
Kisah ini terjadi pada zaman dinasti Kekaisaran, di mana bangunan-bangunan, pemerintahan, status sosial berpacu pada Kekaisaran. Agama yang di percaya pada saat itu adalah Buddha dan Hindu.
Selain itu ada juga yang di sebut sebagai Kultivator atau para pendekar dengan kekuatan besar, keberadaan mereka sangatlah terkenal dan memiliki status sosial yang tinggi.
Apa itu Kultivator?
Kultivator adalah seorang yang menjalankan tehnik kultivasi. Orang-orang yang mencoba untuk mencapai hidup kekal atau imortal,
Selain Kaisar dan bangsawan maka yang memegang status tinggi lainnya adalah mereka para Kultivator.
Para Kultivator hidup dalam ajaran-ajaran para sekte, di mana sekte adalah sarana untuk para Kultivator menimbah ilmu, atau clan yang mengajarkan tehnik kultivasi.
Kehidupan sosial para Kultivator tidak jauh berbeda dengan manusia biasa, di mana yang yang hebat akan di hormati dan yang lemah akan di tindas.
Para Kultivator terbagi menjadi dua praktisi, yaitu praktisi putih dan praktisi hitam, dua praktisi ini memiliki tugas untuk membimbing dan mengembangkan keterampilan para Kultivator muda yang berbakat agar kelak bisa menjadi seorang pendekar yang hebat.
Kultivator sendiri tidak selalu bersal dari sekte, baik itu petani, pedagang, bangsawan atau keluarga kerajaan, jika mereka memiliki kemampuan untuk berkultivasi maka mereka akan di sebut sebagai Kultivator.
Tahapan Kultivator sendiri terbagi menjadi dua yaitu tahapan Qi(Tenaga dalam)/ Armor (Ketahanan tubuh)
Level tahapan Qi adalah..
- WOOD SPIRIT/Bintang 1'2'3'4'5'6'7'8'9
-BRONZE SPIRIT/Bintang 1'2'3'4'5'6'7'8'9
-SILVER SPIRIT/Bintang 1'2'3'4'5'6'7'8'9
-GOLD SPIRIT/ Bintang 1'2'3'4'5'6'7'8'9
-SPIRIT MASTER/Bintang 1'2'3'4'5'6'7'8'9
-GRANDMASTER SPIRIT/Bintang 1'2'3'4'5'6'7'8'9
-SPIRIT EMPEROR/Bintang 1'2'3'4'5'6'7'8'9
-GENERAL SPIRIT/1 Bintang 1'2'3'4'5'6'7'8'9
-GOD SPIRIT/Bintang 1'2'3'4'5'6'7'8'9
-HEAVENLY SPIRIT/Bintang 1'2'3'4'5'6'7'8'9
-GREAT SPIRIT/Bintang 1'2'3'4'5'6'7'8'9
Qi sendiri biasa di sebut sebagai energi atau aurah.
Level tahapan Armor adalah...
-SOLDIER'S BODY. -HARD BODY. -IRON BODY. -BODY OF STEEL. -DRAGON BODY. -SPIRIT BODY. -ETERNAL BODY.
Dalam level Qi ataupun level Armor ada sesuatu yang di sebut sebagai pembatas, pembatas itu berfungsi untuk menekan sisah energi manusia di dalam tubuh Kultivator, jika seorang Kultivator berhasil menembus pembatas maka dia akan sepenuhnya kehilangan energi manusia dan di ganti oleh energi dewa.
Setelah itu seorang Kultivator akan menjadi abadi dan tidak akan termakan oleh usia.
Pembatas yang ada pada tahapan Qi berada di level 'SPIRIT EMPEROR' sementara pembatas yang ada pada tahapan Armor terletak di level 'BODY OF STEEL'.
Semenjak di bentuknya dua praktisi, para tokoh-tokoh besar mulai melakukan persaingan, sejak 10 tahun terakhir ketika seorang pendekar berbakat dari praktisi hitam mengalami kekalahan besar dalam kompetisi Kultivator muda, para tokoh-tokoh praktisi hitam mulai kehilangan wibawa di mata masyarakat, mereka di pandang rendah serta di anggap tidak memiliki kemampuan untuk mengajar para Kultivator muda.
Selain itu, posisi mereka juga di kekaisaran mulai goyah, bahkan kaisar sendiri secara terang-terangan mengatakan bahwa tokoh-tokoh para praktisi hitam akan di bubarkan 10 tahun ke depan jika tidak mengalami perubahan.
Hal ini menjadi pukulan telak bagi para praktisi hitam, begitupun yang di rasakan oleh Yan Ling, salah satu tokoh penting praktisi hitam, terlebih pemuda yang tewas dalam kompetisi Kultivator muda itu adalah murid terbaiknya.
