SANG KULTIVATOR BULAN

SANG KULTIVATOR BULAN
Ep. 12. NANA SHEN LI


__ADS_3

"Uhuk..Uhuk..Uhuk.."


Zao Ling terbatuk-batuk dengan kedua tangan yang terus menepis kepulan debu-debu yang menutupi jarak pandangnya.


Zao Ling berdiri lalu berkata."Guru, apa kau baik-baik saja?."


"Tentu saja Zao Ling, apa kau lupa kalau aku ini adalah roh yang mendiami cincin di jarimu itu."Ujar Yuan Li.


Zao Ling seketika terkekeh, bagaimana bisa dia melupakan hal itu, roh tidak mungkin bisa terluka.


Zao Ling menatap sekeliling, benar-benar tertutup debu, Zao Ling bahkan tidak bisa melihat apapun saat ini.


Pertaruhan pendekar tingkat Spirit Emperor memang hebat sampai mengakibatkan kerusakan sebesar ini, beruntung Zao Ling melindungi dirinya dengan jurus pelindung surgawi. Jika tidak, mungkin saat ini dia sudah mati.


Jika pendekar tingkat Spirit Emperor saja memiliki kekuatan sedahsyat ini, lalu bagaimana dengan Yuan Li yang berada di rana Kultivator tingkat Heavenly Spirit. Mungkin sekali pukul saja, lawan sudah mati.


Terlihat wajah ketakutan dari Zao Ling, entah kenapa. Zao Ling mulai takut dengan sosok yang ada di dalam cincin rohnya ini.


"Guru, sebenarnya. Seperti apa kekuatanmu?."Zao Ling bertanya dengan ragu.


"Di masa lalu, mungkin membutuhkan 3 Kultivator tingkat God Spirit untuk bisa menghentikanku, tapi untuk membunuhku. Walaupun 10 Kultivator tingkat God Spirit, itu masih belum cukup."Ucap Yuan Li.


Zao Ling menggangguk paham, secara tidak langsung, Zao Ling menjadi penasaran dengan sosok Yuan Li.


Perlahan kepulan asap berserta debu-debu yang menutupi area hutan menghilang tersapu angin.


Dari atas awan, tampak sebagian hutan Empire telah hancur, daratan yang mengambang di udara kini telah jatuh ke bumi, menyisahkan sebagian hutan lainnya yang tidak terkena dampak dari serangan.


"Mereka telah merusak hutan Empire, sekarang. Kita akan kesulitan untuk mendapatkan tanaman herbal."Ujar Yuan Li.


Zao Ling menghela nafasnya, dengan hancurnya hutan Empire bagian selatan, maka Zao Ling tidak bisa lagi mengumpulkan tanaman yang akan dia buat menjadi pil pemurni jiwa. Hal ini tentu saja sangat mengecewakan, mengingat dia sebentar lagi akan naik ke Wood Spirit bintang 8 andai saja dia bisa mengumpulkan tiga tanaman herbal tersebut.

__ADS_1


Dari atas awan, tampak seorang wanita cantik terjun bebas dengan tubuh penuh luka, sepertinya dia telah kalah dari pertarungan.


Sementara itu, pria berjubah yang menjadi lawannya segera melancarkan serangan terakhir untuk membunuhnya.


Ular raksasa berwarna merah pekat melesat turun dengan sangat cepat menuju ke arah wanita tersebut.


Zao Ling yang melihatnya berkata."Guru, pinjamkan kekuatanmu!."


Setelah mengatakan itu, mata coklat Zao Ling berubah menjadi kuning keemasan, dua pasang sayap dewa berwarna keemasan timbul pada bagian belakang tubuhnya.


Tubuhnya di tekuk, pandangannya tertuju ke arah pria berjubah, lalu seketika Zao Ling menghilang dari pandangan.


Di atas awan, wanita cantik itu menatap ke arah datangnya serangan, karena sudah tidak memiliki kekuatan lagi untuk melawan, wanita itu hanya bisa menutup matanya sambil berkata dengan lirih."Tidak di sangka aku akan mati di sini."


Ular raksasa membuka mulutnya lebar-lebar untuk melahap tubuh wanita itu, sebelum akhirnya sebuah bayangan hitam tiba-tiba muncul dan membela ular raksasa tersebut.


Mata pria berjubah hitam itu terbuka lebar, dia terkejut melihat ular raksasa yang berasal dari seluruh energi Chinya bisa di kalahkan begitu saja.


