk itu mencuri buah apel kekebalan milik tuan, buah itu tidak semua makhluk dapat memakannya dan selama ini hanya tuan yang bisa memakan buah itu" dewa azure.


Benarkah, kenapa bisa begitu" zong fengyan.


Saya tidak tahu yang mulia, buah itu walaupun sangat ringan tetapi kulitnya sangat keras dan anehnya selama ini hanya tuan saja yang bisa memakannya" jelas dewa azure.


Zong fengyan mengalihkan pandangannya ke arah makhluk hydra dan bertanya.


Ahh, seperti itu? Apa kau sudah memakan buah itu?"


Belum Yang Mulia, hamba baru mengigit buah itu tapi gigi hamba sudah patah dua Yang mulia" jawab makhluk hydra.


Hm, baiklah berubahlah ke wujud manusiamu. Setelah itu kau masuk ke dalam dimensiku" perintah zong fengyan.


Makhluk hydra langsung berubah ke wujud manusianya dalam wujud seorang kakek-kakek.


Zong fengyan setelah melihat perubahan itu langsung mengibaskan tangannya, maka sosok dewa azure dan hydra tadi langsung masuk kedalam dimensinya.


***


Didalam dimensi dewa azure langsung membawa makhluk hydra tadi pergi ke arah barat. Untuk menuju ke tempat api penyiksaan, seperti namanya api itu memang berasal dari neraka yang sangat dalam dengan warna api hitam kelam.


Setelah sampai dan karena masih kesal dengan bawahannya, dewa azure langsung menendang hydra itu agar masuk ke telaga yang berada di depannya.


Berselang beberapa menit, di sekitar telaga hanya terdengar suara 'meminta tolong' yang keluar dari dalam telaga itu. Suara itu berasal dari hydra yang sedang merasakan kesakitan tiada tara.


...


Kembali ke tempat zong fengyan berada.


Zong fengyan langsung pergi dari tempat itu dengan berjalan santai dan sesekali melihat roh yang berada di kejauhan.


Para roh itu yang mengenali siapa sosok zong fengyan sebenarnya, langsung pergi menjauh, bahkan ada yang memilih untuk bersembunyi karena takut dengan zong fengyan.


Sedangkan song yiyi yang menyaksikan semuanya dari awal kejadian. Sekarang ia tahu bahwa suaminya adalah salah satu sosok yang biasa disebut dewa oleh makhluk-makhluk yang tinggal di alam ini.


Suami, kenapa kamu tidak mengambil uang atau cincin ruang dari kultivator-kultivator yang mati barusan" tanya song yiyi di dalam fikiran.


Aku tidak tertarik, apalagi aku tidak sedang membutuhkan uang" kata zong fengyan.


Dan cincin ruang manusia rendahan seperti mereka apa ada manfaatnya untukku. Isinya mungkin hanya sumber daya yang tidak terlalu berharga" tambahnya.


Song yiyi yang mendengar jawaban dari zong fengyan hanya diam dan setelah itu menganggukan kepalanya.


Ia jelas paham, memangnya sumber daya seperti apa yang berguna untuk kultivasi bagi makhluk yang sudah menjadi dewa. Jelas tidak ada, tetapi mungkin saja ia belum mengetahuinya jenis sumber daya apa saja yang di butuhkan suaminya itu.


Sedangkan zong fengyan terus berjalan santai sambil menikmati pemandangan di hutan arwah hingga tidak terasa sampai ke tempat penginapan, ia langsung masuk begitu saja dan langsung menuju ke kamarnya berada untuk beristirahat.


...****************...


# jangan lupa tingggalkan kritik, saran, like dan votenya untuk kemajuan cerita ini kedepannya, terima kasih.

__ADS_1


__ADS_2