Sebuah Inspirasi Dari Penulis

Sebuah Inspirasi Dari Penulis
DENDAM CINTA PERTAMA


__ADS_3

...DENDAM CINTA PERTAMA...


...Kemarau tak lagi memancarkan panas, beribu awan hitam menghiasi tiap hari sebuah kota kecil. Musim kemarau telah berpamit untuk tidak sirna di setiap siang, mungkin hanya waktu sekejap kemarau akan sirna. Sekarang musim hujanlah yang akan menggantikan posisi musim kemarau, mulai dari angin kencang, hujan gerimis, hujan lebat, musim hujan akan menghiasinya. Bergantinya musim ini, menjadikan Andi Gevano tampak memulai cerita asmara baru....


...Pagi itu, Andi bersama teman dekatnya berangkat sekolah dengan mobil sedan milik Andi. Seragam putih abu-abu dengan baju diluar celana menjadi ciri khas mereka. Andi seorang anak perusahaan, sikap sombong menjadi acuan dan ketampanan yang menawan memikat para hati wanita. Fakeboy dimilikinya, 3 cewek tercantik telah ia labui, dengan masing-masing dari mereka tidak ada yang tahu kalau Andi mempunyai gebetan lain. Sungguh dia sangat pandai menghipnotis para kaum wanita. Selain tampan, Andi memang mempunyai IQ yang tinggi, bahkan dia pernah ikut lomba kimia antar kabupaten, namun hal itu bukan karena kesopanannya....


...Kantin sekolah...


...“Buk...4 kopi anget Buk...yang bayar Bos Andi.” Ucap salah satu teman Andi bernama Andre....


...“Oke.. laksanakan.” Balas penjaga kantin bernama Bu Salamah....


...Jam dinding kantin menunjukkan 06:45, Andi, Andre, Rozi, dan  Herul duduk bersama di tempat yang disediakan kantin. Andi menikmati sebatang rokok yang tinggal setengah pada tangan kirinya, sambil lalu membalas pesan yang masuk pada Hp kecilnya dengan tangan kanan. Entah mungkin dia membalas dari salah satu dari tiga ceweknya. Sambil sesekali tersenyum sendiri. Sedangkan tiga temannya masih bercakap-cakap riang dengan obrolannya....


...Sekitar lima menit kemudian lewat seorang siswi cantik melewati kantin sekolah. Dengan paras rok mini dan baju yang cukup ketat, serta rambut panjang yang tergerai dan kulit yang putih membuat tiga teman Andi tampak tercengang melihatnya....


...“Tuh lihat....cobak.” Herul langsung menimpuk Andi dengan mengarahkan kedua telunjuknya ke arah siswa cantik tadi....


...“Apaan. Sih.” Andi langsung mengarahkan bola matanya ke arah siswi cantik tadi yang sedang berjalan. Seketika Andi tertegun, diam tanpa sepatah pun....


...“Langsung sikat..” Timpal Rozi membuat Andi tersadar akan dari lamunannya....


...“Cari informasi, kalian bertiga. Saya tunggu jam istirahat.” titah Andi ke tiga temannya. Sambil meninggalkan mereka, pergi   menuju kelas 12 A2....


...###...


...Bella Shofia nama lengkapnya, panggilan Bella, 12 A1 kelasnya, gak cuek, tidak terlalu pendiam, sering sendirian dengan ditemani sebuah buku yang melekatnya tiap keluar kelas dan gampang direspons. Taman sekolah tempat kebiasaannya meluangkan waktu istirahat. Hal demikian Andi mengetahui sejak temannya memberi tahu kepadanya  sejak istirahat tadi....


...Kring...kring. Kring......


...Jam pulang berbunyi nyaring diujung sekolah. Andi tak lagi bersama 3 temannya. Andi menyuruh untuk pulang duluan. Saat ini Andi sendiri, niat bulatnya akan menghampiri siswa cantik bernama Bella. Andi baru sadar kalau disekolah-Nya ini terdapat cewek cantik lagi dibandingkan dengan 3 gebetannya. Tapi Andi berpikir, kalau Bella itu mirip sekali dengan Abel, gebetan lama yang telah mendahului (meninggal). Namun 99% Andi yakin tidak mirip sama sekali....


...Langkah pertama kaki Andi langsung beranjak pergi keluar kelas, dengan tidak langsung menghampiri tempat kebiasaan Bella (taman sekolah). Andi menghidupkan percikan korek dan kemudian melayangkannya ke ujung rokok yang berada di antara dua bibirnya. Kemudian ia hisap dengan santai, sambil menyandarkan bahunya ke arah depan dinding kelas. Perlahan lalu lalang siswa sudah mulai turun....


