SANG KULTIVATOR BULAN

SANG KULTIVATOR BULAN
Ep. 18. DI AMBANG KEMATIAN


__ADS_3

Manik mata coklat Zao Ling tertuju ke arah tujuh sisik yang memancarkan cahaya seperti kilat.


Kilauan itu bersatu di dalam kotak hitam berbalut kulit ular, setiap sisik mengeluarkan warna cahaya yang berbeda-beda.


mereka menunduk sebentar sebelum akhirnya para pelayan tersebut meninggalkan ruangan tersebut.


"Guru, itu dia tujuh sisik ular surgawi."Matanya berbinar-binar mengagumi keindahan sisik-sisik tersebut sambil berbicara kepada Yuan Li.


"Hum, seperti yang seharusnya. Sisik-sisik ini memang sangat luar biasa!."Yuan Li keluar dari cincin roh dan berdiri memandangi sisik-sisik itu sambil mengagumi keindahannya.


"Sekarang, ayo kita buat pil pembesar dantian."Ucap Yuan Li.


-


-


-


Di aula tahta istana ular surgawi, para tetua dan Jia Li tampak sedang membicarakan sesuatu.


Para tetua itu adalah Long Tai, Shun Cin, Yun Feng dan Xian Guo. Masing-masing mereka berada di rana kultivasi tingkat Spirit Grand Master, dan di belakang mereka adalah pengikut yang sudah terbukti kehebatannya.


"Yang Mulia, apa Yang Mulia benar-benar serius untuk menikah dengan Zao Ling?."Long Tai yang sedari tadi tenggelam di dalam pikirannya memutuskan untuk bertanya.


Pertanyaan itu seakan mewakili semua tetua, semua itu karena usia Jia Li yang terpaut 4 tahun dengan Zao Ling, apa lagi Zao Ling berasal dari ras manusia.


Di ketahui, ras manusia dan ras siluman ular surgawi memiliki dendam yang besar.


Dendam mereka terjadi sekitar 500 tahun yang lalu, di mana saat itu nenek moyang ras ular surgawi masih tinggal di istana langit.


Saat itu seorang pemuda yang sudah mencapai tingkat Heavenly Spirit melakukan perjalanan ke istana langit.

__ADS_1


Singkat cerita pemuda itu akhirnya bertemu dengan nenek moyang ras ular surgawi, mereka sama-sama jatuh cinta dan menjalin hubungan diam-diam, sebab peraturan di istana langit sangat ketat, di mana para dewi yang tinggal di istana langit tidak di izinkan untuk memiliki hubungan dengan para manusia.


Sampai suatu ketika, kaisar langit menemukan nenek moyang ular surgawi sedang berduaan dengan pemuda tersebut.


Hal itu membuat kaisar langit murka dan memerintahkan para dewa untuk menangkap nenek moyang ras ular surgawi dan pria tersebut.


Setelah kejadian itu, pria itu di bunuh dan tubuhnya di hancurkan, sementara rohnya di masukkan ke dalam cincin, dan nenek moyang ras ular surgawi di usir dari istana langit untuk selamanya.


Karena peristiwa itu, clan ular surgawi selamanya membenci manusia, itulah sebabnya para tetua sangat menentang keputusan Jia Li yang akan menikah dengan Zao Ling.


Jia Li perlahan membuka kedua matanya, bola mata hitam yang indah memberikan rasa nyaman bagi siapapun yang melihatnya, pandangannya menyapu orang-orang yang ada di hadapannya, sebelum akhirnya dia berkata."Zao Ling memang berasal dari ras manusia, karena itulah. Aku harus memastikan agar dia tetap berada di pihak kita, memiliki kemampuan seperti itu di usia 17 tahun adalah bakat yang sangat mengerikan. Jika dia mencapai umur 20 tahun, maka tidak akan ada orang yang bisa menandingi kehebatannya. Apa kau bisa menghadapinya di masa depan?."


Saat pertama kali bertemu dengan Zao Ling, Jia Li merasakan sesuatu yang besar ada di dalam diri Zao Ling. Karena itulah, Jia Li tidak akan pernah melepaskan Zao Ling dan berniat menjadikan dia kekuatan besar clan ular surgawi di masa depan.


