SANG KULTIVATOR BULAN

SANG KULTIVATOR BULAN
Ep. 6. WIND BLOW


__ADS_3

Pagi yang cerah, Zao Ling berdiri menatap bongkahan batu besar, di belakang Zao Ling tampak Fangyin sedang duduk bertengkar di batang pohon besar sambil menatap ke arah Zao Ling.


Zao Ling mengepalkan tangannya lalu memukul batu tersebut dengan keras.


Bag!


hening, tidak ada yang terjadi di sana, hanya suara hembusan angin yang menerpa rerumputan.


Fangyin berkata."Zao Ling, cobalah untuk merasakan energi chi yang ada di dalam dirimu, lalu tarik keluar melewati maridianmu dan kumpulkan pada kepalan tanganmu."


Zao Ling menggangguk lalu memejamkan matanya, kemudian dia mulai merasakan energi chi yang terkumpul pada dantian bawah miliknya, setelah itu Zao Ling perlahan menarik energi tersebut melewati maridianya.


Perlahan cahaya kuning keemasan membalut kepalan tangannya.


Fangyin membelalakkan matanya melihat chi keemasan tersebut, ini adalah kali pertama dia melihat warna chi seperti itu.


Fangyin bergumam."Chi naga emas!."


30 tahun yang lalu, seorang pria bernama Yuan Fai berhasil menembus pembatas dan mencapai keabadian, Chi yang di miliki oleh Yuan Fai sama dengan Chi yang ada di dalam tubuh Zao Ling, yaitu Chi naga emas.


Mata Zao Ling yang awalnya terpejam seketika terbuka lebar, lalu Zao Ling memukul bongkahan batu besar tersebut dengan keras.


Brukkkk!!


Batu besar tersebut hancur berkeping-keping.


Zao Ling tersenyum sambil mengepalkan tangannya ke atas lalu berkata."Berhasil!!."


Fangyin berdiri dan berjalan mendekati Zao Ling kemudian berkata."Bagus, kau sudah bisa mengalirkan energi chi, sekarang aku akan mengajarkanmu jurus Wind Blow."


Kemudian Fangyin mengepalkan tangannya, setelah itu energi chi berwarna hijau membalut kepalan tangan Fangyin.


Fangyin mendorong kepalan tangannya ke arah batu besar yang berjarak lima meter dari tempatnya berdiri.


Seketika sebuah energi berwarna hijau melesat dari kepalan tangan Fangyin lalu menghantam bongkahan batu besar itu.


Brukkkk!!


Batu besar tersebut hancur berkeping-keping tanpa sisah.


Fangyin berkata."Ini adalah jurus Wind Blow, jurus ini termasuk jurus jarak menengah. Di mana kita bisa melemparkan energi chi yang besar kearah target yang berada kurang dari lima meter."


Fangyin melanjutkan."Jurus Wind Blow memerlukan tenaga dalam yang lumayan besar dengan konsentrasi tinggi agar chi yang di keluarkan tidak merambat kemana-mana, dengan levelmu saat ini, kau hanya bisa melakukan tehnik ini satu kali."


"Sekarang giliranmu!."Ucapnya.


Zao Ling mengiyakan lalu berdiri di depan bongkahan batu terakhir, kemudian dia mengepalkan tangannya, perlahan Zao Ling mengalirkan energinya pada kepalan tangannya.


Energi cahaya keemasan mulai membalut kepalan tangan Zao Ling.


Zao Ling merasakan bahwa energinya hampir habis, kemudian Zao Ling berkata."Guru, apa masih belum siap?."


Fangyin menggeleng lalu berkata."Masih belum."


Zao Ling terus mengeluarkan energinya, mengumpulkannya pada kepalan tangannya.


Kini energi chi yang membalut kepalan tangan Zao Ling membesar dan membentuk setengah wajah singa.


Zao Ling merasa tubuhnya mulai melemah, penglihatannya sedikit terganggu, ini karena efek energi yang ada di dalam dantian Zao Ling hampir habis.