Di dalam kamar, Yan Ling merenungkan perkataan pamannya Zhang Ling.
__ADS_1
"Yan E'r, sebaiknya kau segera menikahkan Zao E'r dengan seorang gadis dari sekte praktisi putih, agar nama baik keluarga serta sektemu bisa di kembalikan."
Yan Ling mulai mempertimbangkan ucapan pamannya itu, benar, jika putranya Zao Ling bisa menikah dengan seorang gadis dari sekte praktisi putih, maka nama baik sekte serta keluarganya akan kembali dan dia tidak perlu lagi merasa khawatir akan tersingkir dari jabatan praktisi.
Keesokan harinya, Yan Ling mengundang tetua Hong yang bekerja sebagai guru pembimbing di sektenya yaitu sekte (Bulan) ke kediamannya untuk menanyakan perkembangan latihan Zao Ling.
Yan Ling berkata."Bagaimana perkembangan Zao Ling?."
Tetua Hong berkata dengan wajah murung."Maaf Tuan Yan, tapi anak anda Zao Ling sepertinya tidak memiliki kemampuan untuk berkultivasi!."
Brakkk!
Yan Ling memukul meja dengan keras lalu berkata."Berani sekali kau menghina kemampuan anakku!."
Tetua Hong berkata."Aku mengatakan yang sebenarnya, Zao Ling tidak di lahirkan untuk menjadi seorang Kultivator."
Yan Ling berkata dengan sorot mata tajam."Tetua Hong, jaga bicaramu, atau aku akan mengeluarkanmu dari sini!."
Tetua Hong terkekeh kemudian berkata."Tanpa kau suruh aku sudah akan keluar dari sini."
Tetua Hong bangkit dari kursinya lalu berjalan menuju pintu keluar.
"Kalian orang-orang praktisi hitam memang pecundang yang lemah, ayahnya memiliki reputasi buruk anaknya tidak bisa berkultivasi, sungguh memperihatinkan!."Kata-kata tetua Hong terdengar sebelum dia benar-benar meninggalkan ruangan tersebut.
Setelah kepergian tetua Hong, Yan Ling memijit pelipisnya, kepalanya terasa pusing memikirkan masalah yang di hadapinya saat ini, belum lagi orang-orang yang sudah tidak lagi menaroh hormat kepadanya, bahkan tetua Hong yang dulu sangat menjunjung tinggi dirinya sekarang sudah berani mengeluarkan kata-kata kasar kepadanya.
"Ayah!."
Suara Zao Ling terdengar dari depan pintu masuk, anak remaja tampan itu berjalan mendekati ayahnya.
Zao Ling menatap ayahnya yang terlihat gusar sambil berkata."Ayah kenapa? ayah sakit?."
Yan Ling menggelengkan kepalanya kemudian berkata."Ayah baik-baik saja, oh iya, bagaimana latihanmu hari ini?."
Yan Ling menundukkan kepalanya, sambil menghela nafasnya Yan Ling berkata dalam hati."Jadi benar apa yang di katakan tetua Hong, bahwa Zao E'r tidak memiliki kemampuan berkultivasi."
Kemudian Yan Ling menatap wajah anaknya sambil berkata."Tidak apa-apa, nanti juga bisa!."
Setelah berbincang-bincang dengan anaknya, Yan Ling mengajak Zao Ling untuk berjalan mengelilingi kota sambil menikmati makanan-makanan khas Kekaisaran.
"Ayah, kedai itu menjual daging sapi panggang, ayo kita kesana ayah!."
Zao Ling menarik lengan ayah menuju kedai yang menyajikan hidangan daging sapi panggang.
Sambil menunggu pesanan, Yan Ling mengajak Zao Ling bercanda, sesekali mereka tertawa bersama karena candaan Yan Ling, namun tawa mereka hilang ketika mendengar orang-orang bercerita tentang sekte bulan.
Pria yang duduk tak jauh dari Yan Ling berkata kepada temannya."Hei, apa kau tau? Zao Ling anak ketua sekte bulan itu ternyata tidak bisa berkultivasi."
Temanya terkejut kemudian berkata."Kau tau darimana?."
Pria itu berkata."Aku dengar dari seseorang yang pernah menjadi guru di sekte bulan."
Temanya berkata."Kasian sekali, ayahnya memiliki reputasi buruk sementara anaknya tidak bisa berkultivasi, sepertinya sekte bulan sebentar lagi akan hancur."
Pria itu kembali berkata."Tentu saja, seharusnya kaisar segera membubarkan praktisi hitam agar tragedi kematian Long Shou tidak terulang lagi!."
