
Sang kaisar terus berjalan, tetapi tiba-tiba teringat dengan sesuatu.
Kaisar pun memutuskan arah tujuan awalnya yang ingin pergi ke kamarnya. Dia akhirnya berputar arah dan terus berjalan menuju tempat yang menjadi tujuan barunya.
Setelah sampai di depan sebuah tempat yang tidak lain kamar seseorang, sang kaisar pun mengetuk pintu kamar itu.
Agar sang penghuni yang ada di dalam mengetahui, jika ada yang berkunjung ingin menemui orang yang sedang beristirahat itu.
Tok
Tok
Tok
Tuan muda, bolehkah saya masuk" kata kaisar dengan sopan.
Walaupun dia tahu, istana ini adalah kekuasaannya tetapi dia tidak ingin bertindak sombong. Dia memang seorang kaisar tetapi itu di wilayahnya, di luar dari kekaisarannya dia bukan siapa-siapa.
Jadi dia harus tetap menjaga sikapnya. Banyak kultivator di luar sana yang jauh lebih kuat dari pada dirinya.
Dia juga sadar kekaisarannya bukanlah kekuatan yang mampu menakuti setiap lawan-lawannya yang lebih tinggi tingkatan kultivasinya.
Dan mungkin pemuda yang lagi di dalam kamar saat ini termasuk salah satu orang-orang yang kuat di luar sana.
Lebih baik dia berjaga-jaga dari hal-hal yang tidak di inginkan belum semuanya terjadi. Dengan sikap merendah dan tidak membeda-bedakan status setiap orang menurut ia itu lebih baik.
Dari pada menyombongkan diri sendiri karena sebuah kekuasaan itu menurutnya kurang bijak. Dan bisa membawa malapetaka bagi dirinya dan kekaisarannya.
Silahkan" ucap suara yang berada di dalam kamar.
Kaisar pun memasuki kamar itu, setelah di dalam sang kaisar duduk di kursi yang berada di dekatnya.
Tuan muda bisa kita bicara satu hal yang penting" ucap kaisar.
Tentu, tuan ingin bicara apa dengan saya yang rendah ini" ucap pemuda yang berada di dalam kamar tadi, yang tidak lain adalah zong fengyan.
__ADS_1
Zong fengyan memberi hormat dengan singkat dan setelah itu ia duduk di depan kaisar.
Song yang tidak terlalu terkejut dengan sikap pemuda yang ada di depannya saat ini. Menurutnya orang yang lebih kuat wajar tidak memberikan hormat yang formal kepada seorang penguasa di tempatnya.
Karena kekuatan itu menentukan status seorang kultivator di mata banyak orang. Semakin seorang tinggi tingkat praktik kultivasinya, maka semakin banyak yang akan menghormatinya tidak terkecuali seorang kaisar seperti dirinya.
Song yang juga paham betul di suatu wilayah pasti memiliki kultivator yang kuat untuk menjaga wilayahnya.
Dia tidak ingin mempermasalahkan pemuda di depannya saat ini tidak memberikan sujud kepadanya sebagai tanda menghormati ia sebagai seorang kaisar.
Pemuda di depannya hanya memberikan hormat singkat yang sama ketika seorang kultivator memberikan hormat kepada sesama kultivator.
Song yang juga dapat membaca tingkat praktik kultivasi pemuda itu yang baru mencapai tingkat perunggu. Menurutnya seorang kultivator mampu menyembunyikan tingkatan praktik kultivasinya dengan suatu keahlian tertentu.
Kalau boleh tahu kemana tujuan tuan selanjutnya" tanya song yang.
Dia tahu betul seorang kultivator kebanyakan menjadi pengelana untuk menambah pengalaman dan mencari sumber daya yang di butuhkan demi meningkatkan tingkat kultivasinya.
Saya hanya mengikuti langkah kaki, saya tidak mempunyai tujuan yang jelas tuan" ucap zong fengyan.
Dia adalah dewa, yang memiliki gelar Yang Mulia Maha Dewa. tidak seperti dewa yang lainnya. Jelas dari segi ini saja para dewa harus memberi sujud sebagai tanda hormat kepada dia.