...“Gue harus kenal sama tuh. Cewek'...

__ADS_1


...Sebelum Andi tahu tentang seluk beluk Bella dari ke tiga temannya, Andi memang sering melihat Bella sendirian. Sejak Minggu kemarin Andi selalu melihat Bella duduk sendirian di taman sekolah ketika waktu pulang. Buku warna hitam yang selalu dipegangnya. Andi melihat dari kejauhan Kadang Bella menulis, kadang membacanya. Oleh sebab Andi sengaja pulang agak kesiangan tak lain karena ingin menghampiri Bella....


...Kemudian Andi melangkahkan kakinya menyusuri koridor kelas. Namun langkah Andi terhenti ketika ia berpapasan tatapan wajahnya dengan Bella. Bella yang hendak bergegas pulang, langsung memalingkan wajahnya dari tatapan Andi. Tampak sedikit senyuman lesung pada pipinya Bella, akan tetapi senyuman Bella Dengan sinis. Andi yang telah mengetahui keberadaan Bella akan pergi, ia urungkan niatnya untuk tidak menghampiri sekarang. Namun Andi akan membuntuti selama Bella pergi. Tiba jalur dua arah, Andi tidak lagi menemukan jejak langkah Bella. Kemudian Andi pun langsung bergegas pulang, tidak lagi membuntuti Bella, akan tetapi ia berniat untuk menyapanya lewat pesan WA....


...APLIKASI WHATSAP...


...Andi Gevano...


...“Hai dek..” sapa Andi dengan panggilan adek dibalik layar handphonenya kepada Bella....


...Bella Shofia....


...“iya... Siapa ya?” tidak butuh lama Bella langsung membalasnya....


...Andi Gevano...


...“Salam kenal. Gue Andi Gevano kelas 12 A2”...


...Bella Shofia...


...Berawal dari pesan singkat tersebut, Andi dan Bella saling mengirimkan pesan. Mulai dari perkenalan, pengenalan, pengalaman, curhatan, kemesraan, hingga batas pendekatan. Andi menjalani hal tersebut dengan taktik yang cemerlang. Dan hal tersebut Andi lakukan dalam ukuran waktu sampai larut malam. Fantastis....


...Satu Minggu telah Andi lewati dengan berbagai nuansa pendekatan dengan Bella. Bella berhasil dikelabui oleh Andi dengan jurus ketampanan dan kesetiaannya. Jam istirahat dan jam pulang sekolah menjadi rutinitas Andi dengan Bella bersama, kadang di kantin kadang pula di taman sekolah. Berbagai macam pembahasan dibicarakan oleh keduanya entah itu canda, berbagi pengalaman, kemesraan, dan lain sebagainya....


...“Bell...nanti malam ada acara gak?” tanya Andi Disaat duduk berhadapan dengan Bella di meja kantin....


...“Em..gak ada An” jawab Bella dengan Sura lembutnya....


...“Kita ke kafe ...ya, gue jemput” ajak Andi....


...“Em..iya deh...tapi...gak usah jemput” dengan anggukan serta pintanya kepada Andi....


...Sesaat kemudian Andi merasakan ada hal yang mengganjal pada dirinya. Andi selalu merasakan ada tambahan bayangan hitam dalam bayangan asli Bella. Sama dengan sebelum-sebelumnya, setiap Andi menatap badan Bella, bayangan yang ada dibawah-Nya seperti bergerak sendiri, namun ketika Andi melihat ke arah bayangan Bella, bayangan tersebut diam mengikuti gerak Bella....


...Mungkin aku kebanyakan nonton film horor kali, lagian jika memang ada makhluk gaib mengapa gak ada efeknya. Firasat Andi....

__ADS_1


...Bella Shofia. ...


...Seorang siswa berparas cantik, kelahiran tahun 2003, pindahan SMA MERDEKA. Ceroboh, sedikit sombong, dengkul, imut, manis yang begitu menawan, tidak pendiam, dan gampang bergaul dimiliki Bella. Hal itu tidaklah seusai dengan sifat asli Bella. Sebelum pindah, di SMA MERDEKA  Bella mempunyai sifat baik, sopan pendiam tidak mudah bergaul, dan penyendiri. Namun setelah kepindahannya, Bella menjadi berubah. Hal itu, karena ada satu bayangan hitam yang merasuki raga Bella. Yakni bayangan hitam perempuan milik Abel Destina, perempuan manta kekasih Andi yang  mempunyai kemiripan wajah dengan Bella. Aura hitam Abel memancarkan dalam tubuh Bella tak lain untuk membalas perbuatan sang kekasih Andi yang dulu....