Temanya berkata."Sebenarnya aku merasa praktisi hitam cukup baik dalam menjalankan tugasnya, hanya saja nama baik mereka tercoreng karena ulah sekte Bulan."
Pria itu melanjutkan."Benar sekali, kalau aku jadi kaisar, sudah lama aku hancurkan sekte bulan itu, coba kau fikir, anak ketua sekte saja tidak bisa berkultivasi apa lagi murid lainnya."
Kuping Yan Ling terasa panas mendengar ucapan kedua pria itu, sementara Zao Ling menundukkan wajahnya murung, dia merasa jadi penyebab rusaknya reputasi ayahnya dan sekte.
Karena tidak tahan mendengar ucapan mereka, Yan Ling segera menarik tangan Zao Ling keluar dari kedai tersebut.
__ADS_1
Mereka tidak lagi melanjutkan jalan-jalan keliling kota tapi langsung pulang ke sekte.
Di perjalanan, Yan Ling dan Zao Ling bertemu dengan Jing Yin guru dari sekte Giok aliran praktisi putih dan juga seorang bangsawan.
Jing Yin menyapa dengan ramah."Tuan Yan!."
Yan Ling balas menyapa."Tuan Jing."
Jing Wei beralih menatap Zao Ling sambil berkata."Dia?."
Yan Ling berkata."Dia anakku Zao Ling."
Zao Ling membungkukkan badannya sambil berkata."Salam dari Zao Ling kepada Tuan Jing."
Jing Yin tersenyum melihat keramahan Zao Ling, lalu Jing Yin berkata."Anak yang sopan dan juga tampan."
Zao Ling tersenyum dan berkata."Terimakasih atas pujiannya Tuan Jing."
Kemudian mereka mencari sebuah kedai untuk berbincang-bincang, Yan Ling dan Jing Yin membahas masalah seputar kompetisi Kultivator muda yang akan di selenggarakan dua tahun ke depan.
Setelah berbicara seputar kompetisi Kultivator muda, Jing Yin beralih menatap Zao Ling.
Jing Yin berkata."Berapa umur anakmu?."
Yan Ling menjawab."17 tahun."
Jing Wei tersenyum lalu berkata."Aku punya seorang anak gadis yang usianya sama dengan Zao Ling, aku ingin Zao Ling menjadi menantuku, bagaimana menurutmu Tuan Yan."
Yan Ling terkejut begitu juga dengan Zao Ling, mulut Zao Ling terbuka untuk menjawab tapi Yan Ling buru-buru menyambar ucapan Jing Yin.
"Tentu saja Tuan Jing, suatu Kehormatan bagi keluarga Ling bisa membangun hubungan dengan keluarga Yin."
Jing tersenyum sambil berkata."Aku juga merasa sangat senang, kalau begitu besok pagi aku akan datang ke kediaman keluarga Ling untuk menetapkan tanggal pertunangan."
Setelah mengucapkan itu, Jing Yin pun pamit pulang bersama Yan Ling dan Zao Ling yang juga ikut bergegas menuju sekte.
Keesokan harinya keluarga Yin datang ke kediaman keluarga Ling untuk membicarakan perihal tanggal pertunangan Zao Ling dan anak Jing Yin yang bernama Mei Yin.
Mei Yin tidak hadir dalam pertemuan tersebut karena alasan bahwa dia sedang berlatih untuk persiapan kompetisi Kultivator muda.
Jing Yin berkata."Jadi kita sudah sepakat bahwa pertunangan akan di laksanakan satu Minggu ke depan."
Yan Ling tersenyum senang sambil berkata."Tentu saja, lebih cepat lebih baik."
Setelah menetapkan hari pertunangan yang akan di laksanakan satu minggu ke depan, keluarga Yin pun pamit.
Setelah kepergian keluarga Yin, seluruh keluarga Ling datang untuk memberikan ucapan selamat kepada Zao Ling karena akan segera bertunangan dengan keluarga bangsawan, terlebih Jing Yin adalah guru besar dari praktisi putih yaitu sekte Giok, yang kabarnya adalah salah satu sekte terkuat di kekaisaran.
"Selamat Zao Ling, kau akhirnya mendapatkan calon istri dari keluarga bangsawan."
"Iya, selamat ya, apa lagi Tuan Jing adalah guru besar sekte Giok, secara tidak langsung nama baik keluarga Ling akan kembali pulih."
"Aku dengar Mei Yin adalah gadis yang sangat cantik dan juga seorang master Kultivator muda."
"Wah kau sangat beruntung Zao Ling."
Berbagai ucapan selamat di berikan kepada Zao Ling, Yan Ling yang mendengar hal itu menjadi lega, akhirnya masalah yang selama ini dia rasakan akan segera berakhir.
-
-
-
__ADS_1