Zao Ling berkata dengan lemas."Guru, apa masih belum siap?."


Fangyin menatap chi berbentuk setengah wajah singa yang membalut kepalan tangan Zao Ling,lalu Fangyin berkata."Sedikit lagi Zao Ling."


Wajah Zao Ling memucat, kesadarannya perlahan menghilang, Zao Ling tidak mampu lagi mempertahankan konsentrasi Chi.


Detik berikutnya Chi keemasan yang membalut kepalan tangan Zao Ling meledak dan membuat Zao Ling terpental beberapa meter.

__ADS_1


Fangyin terbelalak, dia berlari ke arah Zao Ling sambil berkata."Zao Ling, apa kau baik-baik saja?."


"Uhuk..Uhuk..uhuk." Zao Ling terbatuk-batuk.


Zao Ling berkata dengan lemas."Guru, maaf. Aku tidak bisa-"


Ucapan Zao Ling terputus bersama kesadarannya yang menghilang.


Keesokan harinya di dalam Gua, Zao Ling perlahan membuka kedua matanya, manik mata coklat Zao Ling tertuju ke arah Fangyin yang saat ini sedang membuat beberapa pil dengan api unggu.


Di atas kuali panas Fangyin memasak beberapa tumbuhan herbal dengan api unggu yang Fangyin alirkan dari kedua telapak tangannya.


Perlahan api unggu mulai menghilang bersama munculnya beberapa pil di atas kuali.


Fangyin mengambil pil-pil tersebut lalu memasukkannya ke dalam botol kecil.


Fangyin berkata."Kau sudah sadar?."


Zao Ling menggangguk mengiyakan lalu dia berkata."Guru, api apa yang guru gunakan untuk memasak ramuan? kenapa rasanya benar-benar kuat?."


Fangyin menjelaskan."Di dunia ini bukan hanya Kultivator yang memiliki level tapi tumbuhan, kristal dan api juga memiliki level."


Fangyin mulai menjelaskan tentang level-level tumbuhan, kristal dan api.


Tumbuhan terbagi menjadi...


- Rank 1


- Rank 2


- Rank 3


- Rank 4


- Rank 5


- Rank 6


Kristal terbagi menjadi..


- Level 1


- Level 2


- Level 3


- Level 4


- Level 5


Api terbagi menjadi...


-Soul 1


-Soul 2


-Soul 3


-Soul 4


-Soul 5


-Soul 6


-Soul 7


-Soul 8

__ADS_1


-Soul 9


-soul 10


Fangyin menjelaskan bahwa semakin tinggi level maka semakin besar pula kegunaannya, dan api unggu yang Fangyin gunakan untuk memasak ramuan memiliki level Soul 5.


Fangyin berkata bahwa api yang berada di tingkat tertinggi adalah fire core, sementara tumbuhan adalah lotus flower dan kristal adalah green crystal.


Jika seorang memiliki ketiga benda itu, maka dia akan menembus pembatas dengan mudah dan akan mencapai keabadian.


Tapi sayangnya ketiga benda itu sangat sulit untuk di temukan bahkan hampir tidak mungkin, oleh sebab itu sampai sekarang belum ada satupun Kultivator yang pernah menembus pembatas.


Zao Ling berkata."Guru, untuk sekarang pendekar terkuat di dunia berada di tingkat berapa?."


Fangyin menjawab."Untuk Sekarang tingkat Spirit Emperor adalah tingkat terkuat seorang pendekar, jika berhasil mencapai level tersebut maka tidak akan ada lagi orang yang berani mengusikmu."


Fangyin berkata."Guru, di dunia ini. Berapa banyak pendekar yang sudah mencapai level Spirit Emperor?."


Fangyin termenung sembari mengelus-elus janggutnya, setelah itu Fangyin berkata."Untuk yang berada di luar Kekaisaran aku tidak tau, tapi yang ada di dalam Kekaisaran Ming mungkin hanya 4 pendekar saja."