"Tapi-."Long Tai masih kurang yakin dengan penjelasan Jia Li, dia hendak melakukan penolakan, tapi sebelum dia berhasil menyelesaikan kalimatnya, Jia Li sudah lebih dulu melemparkan tatapan tajam ke arahnya.


"Keputusanku ini sudah bulat."Jia Li berkata dengan nada tegas dan tidak ingin di bantah.


Beralih ke ruangan mewah tempat Zao Ling berada, di sana tampak Zao Ling sedang memandangi pil berwarna merah terang dengan mata berbinar-binar.


Setelah melakukan pemurnian selama beberapa jam, akhirnya pil pembesar dantian telah selesai.


"Sekarang, aku akan melihat seperti apa reaksi dari pil pembesar dantian ini!."Zao Ling berkata dengan penuh rasa penasaran, kemudian dia tanpa ragu menelan pil tersebut.


Seketika Zao Ling merasakan tubuhnya seperti terbakar, jantungnya berdetak tidak karuan, nafasnya terasa sesak, mulutnya terbuka lebar dan segera sebuah asap merah keluar dari mulutnya.


"Arrrrggghhh!!."Zao Ling berteriak dengan nada yang sangat menyakitkan.


Seluruh tulang-tulangnya seakan remuk dan patah secara bersamaan.


Zao Ling berguling-guling di lantai sambil berteriak dengan sangat keras, rasa sakit itu benar-benar memberikan kesengsaraan yang luar biasa.

__ADS_1


"Zao Ling, tenangkan dirimu!."Ucap Yuan Li.


"Sa-sakit sekali!."Zao Ling meremas lantai hingga kuku-kukunya patah.


"Puuffft!!."Dalam rasa sakit itu, Zao Ling seketika mengeluarkan darah segar.


Yuan Li yang melihatnya menjadi panik, seketika dia teringat akan sesuatu, bahwa pil pembesar dantian adalah pil yang terbuat dari tujuh sisik ular surgawi, itu artinya, pil pembesar dantian memiliki sifat merusak atau membakar segala sesuatu yang ada di hadapannya, cara ini memang sangat efektif untuk meningkatkan level kultivasi secara cepat, tapi juga sangat beresiko.


Andai saja Zao Ling berada di tingkat Spirit Emperor, maka tubuhnya pasti akan memperoleh raga kultivasi tingkat body of steel dan secara otomatis akan menahan pil pembesar dantian agar tidak merusak tubuhnya.


Tapi karena Zao Ling berada di tingkat Wood Spirit dengan raga SOLDIER'S BODY, sehingga tubuhnya akan segera hancur berkeping-keping.


"Ini gawat!."Yuan Li menjadi sangat ketakutan, di situasi seperti ini, bahkan dia sendiri tidak bisa melakukan apa-apa.


"Gu-Guru, a-apa a-aku akan mati?."Zao Ling terlihat sangat lemas, rasa sakit yang dia rasakan sudah berada di luar kemampuannya, tubuhnya tidak sanggup lagi menahan rasa sakit itu terus-menerus.


Yuan Li menatap sedih, dia dengan pasrah berkata."Zao Ling, apapun yang terjadi kau harus ingat bahwa hidup dan mati seseorang adalah kehendak langit. Jika hari ini kau gagal, maka kau bisa melakukannya di kehidupan selanjutnya."


Zao Ling perlahan meneteskan air matanya, dia memejamkan matanya dan mencoba untuk mengiklaskan semuanya.


Dalam rasa sakit itu, Zao Ling melihat gambaran masa lalu, di mana dia dan ayahnya menghabiskan waktu bersama.


"Ayah, maaf. Zao Ling belum bisa membalas kebaikan ayah, Zao Ling berjanji. Di kehidupan yang selanjutnya, jika kita masih bersama, Zao Ling tidak akan nakal lagi, Zao Ling akan menuruti semu keinginan ayah. Dulu Zao Ling selalu berfikir, bahwa menjadi kuat itu bukanlah hal penting, tapi sekarang Zao Ling sadar bahwa menjadi kuat adalah sebuah keharusan, agar kita bisa melindungi orang-orang yang kita sayangi."


Bom!!


Seketika sebuah ledakan Chi menghancurkan dinding-dinding ruangan, tanah berguncang hebat bersama kepulan asap yang menutupi istana.


-


-

__ADS_1


-


__ADS_2