Di lihatnya seorang pemuda tampan berkulit putih yang tidak lain adalah Zao Ling sedang melesat ke arahnya, sebelum akhirnya kedua tangan Zao Ling menggendong tubuh seksinya dengan posisi bridge style.


Wanita cantik itu menatap mata Zao Ling yang memancarkan sinar keemasan, sungguh dia tidak ingin munafik, sebab Zao Ling memang benar-benar sangat tampan, selain itu, wanita itu juga merasa kagum, karena usia di bawah 20 tahun, pemuda yang tidak lain adalah Zao Ling bisa mencapai tingkat Spirit Emperor.


"Kau baik-baik saja?."Tanya Zao Ling.


Wanita cantik itu menggangguk pelan kemudian berkata."Iya, tapi sepertinya tubuhku terluka sangat parah." suaranya terdengar sangat lembut.


Setelah memastikan kondisi wanita itu, Zao Ling mendongak ke atas melihat ke arah pria berjubah itu.


Pria berjubah hitam itu terlihat sangat marah, kemudian dia berkata."Tuan Spirit Emperor, aku adalah Shen Rhui dari sekte kabut Suci. Wanita itu telah membuat kekacauan di sekteku, jadi aku mohon, tolong tuan Spirit Emperor tidak ikut campur urusan sekte kami. Aku berjanji, setelah ini aku akan menyambut tuan dengan baik di sekte lembah Kabut."


Pria itu berbicara dengan ramah, tentu saja, seorang Spirit Emperor tidak boleh di singgung ataupun di provokasi begitu saja.

__ADS_1


Pria itu sengaja menggunakan nama sekte lembah kabut untuk mengancam Zao Ling, sebab sekte lembah kabut adalah salah satu sekte terkuat di kekaisaran Ming, karena ketua sekte lembah Kabut adalah Zang Beji, seorang kultivator tingkat Spirit Emperor bintang 9.


Zao Ling menatap dengan dingin lalu berkata."Pergilah, biarkan wanita ini tetap hidup. Kau juga sudah melukai tubuhnya dengan sangat parah, kelak. Wanita ini tidak akan lagi mengacu di sektemu."


Mendengar ucapan Zao Ling, pria berjubah hitam itu mengepalkan tangannya, rahangnya menegang, tapi dia tidak mungkin melawan Zao Ling karena merasakan aurah Zao Ling yang jauh lebih besar darinya, terlebih dia baru saja melakukan pertarungan sesama Spirit Emperor.


Pria berjubah hitam itu berkata."Tuan Spirit Emperor, aku tidak tau apa hubungan anda dengan wanita ini. Tapi anda tentu saja tau seperti apa kekuatan sekte lembah kabut, dengan menyelamatkan wanita ini, anda tentu saja akan berhadapan dengan ketua kami."


Zao Ling berkata."Kalau aku mau, meksipun Zhang Beji ada di sini. Dia tidak akan bisa menghentikan aku untuk mencabut nyawamu."


"Cih, anda akan menyesal karena telah berani menyinggung sekte lembah kabut." Pria itu berkata dengan sangat marah, setelah itu menghilang dari pandangan.


Setelah pria berjubah hitam itu pergi, Zao Ling perlahan turun ke tanah lalu menurunkan wanita itu dengan posisi duduk.


Wanita itu membungkukkan badannya sambil menyatukan kepalan tangan dan telapak tangannya lalu berkata."Terimakasih karena sudah menyelamatkan aku, aku Nana Shen Li tidak akan pernah melupakannya. Kelak, aku pasti membalas kebaikan tuan."


Zao Ling terkekeh, dia merasa lucu di panggil dengan sebutan tuan oleh seorang wanita yang umurnya lebih tua dari Zao Ling.


Zao Ling berkata."Hum, baiklah. Kalau begitu, segeralah pulang dan pulihkan luka-lukamu."


Setelah mengatakan itu, Zao Ling beranjak hendak meninggalkan Nana Shen Li.


Nana Shen Li melihat Zao Ling yang mulai berjalan menjauh, kemudian Nana Shen Li berkata."Tuan, boleh aku tau nama tuan?."


Zao Ling menghentikan langkahnya setelah itu berkata."Ling."kemudian Zao Ling terbang jauh ke awan.


Nana Shen Li menatap punggung Zao Ling yang melesat di udara, sambil memegang dadanya Nana Shen Li berkata."Apa kita akan bertemu lagi?, Ling."


-


-

__ADS_1


-


__ADS_2