Dari segi kekuatan,kekuasaan,gelar. Dia sangat tinggi tidak bisa di bandingkan dengan kaisar di alam yang rendah ini. Seharusnya kaisarlah yang memberikan sujud untuk menghormatinya karena bersedia bertemu dengannya.
Tapi zong fengyan tidak ingin seorang pun mengetahui siapa dirinya. Apalagi mengeluarkan kekuatan aslinya karena bisa menghancurkan alam ini beserta makhluk yang tinggal di dalamnya.
Begitukah, jika boleh tahu tuan berasal dari kekaisaran mana" tanya sang kaisar.
Saya berasal dari wilayah yang sangat jauh bukan berasal dari empat wilayah kekaisaran tuan" ucap zong fengyan dengan sopan.
Song yang terdiam untuk beberapa saat, sang kaisar sepertinya nampak sedang berfikir keras.
Setelah berfikir dengan bijak, song yang tetap akan melanjutkan rencananya yang sudah ia susun dari tadi.
Sebelum tuan pergi untuk melanjutkan perjalanan lagi, bolehkah saya menitipkan sesuatu kepada tuan" ucap kaisar.
__ADS_1
Apa itu jika boleh saya tahu tuan" tanya zong fengyan dengan perasaan penasaran.
Nanti tuan akan tahu sendiri, apa yang saya titipkan nanti kepada tuan" kata sang kaisar.
Saya yakin tuan akan menyukainya, tidak ada kerugian untuk tuan jika membawanya dalam perjalanan. Sesuatu ini sangat berharga untuk kekaisaran kami, saya harap tuan bisa menjaganya dengan baik. Anggap saja ini sebagai salah satu hadiah dari saya sebagai seorang penguasa di kekaisaran song" lanjutnya sang kaisar yang berbicara panjang lebar.
Baiklah, aku akan menerima semua yang tuan berikan kepada saya" ucap zong fengyan dengan raut wajah bersemangat.
Zong fengyan tanpa fikir panjang langsung mengiyakan semuanya karena mendengar sebuah keuntungan dari sesuatu yang di tawarkan oleh sang kaisar.
Terima kasih tuan, besok saya akan memberikannya kepada tuan. Kalau begitu saya harus pergi beristirahat dulu" kata kaisar.
Sebelum kaisar berdiri dari tempat duduknya ,dia juga meminta maaf atas sikapnya yang kurang sopan di ruangan singgasana tadi, dia juga menjelaskan alasan semuanya kepada zong fengyan.
Zong fengyan yang mendengarkan semuanya hanya tersenyum dan menerima permintaan maaf dari kaisar. Tentu dia memahami semua itu karena ia juga seorang penguasa di alam atas.
Setelah itu zong fengyan memberi hormat kepada sang kaisar, begitu pula sang kaisar membalas hormat zong fengyan dengan memberi hormat sederhananya.
Song yang, yang setelah keluar dari kamar tempat zong fengyan beristirahat, dia terus berjalan ke kamarnya untuk beristirahat juga.
Sedangkan zong fengyan setelah kaisar keluar dari kamarnya, dia terus tersenyum karena memikirkan hadiah apa yang di janjikan kaisar kepada dirinya. Dia berfikir hadiah yang akan di berikan kepadanya dapat menolong dalam perjalanannya.
Zong fengyan terlihat terus membayangkan dan tidak sabar untuk menunggu hari esok yang telah di janjikan oleh kaisar dan tanpa sadar zong fengyan ketiduran.
.................
Di dalam kamar song yiyi sedang merias diri sambil terus memandang kaca yang ada di depannya. Sekarang ia sudah berpenampilan seorang putri kekaisaran yang cantik dengan memakai mahkota di kepalanya dan gaun berwarna putih yang terlihat sangat cocok dengan penampilan dan warna kulitnya yang putih bersih.
...(Ilustrasi)...
Setelah itu, dia langsung pergi ke tempat tidur untuk mengistirahatkan badannya yang sudah kelelahan dalam perjalanan pulang ke istana kekaisaran song.
...****************...
__ADS_1
#Jangan lupa tinggalkan komentar, kritik, saran, like dan votenya.