Zao Ling tercengang, dia berkata dengan mata terbuka lebar."Hanya empat pendekar?."


Fangyin pun menjelaskan."Zao Ling, untuk mencapai tingkat Spirit Emperor tidaklah mudah, bahkan sangat sulit. di butuhkan latihan yang keras dan bimbingan yang tepat serta memakan waktu selama bertahun-tahun."


Zao Ling termangu, tatapan matanya kosong, Zao Ling kembali teringat akan nasib keluarganya.


Zao Ling berkata."Guru, apa aku bisa menjadi kuat dalam waktu tiga tahun?."


Fangyin menjawab."Semua itu tergantung kerja keras dan usahamu, di dunia ini tidak ada manusia yang lahir langsung bisa berjalan, semua harus melewati proses. Bahkan burung yang di takdirkan untuk terbang juga harus berjuang keras agar bisa memenuhi takdirnya."


"Meski kau memiliki bakat yang hebat, kaupun harus berlatih keras untuk memaksimalkan potensi yang kau miliki."Ujar Fangyin.


Fangyin menggangguk kemudian berkata."Guru, jika aku berlatih keras selama tiga tahun, kira-kira aku akan mencapai tingkat berapa?."


Fangyin menjawab."Spirit Master."


Zao Ling tercengang namun detik berikutnya wajah Zao Ling menjadi murung.


Fangyin yang melihat itu berkata."Ada apa?, tingkat Spirit Master bukanlah hal yang bisa di remehkan, bahkan seorang pendekar hebat membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk bisa mencapai tingkat itu, jika kau berhasil menembus tingkat Spirit Master hanya dalam tiga tahun, maka itu sebuah mencapaian besar."


Zao Ling berkata."Tiga tahun kedepan, aku akan bertarung melawan Mei Yin murid terbaik sekte Giok."


Fangyin membelalakkan matanya sambil berkata."Sekte Giok? kenapa bisa? apa kau punya masalah dengan mereka?."


Fangyin tentu sangat mengenal sekte Giok, salah satu sekte yang di huni oleh pendekar-pendekar hebat, bahkan sekte itu memiliki kekuasaan besar di kekaisaran Ming.


Zao Ling pun menceritakan bahwa tiga bulan lalu ayahnya dan guru besar dari sekte Giok yaitu Jing Yin menjodohkan dirinya dengan seorang gadis dari sekte Giok bernama Mei Yin.


Setelah hari pertunangan telah di tetapkan seluruh keluarga Yin dan ketua sekte Giok berserta guru-guru besar sekte Giok datang ke kediamannya dan mempermalukan ayahnya berserta keluarganya, saat itu Zao Ling di anggap sebagai sampah dan tidak pantas untuk bersanding dengan Mei Yin.


Karena itulah, demi mengembalikan Kehormatan keluarga dan harga diri ayahnya, Zao Ling datang ke sekte Giok lalu membuat perjanjian dengan Mei Yin.


Perjanjian itu berbunyi bahwa tiga tahun ke depan Zao Ling akan bertarung melawan Mei Yin, siapapun yang kalah dalam pertarungan tersebut harus menjadi budak bagi pemenang untuk selamanya.


mendengar cerita Zao Ling, Fangyin akhirnya mengerti mengapa Zao Ling berjuang keras untuk bisa sampai kehutan Empire.


Fangyin berkata."Ada satu cara untuk membuatmu menembus tingkat Spirit Emperor dalam waktu tiga tahun."


Zao Ling Tersentak lalu berkata."Benarkah?."


Mata Zao Ling berbinar-binar dengan senyuman lebar.


Fangyin berkata."Threshold, tehnik kultivasi tingkat tinggi dan juga sangat berbahaya."


Zao Ling berkata."Tidak apa-apa guru, sebesar apapun resikonya, aku Zao Ling tidak akan menyerah."


-

__ADS_1


-


-


__ADS_2