...Apa yang telah Andi lakukan kepada Abel itu merupakan perbuatan yang sangat mengejikan. Kekerasan yang dilakukan oleh Andi membuahkan hasil Abel menjadi merangkut nyawa. Abel dipaksa oleh Andi untuk melakukan hubungan intim di dalam kamar mandi. Namun Abel bersikukuh menghindari serangan Andi hingga Andi mengeluarkan benda tajam berupa pisau supaya Abel menerima ajakan jelek Andi. Namun Andi selalu menepis sampai akhirnya Andi dengan emosi langsung menancapkan pisau kearah perut Abel. ...


...Sebelum Abel benar-benar tiada, Abel masih sempat berkata kepada Andi “An...tu-ng-gu pembalasan ku” ancam Abel dengan ucapan terakhirnya, kemudian denyut jantung Abel telah berakhir dengan dua mata tercengang....


...Tubuh Andi mulai bergemetar, pikirannya kosong bimbang apa yang telah dirinya perbuat. Kemudian tanpa berpikir panjang Andi langsung menyeret tubuh Abel dan membuangnya ke jurang di belakang kamar mandi....


...Saat ini bayangan hitam Abel akan membalas perbuatan Andi lewat tubuh Bella....


...CAFE JASMINE...


...Malam yang indah ditaburi bintang angkasa serta dengan bulan yang selalu menyinari indahnya malam. Lalu lalang pengendara tak kunjung henti. Begitu pun keberadaan Andi dan Bella saat ini berada di Cafe Jasmine, mereka berdua duduk berhadapan menikmati indahnya malam bumi....


...Lima menit kemudian datang seorang pelayan ditemani dengan  perlak lingkar yang diisi makan dan minuman di pesan oleh Andi dan Bella. Sang pelayan pun mempersilakan keduanya. Sebelum menyantap , keduanya masih berdialog dengan canda dan tawa serta berperan Andi yang dilancarkan. Namun dibalik canda tawa Bella, terdapat kekesalan yang mengganjal nya.“terus kau Andi ... tertawa. Dan tersenyum. Namun setelah ini kau akan merasakan pembalasanku” batin Bella yang dikendalikan oleh bayangan Abel. Setelah itu Andi dengan Bella langsung menyantap makanan dan minuman di hadapannya. Dengan lahap dan santai Andi dan Bella  makan bersama....


...Setelah beberapa menit, Andi dan Bella selesai menyantap makanannya. Tiba-tiba perut Andi mendadak bergejolak seakan-akan ada yang memompanya. Perih yang dirasakan Andi. Apakah ini tanda-tanda pembalasan Abel atau bukan?. Kemudian Andipun berpamitan kepada Bella untuk pergi ke kamar mandi. Bella membalasnya dengan anggukan sambil menampilkan senyum sinis nya. Dengan cepat Andi langsung pergi ke kamar mandi dan kemudian memuntahkan isi perutnya yang berupa sisa makanan disertai cairan darah hitam. Setelah itu makanan yang ia muntah kan kini berubah menjadi ulat busuk. Sambil sesekali Andi bercermin di depannya. Kemudian“aghr” pekik Andi setelah ada sesuatu bayangan hitam bersosok wanita muncul dibelakang-Nya. Hitam pekat serta darah yang terus mengalir di ujung perutnya. Andi pun langsung membalikkan badannya....


...“Siap kau..” tanya Andi disertai sakit dalam perutnya. Secepat kilat bayangan tadi langsung beronta-ronta pindah dan menyungkurkan badan Andi ke belakang cermin hingga pecah. Beberapa badam Andi terdapat luka dan darah pecahan cermin....


...“Siapa...? ini kekasihmu dulu An..Abel yang kau telah siksa dulu. Ingat kau...ingat ah. Aku tak perlu basa-basi An... sekarang aku ingin membalas perbuatanmu dengan sekeji-kejinya.” ucap bayangan hitam Abel, kemudian mengeluarkan pisau hitam yang tampak lebih besar dari pisau yang digunakan oleh Andi.  “Mati kau An” teriak bayangan hitam Abel kemudian secepat kilat Abel langsung mencampakkan pisaunya ke arah perut Andi dengan beberapa tusukan, hingga tidak berdarah....


...*PAKONG PAMEKASAN MADURA ...


...OLEH: San Elqhoyry...


... ...


... ...


... ...


... ...

__ADS_1


__ADS_2